CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Bahan Baku dari China Seret, Pabrik Elektronik RI Bisa Setop Produksi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6845f8c8393a6b4b2d1a13/bahan-baku-dari-china-seret-pabrik-elektronik-ri-bisa-setop-produksi

Bahan Baku dari China Seret, Pabrik Elektronik RI Bisa Setop Produksi

Jakarta - 
Pengusaha elektronik mengeluhkan dampak virus corona (Covid-19) yang menghantam China hingga melumpuhkan Wuhan, Provinsi Hubei. Padahal wilayah tersebut merupakan kawasan industri pemasok bahan baku elektronik ke Indonesia.

Ketua Gabungan Elektronika dan Alat-Alat Rumah Tangga (GABEL) Oki Widjaja mengungkapkan produsen elektronik di Indonesia sudah dua bulan tak menerima suplai bahan baku dari China.

"Sekarang ini kita sudah tidak menerima shipment (pengiriman) dari China. Itu kira-kira 2 minggu sebelum tahun baru Imlek, itu mereka sudah setop karena karyawannya pada pulang kampung lah ya. Itu kira-kira pertengahan Januari sampai saat ini sudah 2 bulan ya," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (10/3/2020).

Padahal Indonesia amat bergantung pasokan bahan baku dari Negeri Tirai Bambu. Namun virus corona membuat pabrik bahan baku di sana ikut berhenti beroperasi.

"Produsen-produsen yang berada di Indonesia ini mengimpor komponen-komponennya dari China. Jumlahnya bervariasi antara 40% sampai 80% dari nilai produk akhirnya," jelas dia.

Saat ini produsen hanya bergantung pada stok bahan baku yang biasanya mampu bertahan selama 1 hingga 1,5 bulan. Masalahnya sudah 2 bulan tidak ada tambahan bahan baku sehingga akan segera habis.

Baca juga: Impor Laptop hingga Oven dari China Terganggu Gara-gara Corona

"Jadi kami memperkirakan kalau sampai akhir Maret ini disrupsi (gangguan) dari supply chain itu terus terjadi maka banyak industri yang kehabisan bahan baku untuk memproduksi produk-produknya," tambahnya.

Lalu apa dampaknya?



Ketua Gabungan Elektronika dan Alat-Alat Rumah Tangga ( GABEL) Oki Widjaja mengungkapkan sebagian pabrik elektronik di Indonesia terancam setop beroperasi mulai April 2020. Itu disebabkan habisnya pasokan bahan baku dari China.

"Yang mengkhawatirkan sekali, bila ini benar-benar shipment (pengiriman) dari komponen-komponen (elektronik) itu sampai tidak terjadi sampai akhir bulan ini, pasti kami akan menghentikan produksi, sebagian dari kami akan menghentikan produksi," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (10/3/2020).

Secara kasar, dia memperkirakan sejumlah pabrik elektronik akan berhenti produksi mulai April mendatang karena tak mempunyai sisa bahan baku.

"Mulai April lah kalau saya bisa kasar memperkirakan (pabrik-pabrik elektronik berhenti produksi)," sebutnya.

Pihaknya mendengar kabar kalau beberapa pabrik di China, khususnya di Wuhan sudah mulai kembali beroperasi untuk memproduksi bahan baku. Tapi pihaknya khawatir itu tidak bisa memenuhi kebutuhan Indonesia. Apalagi diyakini pabrik bahan baku di sana belum beroperasi optimal.

Baca juga: Uang Tunai Dibatasi Cegah Penyebaran Corona

"Tidak semua karyawan itu sudah hadir di pabrik. Jadi ada yang masih khawatir. Mungkin antara 20-40% saja karyawan yang ada di pabrik-pabrik yang sudah buka itu. Jadi belum full production capacity-nya terjadi," jelasnya.

Buruh pabrik elektronik pun terancam dirumahkan?



Ketua Gabungan Elektronika dan Alat-Alat Rumah Tangga ( GABEL) Oki Widjaja menjelaskan, para produsen terpaksa harus merumahkan karyawan namun secara bergantian.

"Mungkin kami akan rolling giliran untuk sebagian dulu yang bekerja, sebagian lagi dirumahkan begitu dan bergantian," kata dia saat dihubungi detikcom, Selasa (10/3/2020).

Secara kasar, dia memperkirakan sejumlah pabrik elektronik akan berhenti berproduksi mulai April mendatang karena tak mempunyai sisa bahan baku.

Pihaknya pun meminta pemerintah, dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) turun tangan untuk memberi pengertian kepada para serikat buruh. Tujuannya agar buruh mengerti keadaan yang memaksa sehingga mereka harus dirumahkan.

"Jadi bila terjadi disrupsi (gangguan) terhadap produksi kami ya mereka itu bisa menerima gitu," sebutnya.

Baca juga: Masih Ada 13 Juta WP Belum Lapor SPT Pajak

Di tengah situasi yang sulit seperti sekarang, pihaknya juga ingin pemerintah memberikan bantuan terhadap karyawan pabrik yang terimbas virus corona ini.

"Mungkin ada bantuan dari pemerintah, ada support, dukungan untuk karyawan itu. Yang kita tahu kan sekarang pariwisata sudah mendapat perhatian, sudah akan diberikan bantuan Rp 10,3 triliun. Tapi kami belum dapat informasi untuk industri manufaktur apa yang akan dilakukan oleh pemerintah. Mungkin pemerintah juga lagi pusing ya," tambahnya.



sumber

Kepada kadrun dipersilakan suaranya.
Mungkin ini azab dari tentara Allah.

profile-picture
profile-picture
profile-picture
general.maximus dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Schivver
Halaman 1 dari 2
ya libur lagi libur terosssss
seng sabar, semoga wabah virus corona bisa segera berakhir
profile-picture
agusdwikarna memberi reputasi
tolong itu tentaranya ditarik mundur bentarrr


emoticon-Cool
Keep jingkrak jingkrak aja ya drun emoticon-Smilie
Gak apa2 hitung2 mengurangi defisit neraca dagang dengan cina, sumber bahan Baku bisa didapat dari negara lain atau produksi sendiri
profile-picture
profile-picture
gpfan dan Schivver memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Vietnam udah sehat semua tuh, manufakturing lancar jaya
Moga2 bisa cepet beralih ke vietnam sebelom banyak yg phk emoticon-Mewek
Lihat 1 balasan
kadrun g bisa ngehoax lagi pake hp cinak emoticon-Big Grin
profile-picture
rurias memberi reputasi
Pabrik mau tutup... Siaaaapp.. demo lagiii...
kalau gadget kena, umat tak bisa lgi beli gadget china
kenapa gak impor dari arab aja? emoticon-Wakaka
kenapa ga penguasaha" itu patungan bikin pabrik komponen sendiri disini. skrg mampus kan pas cungkok berhenti produksi

jalan satu"nya ya impor dari negara lain macam taiwan dan malay emoticon-Traveller
Lihat 2 balasan
Quote:


Harapan satu satu nya
Quote:


Perusahaan farmasi udh mulai lirik eropa
Next bakalan makin mahal aja harga obat
Ngarab saudi kan ada gitu rempong luemoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Ane udah ngerasain efeknya pas nyari perangkat elektronik minggu lalu. Beberapa type udah out of stock, kalaupun masih ada harganya udah naik minimal 10%.

Ini baru dari sisi perangkat elektronik, produk lainnya juga pasti terkena imbas. Dan ngga cuma indonesia, negara2 lain pasti mengalami efek yg sama akibat china stop.
Emang kita tergantung ma China gitu? kita ini negara besar lho....
kl kt bibib pisangnya besar, napsunya besar, cmn y itu tenaganya kaga ada....
emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
waduh ini bakal seru nih karena buruh dengan relawan nasbung tidak berbeda jauh dalam hal ketersinggungan..
semoga pemerintah pusat mempunyai solusi untuk hal ini kepada perusahaan2 dalam hal bahan baku yg tersendat bahkan macet...
Semoga juga para buruh tidak lalu demo memaksa pabrik untuk memperkerjakan mereka atau malah memaksa pesangon,

tetap semangat dan jangan lupa senyum

• Pabrik tas Punggung
Quote:


Hilih asuw emoticon-Hammer2
Waduh. Lekas ditemukan solusinya ini wabah. Sangat mengganggu banyak aspek kehidupan
haiyyaaa, colona luwa welas haaa. emang menlen itu ploduksi apa haaa, oe pikir indonesia bisa ploduksi sendili bahan baku haaa. cetiaw haaa, jangan dikit2 cina dikit2 cina emang dia olang hebat apa haaa. oe kila cina2 indonesia sama cewong2 biadab bisa jadi babu buat bikin bahan baku haaaa. haiyyaaa, puji astuti, halilintar, dhuarrr. amithuomit.
profile-picture
jeffm12 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di