CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kasus DBD Capai 16.099 dengan Kematian 100 Orang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e679e6d68cc9532117f117e/kasus-dbd-capai-16099-dengan-kematian-100-orang

Kasus DBD Capai 16.099 dengan Kematian 100 Orang

Kasus DBD Capai 16.099 dengan Kematian 100 Orang

KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia telah menelan 100 korban jiwa dari 16.099 kasus dalam periode Januari sampai dengan awal Maret 2020, menurut catatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sampai dengan Senin.

"Kasus 16.099 dengan kematian 100 untuk nasional. Upaya yang dilakukan mendorong peningkatan kegiatan preventif," kata Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi ketika dihubungi lewat aplikasi pesan dari Jakarta, Senin.
Kegiatan preventif yang dimaksud adalah melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk, baik di rumah, sekolah, tempat umum maupun rumah ibadah, tambah dia.
Selain itu, dalam menghadapi penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti itu pemerintah akan mengambil langkah untuk memastikan logistik untuk tes DBD mencukupi selain juga persediaan abate, insektisida serta larvasida.

Selain itu, lanjut Nadia pemerintah sudah melakukan antisipasi jika terjadi peningkatan kasus DBD di beberapa daerah. "Menyiagakan rumah untuk antisipasi peningkatan kasus DBD dan memastikan cairan dan alat infus tersedia," ujar dia, merincikan langkah preventif apa saja yang sudah dilakukan pemerintah untuk menghadapi wabah DBD.

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sendiri pada hari ini tengah melakukan kunjungan ke provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang memiliki banyak jumlah kasus DBD.
Kabupaten Sikka di NTT sudah mendeklarasikan DBD sebagai kejadian luar biasa sejak Januari 2020 dan diperpanjang hingga saat ini. Menurut Menkes, ada 1.190 kasus DBD di Sikka dan 13 orang di antaranya meninggal dunia akibat sakit tersebut.(OL-4)


Sumber

mudah2an ini juga menjadi perhatian pemerintah dan masyarakat....selain Corona
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagogkritikal dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Balziev
ini juga salahnya sejak zaman bpjs puskesmas terfokus menjadi tempat pengobatan bukan menjadi tempat edukasi / promosi kesehatan masyarakat dan penyehatan lingkungan lagi. bom waktunya sekarang meledak
profile-picture
private13 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ga bahaya selama ga masuk berita secara masip.
profile-picture
arie87 memberi reputasi
kalah pamor sama corona
Jgn sepelekan statistik
Demam berdarah fatality ratenya kisaran 0,7%
Artinya dr 1000 penderita akan ada kematian 7orang dan dr taun ketau kisaran itu persentasenya
Dan ini data riil

Beda ma Corona, pembaginya adl mereka yg sudah positif dan dirawat di rmhsakit
Artinya 3% itu masih bisa jauh berkurang,
Ibarat fenomena gunung es, penderita yg terdetiksi dan dirawat adalah hanya secuil
Artinya pembagi bisa jauh lebih besar
Ya gak

Namun tetap, semua sangat berbahaya emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gogoYubari dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh xrm
Lihat 1 balasan
Mudah mudahan gak kena db lagi.
Dirawat di rs cuma 3hari tapi rasa sakitnya sebulan coy...
Masyarakat bisa mencegah DBD di rumah dan dilingkungan sekitarnya dengan sering² menguras bak mandi seminggu sekali, membersihkan juga wadah penampung air lainnya, pasang kasa dan kelambu nyamuk, jangan menumpuk atau menggantung baju terlalu lama, gunakan lotion atau krim antinyamuk dan fogging.
dbd itu bersifat zoonotik ... penularan dari hewan ke manusia yg cukup mudah dihentikan penyebarannya
tinggal vektornya dimatikan selesai sudah masalah
dalam hal ini vektor dbd adalah nyamuk aedes aegypti dkk
kalo ada kasus dbd di suatu daerah biasanya puskesmas setempat akan melakukan fogging di daerah tsb sbg antisipasi penyebarannya
& itu cukup efektif emoticon-thumbsup

yg paling rumit kalo penyakit menular dari manusia ke manusia kek flu termasuk juga keluarga besar corona virus (mers, sars, covid)
karena mobilitas manusia itu tak terbatas bisa kemana saja dgn berbagai macam moda transportasi ketemu berbagai manusia laennya
jadi penyebaran penyakitnya jauh lebih cepat & luas dibandingkan penyakit menular yg berdifat zoonotik kek dbd

mangkanya walopun dbd saat ini korbannya lebih gede daripada covid masyarakat dimari anteng2 aja karena sifatnya lokal
tidak akan merembet ke daerah laen diluar wilayah penyebaran vektor nyamuknya emoticon-army
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jagogkritikal dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Ada 3 PR nya:
1. Corona
2. Malaria Papua
3. DBD
Lihat 1 balasan
Wah ketutup sama corona ya, padahal dbd juga bahaya banget, semoga juga bisa diperhatikan deh
Corona ga ada apa2nya
Yg serem-nya itu kl double combo DHF+Corona
ga bahaya karena ga bakal nular ampe eropa
Quote:


Jelas.......
dari penyebaran penyakitnya lebih keren corona,bisa lewat medsos dan bisa bikin seseorang mendadak jadi ahli kesehatan
Quote:


Iyaaa bener gan, kata pak menterinya kemaren juga gitu.
Katanya dia kaya kecolongan gitu, akhirnya sampe beliau terbang sendiri kesana tuh
emoticon-Matabelo
Quote:


soalnya dbd udah tau penanganannya gan. cuma di daerah suka terlambat. udah parah baru diobatin, ya lewat deh
kalah gesit beritanya dibanding 27 kasus mati 1 ... semoga dbd segera berlalu dari bumi indonesia


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di