CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Calon Ibu Kota Baru Diserang Wabah Malaria, Warga Penajam Waspada
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6777360577a9016b3788c0/calon-ibu-kota-baru-diserang-wabah-malaria-warga-penajam-waspada

Calon Ibu Kota Baru Diserang Wabah Malaria, Warga Penajam Waspada

Calon Ibu Kota Baru Diserang Wabah Malaria, Warga Penajam Waspada

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur yang dipilih sebagai Ibu Kota Negara yang beru menetapkan status Waspada Malaria di wilayah tersebut.
"Jumlah kasus malaria di wilayah Penajam Paser Utara masih tinggi," ujar Pengelola Program Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, Sarjito Ponco Waluyo di Penajam, Senin (9/3/2020), seperti dikutip dari Antara.
Sepanjang Januari hingga Maret 2020, terdata 600 warga terserang malaria dari pemeriksaan secara klinis maupun laboratorium.
Kasus malaria di Kabupaten Penajam Paser Utara masih cukup tinggi, di mana pada 2019 ditemukan sekitar 1.050 kasus, 2018 sebanyak 1.176 kasus dan pada 2017 tercatat 933 kasus malaria.
Menurut dinas kesehatan setempat, daerah endemis malaria di Kabupaten Penajam Paser Utara, berada di wilayah perbatasan antara Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam hingga Kabupaten Kutai Barat, serta di Desa Muara Toyu, Kecamatan Long Kali, kabupaten Paser.
Sementara untuk kasus malaria yang baru ditemukan di perbatasan Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara.

"Perbatasan Kecamatan Sepaku itu meliputi Kawasan Bukit Bengkirai dan PT ITCI Kartika Utama, serta wilayah PT ITCI Hutama Manunggal yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kutai Kartanegara," ucap Ponco Waluyo.
Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur membentuk forum diskusi di sejumlah Puskesmas.
"Tujuan forum diskusi itu untuk memberikan pemahaman kepada aparat desa dan kelurahan, serta masyarakat menyangkut penyakit malaria," kata Ponco Waluyo.
 

Salam sehat. Musim demam berdarah (DBD). Penyakit khas iklim tropis ini yang banyak terjadi dimusim hujan dan pancaroba gejala dan tanda-tandanya kerap mengecoh kita semua. Bahkan tenaga medis pun kadang terkecoh dengaan gejala, dan proses penyembuhan DBD. Oleh karena itu, karena yang bertanggung jawab terhadap kesehatan kita dan anak juga keluarga adalah diri kita sendiri, maka pelajarilah fase-fase penyakit yang sekarang ini tengah mewabah diberbagai kota di Indonesia. #gridhealth #inspiringbetterhealth #dbd #demamberdarah #pengobatandemamberdarah #gejalademamberdarah #fasedemamberdarah ##tandatandadenanberdarah

Sebuah kiriman dibagikan oleh GridHEALTH (@gridhealth_id) pada 6 Feb 2019 jam 2:57 PST


Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara juga membagikan 15.000 kelambu berinsektisida untuk masyarakat yang berdomisili di daerah endemis malaria.
eski jumlah kasus malaria secara nasional dilaporkan sudah menurun, beberapa wilayah Indonesia seperti Papua, NTT, Maluku, Sulawesi, juga Bangka Belitung, masih menjadi endemik malaria.
Fakta ini bukan berarti kita  tidak perlu waspada terhadap malaria apabila tidak tinggal menetap di daerah-daerah tersebut.
 Bepergian ke wilayah endemik malaria walau untuk sementara bisa meningkatkan risiko kita terhadap penyakit itu. Terutama ibu hamil, bayi, anak kecil, dan orang tua yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Asal tahu saja nyamuk Anopheles betina membawa parasit plasmodium yang akan mengalir dalam aliran darah dan akhirnya hinggap di hati setelah kita digigit olehnya.
Parasit tersebut kemudian berkembang biak dan kembali beredar di aliran darah untuk menyerang sel darah merah di tubuh.
Setelah beberapa hari, kita mulai mengalami gejala malaria seperti demam tinggi selama 2-3 hari, menggigil, dan nyeri otot.
Jika sudah mengalami gejala-gejala ini, pengobatan perlu segera dilakukan dalam kurun waktu empat minggu.

Malaria adalah penyakit yang mematikan. Penyakit ini bisa dengan cepat menyebabkan hilang kesadaran, sulit bernapas, kejang, syok, hingga masalah yang lebih serius, seperti kegagalan jantung, paru-paru, ginjal, atau otak.(*)


https://health.grid.id/read/35205581...pada?page=all

COBAAN BARU DI IBUKOTA BARU emoticon-Takut

Calon Ibu Kota Baru Diserang Wabah Malaria, Warga Penajam Waspada
Calon ibu kota baru dilanda banjir usai hujan deras sejak Kamis (310/1/2020) pagi. Wilayah yang terdampak banjir adalah Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Kepala Desa Bumi Harapan Kastiyar mengatakan, banjir menggenangi sawah seluas 3 kilometer persegi yang baru saja selesai ditanami bulan lalu. Banjir juga merendam pasar desa dan Sekolah Dasar 020.

"Di bagian wilayah penduduk sebelah barat, banjir sudah mencapai tinggi 50 sentimeter. Di situ hanya beberapa rumah. Ini banjir tahunan, memang daerah situ tempatnya agak rendah," ujar Kastiyar pada CNNIndonesia.com, Kamis (30/1/2020).

https://www.wartaekonomi.co.id/read2...lah-diliburkan
profile-picture
profile-picture
Joxander14 dan nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh nevertalk
emoticon-Takut
Sebagai upaya pencegahan, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur membentuk forum diskusi di sejumlah Puskesmas.
berarti dari skr sdh dipelajari cegah tangkalnya, ngerjainnya jg enak, daripada yg dah puluhan tahun jadi ibukota banjir, macet, macem2.... mau ngerjain apa2 susah
Malaria mah emang penyakit endemik daerah hutan tropis
TS baru tau?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan 2 lainnya memberi reputasi
Untung statusnya masih calon emoticon-Leh Uga
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
profile-picture
profile-picture
xneakerz dan galuhsuda memberi reputasi
Diubah oleh valkyr1
gayanya kayak mau pindah ke sana aje pade..
Diubah oleh sibuk.nyaleg
Maklum TS baru datang dari planet NAMEC mukanya perlu di fogging, kagak tau malaria dimari bukan hal serius

yg penting dananya ada tinggal kita mau apa ngga



buat ngutang. tu aja ko sewotemoticon-Leh Uga
rumah gw rumah tua . . . .ex wilayah hutan
kata tetangga yg sepuh2 dulu sering ada ular. kalajengking, & hewan berbisa laen
DB & malaria jangan tanya, bbrp tetangga ada yg meninggal. ada sakit kaki gajah segala
sekarang lingkungan, sanitasi, drainase terbagun . .so far fine2 aja.
Memang wilayah endemik di kathulistiwa dengan banyak hutan pohon. Orang Eropa yang datang ke Afrika bagian tengah juga gagal menguasai wilayah itu. Juga di hutan Amazon Brazil. Juga di Papua. Orang Eropa menyerah tanpa syarat.

Baru tau?
Makanya baca Guns, Germs, and Steel by Jared Diamond, pemenang Pulitzer 1998.
Lihat 2 balasan
dimana mana ancaman
lagi banyak bencana, semoga segera reda dan sehat semuanya
Coba pemerintah kaji tempat lain lagi, biar kebagian senengnya juga jadi ibukota
@ts lo tau daerah situ gak? itu daerah pegunungan, yg banjir itu krn sawah2 warga yg nutupin sungai, di lebarin gak mau krn sawahnya pasti kena, itu kalo disini kaya di monas ke jagakarsa, sdgkan monas nya sendiri nanti di atas gunung di puncak bukitnya, pemerintah tidak seperti gaberner terbodoh versi google yg minta duit 400 trilyun entah buat apa, lo liat kalo lo ke sono, itu di sebelah2 nya bukit calon ibukota baru di kelilingi sama bukit2 punya mbah ato semua, ada bukit suharto, ada bukit mas tomi dll dst? emoticon-Big Grin

masalah malaria mah justru lebih serem di bangka belitung sama papua, kalo kalimantan mah justru menurun ts emoticon-Big Grin


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di