CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Arab Saudi-Rusia Perang Harga, Minyak Mentah Anjlok 22%
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e6775ec4601cf410a38e672/arab-saudi-rusia-perang-harga-minyak-mentah-anjlok-22

Arab Saudi-Rusia Perang Harga, Minyak Mentah Anjlok 22%

Arab Saudi-Rusia Perang Harga, Minyak Mentah Anjlok 22%


Jakarta - Harga minyak mentah dunia anjlok 22% ke level US$ 30 per barel. Hal itu dipicu oleh strategi Arab Saudi untuk membanjiri pasar dengan minyak mentah demi merebut kembali pangsa pasar.
Dikutip dari CNN, Senin (9/3/2020), pada Minggu malam Arab Saudi mengejutkan pasar dengan meluncurkan perang harga terhadap Rusia.

Hal itu membuat harga minyak mentah turun 22% menjadi US$ 32 per barel. Minyak mentah Brent sebagai patokan global juga anjlok 22% menjadi US$ 35 per barel. Kejatuhan harga tersebut menjadi yang terparah sejak 1991.

Gejolak itu terjadi setelah adanya ketegangan antara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi atau OPEC dengan Rusia pada hari Jumat. Rusia menolak mengikuti upaya OPEC untuk menyelamatkan pasar minyak yang rusak karena virus corona dengan memangkas produksi.

Baca juga: Sektor Minyak dan Penerbangan Anjlok Akibat Corona
Hal di atas memicu penurunan harga minyak sebanyak 10% pada Jumat. Itu membuat harga minyak semakin tertekan setelah sebelumnya terimbas wabah virus corona (Covid-19) yang menyebabkan permintaan minyak mentah turun tajam.

Kemudian Arab Saudi memperparah situasi dengan memangkas harga jual resmi untuk April sebesar US$ 6 menjadi US$ 8 dalam upaya untuk merebut kembali pangsa pasar dan menekan Rusia.

"Sinyal Arab Saudi sedang mencari cara untuk membuka keran dan memperjuangkan pangsa pasar," kata Matt Smith, direktur riset komoditas di ClipperData.

"Saudi menggulung lengan bajunya untuk perang harga," lanjutnya.

Para analis mengatakan bahwa penolakan Rusia untuk memangkas produksi sama dengan menampar produsen minyak serpih AS, yang banyak di antaranya membutuhkan harga minyak yang lebih tinggi untuk bertahan hidup.


https://m.detik.com/finance/energi/d...ntah-anjlok-22


MbS akan berperang dengan semua musuh Saudi. emoticon-army

Oh, berkatilah dia wahai Tuhan dan para leluhur.
Oh leluhur kami, MbS akan mengembalikan kejayaan anda dari awal Sumer sampai Abbasid. emoticon-shakehand

Anak Raja & Ratu Arab, anak raja-raja Semit, darah Pharaoh si penguasa Mesir.
Oh Hagar, oh anak-anak para Nabi.
Oh Saudi, oh Arabia, negara kami yang sangat kami cintai.

Hidup Raja Mohammed bin Salman kami!!!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nenen.binal dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh king.mbs
Quote:


dan di +62 budak-budak ngarab sudah banyak sekali wan
ane sih snang, y pertamax bsa turunlah hrganya, kan dah ikut hrga pasar
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaiserwalzer dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh steven.thereds
Mereka berdua yg perang US n china yg cuan emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Bbm turun drastis neh.
dan pertamax tetap tidak turun harganya begitu juga pertalite

dan akhir tahun pertamina pasti rugi lagi emoticon-Traveller
profile-picture
dwibi memberi reputasi
Lihat 3 balasan
minyak turun..pemerintah ngorok..pas minyak naik..ribut mo naikin emoticon-Big Grin
profile-picture
ruuuruuu memberi reputasi
Quote:


China yuan bray...































emoticon-Ngakak
Lihat 1 balasan
Lah, harga BBM disini belon turun? Katanya harga pertamax CS ngikutin harga pasar.
arab saudi..biaya produksinya cuma 10dolar/barel..... turun jadi 30dolar /barel kan masih untung gede..
lha rusia..biaya produksinya 45doplar/barel////ya tekor lah....ladang minyaknya ada di lautan..
sampe kapan kuat banting harga?
apalagi SDA minyak itu juga bisa habis emoticon-Big Grin
Quote:


Selama harga minyak masih diatas harga produksi.. Saudi masih untung. Yg kelojotan produsen yg harga produksi nya ga bisa semurah saudi.
Rusia dan us paling kelojotan... Krn harga produksi mereka tinggi...
Lihat 2 balasan
Quote:


Klo habis ya paling ada alternatif energi baru yg mungkin lebih mahal produksinya... Mungkin juga org sudah ga pakai minyak lagi sbg sumber energi...

Yg pasti... Klo ini berlanjut... Maka ada yg survive tunggal... Membunuh yg lainnya...


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di