CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Inspirasi /
Menemukan Keluarga yang Hangat—Keluarga Kristus
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e676b8e8d9b1775c534d5df/menemukan-keluarga-yang-hangatkeluarga-kristus

Menemukan Keluarga yang Hangat—Keluarga Kristus

Menemukan Keluarga yang Hangat—Keluarga Kristus

Sejak aku, saudariku, dan ibuku mulai percaya kepada Tuhan, saudara-saudari sering datang untuk mengadakan kebaktian dan membaca firman Tuhan bersama kami, serta bersekutu tentang kehendak Tuhan. Mereka juga mengajari kami menyanyikan lagu-lagu pujian dan menari untuk memuji Tuhan. Dengan membaca firman Tuhan, aku mengerti bahwa Tuhan menyukai orang-orang yang jujur; Dia menuntut kita untuk hidup dalam kemanusiaan yang benar, memiliki hati nurani, akal, karakter, dan martabat, dan untuk takut akan Tuhan serta menghindari segala macam tren kejahatan dalam segala hal. Seperti yang aku lihat, firman Tuhan adalah terang, yang memungkinkan kita untuk membedakan dengan jelas apa yang baik, apa yang buruk, apa yang benar, dan apa yang jahat. Fiman-Nya memungkinkan kita untuk mengarahkan jalan dengan benar melalui kehidupan kita di dunia yang jahat ini dan tidak tertipu atau terbawa oleh tren kejahatan. Aku semakin mencintai firman Tuhan, dan dalam kehidupan sehari-hariku, aku penuh perhatian untuk melakukannya. Aku merasakan banyak kedamaian dan sukacita di dalam hatiku. Aku sering bersekutu dengan saudara-saudari tentang pengalaman kami dalam melakukan firman Tuhan, dan semua orang dengan sederhana dan terbuka membagikan kata-kata yang menyentuh hati, sama seperti sebuah keluarga…. Ada begitu banyak kesenangan dalam hidup ini. Aku merasa sangat puas.

Aku telah mengalami kehangatan di rumah Tuhan yang belum pernah aku alami sebelumnya, dan saudara-saudariku lebih dekat denganku daripada kerabat yang sebenarnya. Ketika cuaca berubah dingin, mereka membawakan selimut baru mereka untuk kami dan mereka sendiri menggunakan selimut yang lama. Selarut apa pun aku pulang ke rumah, selalu ada sepiring makanan panas yang menunggu. Saat aku menghadapi kesulitan yang aku tidak tahu cara menyelesaikannya, atau aku hidup dalam sikap negatif, saudara-saudariku akan selalu sabar membagikan persekutuan tentang firman Tuhan denganku dan melakukan segala yang mereka bisa untuk membantuku sehingga aku dapat memahami kehendak Tuhan dan menemukan jalan pengamalan. Aku tahu bahwa kasih ini berasal dari Tuhan dan kasih Tuhanlah yang telah menyatukan kami sehingga kami dapat saling membantu dan mendukung, dan bersama-sama mengejar kebenaran dan mengambil jalan yang benar dalam hidup.

Kemudian aku membaca firman dari Tuhan berikut ini: "Engkau semua harus selalu berhati-hati. Meskipun engkau semua tinggal di tempat yang najis, engkau tidak ternoda dengan kenajisan dan dapat hidup bersama Tuhan, menerima perlindungan-Nya yang agung. Engkau semua telah dipilih dari antara semua orang di tanah kuning ini. Bukankah engkau semua adalah orang-orang yang paling diberkati?" ("Penerapan (2)"). "Karena hakikat Tuhan itu kudus, hal itu berarti bahwa hanya melalui Tuhanlah engkau dapat menempuh jalan yang terang dan benar di sepanjang kehidupan; hanya melalui Tuhanlah engkau dapat mengetahui makna kehidupan, hanya melalui Tuhanlah engkau dapat menjalani kehidupan yang nyata, memiliki kebenaran, mengenal kebenaran, dan hanya melalui Tuhanlah engkau dapat beroleh hidup dari kebenaran itu. Hanya Tuhan sendirilah yang dapat membantu engkau menjauhi kejahatan dan membebaskan engkau dari bahaya dan pengendalian Iblis. Selain Tuhan, tidak ada seorang pun dan sesuatu pun yang dapat menyelamatkanmu dari lautan penderitaan sehingga engkau tidak lagi menderita: hal ini ditentukan oleh hakikat Tuhan. Hanya Tuhan sendirilah yang menyelamatkan engkau tanpa pamrih, hanya Tuhanlah yang pada akhirnya bertanggung jawab atas masa depanmu, nasibmu dan kehidupanmu, dan Dia mengatur segala sesuatu bagimu. Ini adalah sesuatu yang tidak dapat dicapai oleh makhluk ciptaan maupun bukan ciptaan" ("Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik VI"). Puji syukur kepada Tuhan! Firman Tuhan adalah kebenaran dan dapat memungkinkan kita untuk membedakan antara yang baik dan yang jahat, antara keindahan dan keburukan; firman-Nya dapat menuntun kita ke jalan yang benar dalam hidup karena takut akan Tuhan dan menghindari kejahatan. Aku memikirkan bagaimana, setelah percaya kepada Tuhan, aku memahami kebenaran melalui firman-Nya dan mengembangkan ketajaman atas segala macam tren jahat yang ditimbulkan oleh Iblis. Aku dengan jelas melihat bahwa Iblislah yang memunculkan tren ini dan semua itu adalah taktiknya untuk merusak, mempermainkan, dan membahayakan manusia. Hanya dengan begitu, aku dapat menjauhkan diri dari pencobaan Iblis dan tidak bingung atau dirugikan oleh penerapan jahat. Yang paling penting, sekarang aku melakukan firman Tuhan setiap hari, aku berupaya menjadi orang yang jujur, dan aku berada di jalan takut akan Tuhan serta menghindari kejahatan. Aku memiliki arah yang tepat untuk hidup; aku memiliki kedamaian dan keteguhan yang besar dalam jiwaku. Inilah sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang sebanyak apa pun! Aku memikirkan rekanku sesama pelajar, orang-orang yang tidak percaya, yang sedang tenggelam dalam dan dipengaruhi oleh kecenderungan jahat ini. Dalam usia yang begitu muda, beberapa orang benar-benar berpikir dangkal, bersaing dengan orang lain memperebutkan makanan dan pakaian mereka, selalu berfokus pada dandanan. Beberapa ada yang kecanduan permainan online, beberapa bernyanyi karaoke, dan pergi ke klub dansa sepanjang waktu. Dan meskipun mereka masih sangat muda, ada yang bahkan sudah berkencan, tidur bersama, dan melakukan aborsi. Mereka menjalani kehidupan yang hancur dan bejat. Bahwa aku dapat terhindar dari terinfeksi dan rusak oleh tren jahat ini bukan karena aku hebat, tetapi karena Tuhan mengasihiku dan menyelamatkanku!

Kemudian terlintas dalam benakku bahwa meskipun aku telah melalui banyak hal menyakitkan semenjak kecil, melalui kesulitan-kesulitan itu, aku perlahan-lahan belajar bagaimana menjadi mandiri dan mampu mengurus diri sendiri. Aku juga berani menghadapi tantangan hidup. Dan dengan latar belakang keluarga seperti itu, aku dapat memiliki pemahaman praktis tentang bagaimana Iblis merusak dan melukai manusia. Aku telah mendapatkan kebencian yang nyata dan sepenuh hati serta penolakan terhadap tren jahat yang muncul dari Iblis. Aku juga menyadari lebih jelas bahwa hanya Tuhanlah yang paling mengasihi umat manusia, yang selalu peduli dan melindungi kita. Ketika aku dipermainkan oleh Iblis, hidup dalam kepedihan dan tidak berdaya, Tuhan meraihku dengan tangan keselamatan, membawaku ke hadapan-Nya. Melalui penyiraman dan makanan firman-Nya, aku telah memahami banyak hal dan secara bertahap aku telah belajar bagaimana menjadi manusia. Aku juga memenuhi tugasku di gereja, dan sekarang, setiap hari-hariku terasa memuaskan dan menyenangkan.

Dan hari ini, aku merasakan begitu dalam bahwa gereja Kristus adalah satu-satunya ruang yang bersih di dunia yang jahat ini. Hanya dengan datang ke rumah Kristus, dan menikmati makanan dan pemeliharaan firman Tuhan, aku bisa hidup dalam kebahagiaan, di dalam terang! Aku benar-benar bersyukur kepada Tuhan karena membawaku ke dalam keluarga-Nya dan memberiku keluarga yang hangat dan bahagia!

Pelajari lebih lanjut: Masih banyak kesaksian Kristen , sedang menunggu Anda untuk membacanya. 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
phyu.03 dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Sharonwhite
Wow bagusemoticon-Toast
profile-picture
KambaliLasmono memberi reputasi
profile-picture
KambaliLasmono memberi reputasi
Sangat bagus cerita ini. Tuhan Yesus Memberkati
Tulisan bagian awal kayaknya perlu diberi spasi, terlalu kepanjangan dan dempet tanpa diantarai paragraf, beri ilustrasi menarik agar tritnya semakin menarik.

Keluarga, adalah tempat ternyaman selain di hati-Nyaemoticon-Shakehand2
profile-picture
Sharonwhite memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:

Masama juga Sharonemoticon-Shakehand2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di