CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Keluarga David Rockfeller, Disebut Bisa Ciptakan Krisis Moneter Global dalam Semalam
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e671ae9a7276869d82c08f1/keluarga-david-rockfeller-disebut-bisa-ciptakan-krisis-moneter-global-dalam-semalam

Keluarga David Rockfeller, Disebut Bisa Ciptakan Krisis Moneter Global dalam Semalam


Keluarga David Rockfeller, Disebut Bisa Ciptakan Krisis Moneter Global dalam Semalam

David Rockefeller

MATA INDONESIA, JAKARTA – John David  Rockfeller, keluarganya memiliki pengaruh kuat dalam perekonomian di dunia. Meraka menguasai berbagai perusahaan besar berkelas internasional hingga dengan mudah mengatur persediaan uang sebuah negara.


“…Keluarga Rockfeller dapat menciptakan krisis moneter internasional hanya dalam waktu semalam,” kata Gary Allen, Wartawan Amerika.


Awal mula perjalanan bisnis keluarga Rockfeller dimulai saat dirinya bersama Clark dan Samuel Andrew membangun kilang minyak saat Amerika lagi marak-maraknya bisnis perminyakan.


Berkat kerja keras, mereka berhasil membangun kilang minyak dengan baik. Pada 1862 kilang minyak tersebut dibeli dari Clark oleh Rockfeller dengan nilai 72.500 dolar Amerika atau setara dengan 2,1 juta dolar Amerika pada tahun 2018.


Kemajuan yang ia raih dari kalang minyak, Rockfeller menghapus kemitraannya dengan Andrew dan mendirikan Standard Oil of Ohio hingga membuatnya menjadi pemasok minyak terbesar di Amerika.


Rockfeller melalui Standard Oil semakin berkembang dengan mengakuisisi satu demi satu perusahaan minyak saingannya kala itu. Ia bisa menciptakan monopoli perdagangan minyak tanpa memikirkan perusahaan pesaing.


Prestasinya pada 1872 berhasil menguasai 22 dari 26 peasing di Cheveland. Persitiwa ini kemudian dikenal dengan nama ‘The Cleveland Masscre.”


Dalam catatan biografinya diketahui Rockfeller menjual minyak jauh di bawah harga dengan harga yang bervariasi serta memberikan berbagai diskon kepada para pelanggan mereka. Ini yang tentu membuat banyak pelanggan atau konsumen lebih bergantung kepada perusahaan milik Rockfeller.


Media massa Amerika saat itu menjuluki  Rockfeller sebagai kaisar industry Amerika karena kekuatan dalam memonopoli sector industry. Standard Oil menjadi perusahaan multinasional pertama dan terbesar di dunia saat itu.


Di tahun 1911, Mahkamah Agung Amerika menetapkan bahwa perusahaan milik Rockfeller melakukan monopoli illegal. Dengan ini membuat perusahaannya ditutup dan dipecah hingga menjadi 33 perusahaan.


Berkat ini, John D. Rockefeller ditetapkan sebagai pemerang saham terbesar dan menjadi pria terkaya di dunia pada saat itu. Menurut Majalah Forbes pada tahun 2014 jika dikonversikan kekayaannya ke nilai dolar amerika, ia memiliki harta sekitar 341 miliar dolar.


Kekayaan tersebut melebihi total kekayaan dari pendiri Microsoft, Bill Gates dan pendiri Amazon, Jeff Bezos yang dianggap sebagai manusia terkaya di dunia pada abad ini.


Rockfeller diketahui meninggal pada 23 Mei 1937 di Florida pada usia 97 tahun. Sepeninggalannya, bisnisnya kemudian dikelola oleh anak-anaknya yang berjumlah empat orang putri dan satu orang putra, berkat pernihakannya bersama Celestia Spelma.


Kekayaan dan perusahaannya terutama dilanjutkan pengeloaannya oleh putra laki-laki Rockfeller, John Davidson Rockfeller Jr. hingga nantinya diteruskan oleh cucu-cucunya.


Dalam catatan sejarah, Rockfeller dan anak cucunya memiliki banyak jejak keterlibatan dalam berbagai perusahaan di seluruh dunia. Misalnya, konspirasi Rockfeller di Indonesia disebut pernah terlibat dalam perusahaan tambang Freeport yang mengeruk hasil bumi Papua.


Rockfeller menguasai Standard Oil yang memiliki anak usaha perusahaan minyak raksasa dunia, yakni ExxonMobil, Chevron, BP, serta Marathon. Ia juga memiliki catatan kepemilikan di berbagai perusahaan baja ternama di dunia.


Ia juga terlibat dalam perekonomian di Chase Bank dan First National City Bank yang menjadi induk dari berbagai cabang anak perusahaan perbankan di seluruh dunia.


Keluarganya juga memiliki kepemilikan di majalah The Associated Press (AP) bahkan majalah Time. Ini merupakan sedikit dari banyak perusahaan yang dikuasai oleh keluarga Rockfeller.


Keluargnya memiliki pengaruh besar dalam industri pekeronomian di seluruh dunia. Makanya, anak cucu Rockfeller disebut bisa dengan mudah mengendalikan kondisi moneter dunia. (Maropindra Bagas/R)






GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di