CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Mahfud: Pemerintah Harus Ikuti Putusan MA Soal BPJS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e670891349d0f07c258ae51/mahfud-pemerintah-harus-ikuti-putusan-ma-soal-bpjs

Mahfud: Pemerintah Harus Ikuti Putusan MA Soal BPJS

Mahfud: Pemerintah Harus Ikuti Putusan MA Soal BPJS

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap judicial review yang membatalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan sudah bersifat final.

"Putusan MA kalau judicial review itu adalah putusan yang final. Tidak ada banding terhadap judicial review," katanya, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (9/3), seperti dilansir Antara.

Berbeda, kata dia, dengan gugatan perkara perdata atau pidana di pengadilan yang masih bisa diajukan peninjauan kembali (PK) setelah diputus kasasi oleh MA.

"Kalau judicial review itu sekali diputus final dan mengikat. Oleh sebab itu yang kita ikuti saja. Pemerintah kan tidak boleh melawan putusan pengadilan," ujar Mahfud.

Sebagaimana diwartakan, MA mengabulkan sebagian permohonan uji materi Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan yang menetapkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Dikutip dari laman MA di Jakarta, Senin, uji materi yang diajukan Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir diputus hakim agung Yosran, Yodi Martono Wahyunadi dan Supandi.

Dalam putusannya, MA menyatakan Pasal 34 ayat (1) dan (2) Perpres Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Pasal tersebut mengatur iuran peserta bukan penerima upah (PBPU) dan peserta bukan pekerja (BP) menjadi sebesar Rp42 ribu per orang per bulan dengan manfaat pelayanan ruang perawatan kelas III, Rp110 ribu dengan manfaat ruang perawatan kelas II dan Rp 160 ribu dengan manfaat ruang perawatan kelas I.

Besaran iuran tersebut mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

Sebelumnya, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) mengajukan uji materi Perpres Nomor 75 Tahun 2019 karena menilai kebijakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen tidak disertai alasan logis.

Menurut komunitas itu, Perpres 75 tahun 2019 bertentangan dengan UU Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan UU Nomor 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.



profile-picture
profile-picture
profile-picture
jasakurirjkt dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
mamam tuh!!!!!! mampos lah udah pada turun kelas semua, akhirnya kenaikan tarif pun dibatalkan, udah gak ada yg mau bayar kelas 2 dan kelas 1 emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



Mahfud: Pemerintah Harus Ikuti Putusan MA Soal BPJS

Mahfud: Pemerintah Harus Ikuti Putusan MA Soal BPJS


balikin duit kelebihan bayar gw 3 bulan utk 3 orang 450rb, karena ada kenaikan kemaren akhirnya memaksa gw bergerak utk turunin kelasnya, sebelumnya males lah gw biarin aja cuma bayar 50rb ini perbulan, dan akhirnya setelah diturunin kelasnya malah ada keputusan lg dr MA dibalikin ke tarif iuran sebelumnya, ibarat sudah jatuh tertimpa janda semok ini mah emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



gak sudi klo disuruh naek kelas lg emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak



Mampoooosss!!! lah biar pusing tuh si rezim pinokio, nombokin BPJS skrg nambah lg nombokin jiwasraya, beginilah klo pemerintahan yg gak kompeten emoticon-Stick Out Tongue

skrg tinggal mikir lg gmn cara malakin rakyat dengan modus lain emoticon-Busa:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kurapbadak dan 4 lainnya memberi reputasi
kalau mahfud md bilang gitu ya udah, tinggal ditunggu saja keputusan presiden nantinya
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan extreme78 memberi reputasi
Katanya udah terlanjur disuntik dana 15 triliun ya, lha trus ada putusan kenaikan iuran dibatalkan, yg 15 triliun ditarik balek sama pemerintah ? Wah tambah babak belur tuh BPJS. Emang sudah salah perhitungan dr semula, dikira semua rakyat Indonesia 100% sehat kali, sampai kalo meng cover gak tanggung2, semua2 dicover, sekarang mabok dah. Kudunya dicover 40% gt, yg 60% negara, dsb.
Kalo iuran tetap semula, saya sih melihatnya ini akan berimbas banget pada pelayanan pasien BPJS di RS, pembatasan kamar opname untuk pasien BPJS, pembatasan jumlah pasien BPJS yg bisa konsult ke dokter, obat kudu bayar sendiri, dsb.
Akhirnya balek lagi dah, bayar is the best , ya mau gimana lagi
Diubah oleh tali_sandal
Lihat 1 balasan
Yg bayar kantor ini..
paling2 akan keluar perpres baru karena presiden memang boleh tentukan iuran. kalau digugat lagi, kalah lagi, buat lagi. sampai nanti UU-nya direvisi. kalau nggak boleh naik, maka pilihannya antara benefit dikurangi atau akan ada iur/cost sharing.
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Nah bener tuh. Kalo naik malah potensi nunggaknya lebih besar. Atau pada turun kelas
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
menurut kalian masih ada yg ndak ikut bpjs ndak? uhuhu emoticon-Om Telolet Om!
gausah di naikin tapi covernya di kurangin. dan juga dikaji ulang untuk estimasi dan sistem nya. tergantung perawatan kelas dan penyakit dari level rendah sampe stadium ( kanker, tumor bla bla bla.. dll ).

di cover 60% untuk pelayanan perawatan dengan penyakit yang parah
di cover 30-40% untuk pelayanan perawatan dengan penyakit ringan ( penyakit kampung )

- suntikkan dana mah tetap, tapi kayaknya dibuat regulasi baru deh, dan estimasi suntikkan batasnya sampe mana, terus bikin untuk proker talangan dana sesuai perawatan kelas dan premi yang dibayarkan masyakarat

kalo ga bubarin aja, ga ngaruh2 amat gini
emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
kurapbadak dan Abc..Z memberi reputasi
Diubah oleh Kontoloyoo
"pud kalo ntar malah rugi pegimane"
"biar keliatan merakyat mul turunin aje"
"sue ya udeh tambah utang lg aje"emoticon-Selamat
Quote:


Yes, bubarin aja bpjs
Duitnya lariin ke ketenagakerjaan aja buat uang pensiun
emoticon-Leh Uga
sri mulyani bakal teriak teriak nih emoticon-Big Grin
profile-picture
1punchman memberi reputasi
makanya alkes khusus rs jgn dipajekin lah emoticon-Wakaka

biar tu rs ga alibi alat mahal emoticon-Marah
Diubah oleh ikan.celup
Quote:


Bubarin aja gpp deh om, balik askes dulu lagi buat pns/tni/polri

Yg kelas atas dan menengah silahkan daftar asuransi swasta yg menurut mereka baik

Yg kelas bawah dicover oleh jamkesda lagi
Lihat 1 balasan
Quote:


Bisa kok om

UU kan produk manusia emoticon-Embarrassment
Lihat 1 balasan
horeeeee turun lagi, udah bayar lebih 3 bulan kemarin gimana?
Quote:


Gw jg udh nurunin kelas, gan.
Mereka berharap kita balik lg naik kelas? Tidak semudah itu, Ferguso!
Brace yourself, msh byk lho sektor2 di masyarakat yg bisa dipalak emoticon-Ngakak
kebanyakan mental kita itu yah masih gratisan...^^^
Diubah oleh ajacid
hiya malah tambah tekor nih ye gara² pada turun kelas pas awal januari emoticon-Big Grin
lagian problem masalah banyak yang ga bayar kok solusinya naekin tarif
jaka sembung bawa golok emoticon-Ngakak

kalo pelayanan udah setara asuransi swasta orang indo mau 500rb sebulan juga pasti dibayar emoticon-Traveller
Lihat 7 balasan
Quote:


kutipan mana bpjs untuk orang menengah kebawah? emoticon-Ngakak
wong BPJS itu WAJIB buat seluruh warga indonesia diatur dalam undang-undang emoticon-Leh Uga
mau lu miskin kaya ya kudu pake bpjs

mau ngebuzzer briefing dulu sama korlap lah emoticon-Big Grin
profile-picture
jeerabbit memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


nah mending gini sih prof kalo emang asuransi pemerintah buat ngecover golongan bawah lebih gampang ngontrolnya

anggaran juga lebih kecil juga emoticon-Traveller
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di