CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Orator Sebut Jokowi Beri Ilusi ke Rakyat
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e661d4968cc956fc350d7b2/demo-tolak-omnibus-law-di-dpr-orator-sebut-jokowi-beri-ilusi-ke-rakyat

Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Orator Sebut Jokowi Beri Ilusi ke Rakyat

 Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Orator Sebut Jokowi Beri Ilusi ke Rakyat

Jakarta -

Buruh dan mahasiswa berunjuk rasa di gedung DPR, Jakarta menolak omnibus law RUU Cipta Kerja. Massa menyebut pemerintahan Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) saat ini penuh dengan ilusi.

Sekretaris Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI) Emilia Yanti Siahaan mengatakan, Jokowi tidak memerhatikan hak-hak buruh, petani, perempuan, dan mahasiswa. Dia menyebut, Jokowi tak mampu mengatasi persoalan-persoalan yang ada di Indonesia.

"Di periode pertamanya, dia lebih banyak memberi perhatian oleh pembangunan infrastruktur. Dia (Jokowi) terus menambah utang. Apa menjadi kebutuhan pokok dan kebutuhan dasar tidak menjadi perhatian Jokowi," kata Emilia dari atas mobil komando, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/3/2020).
Baca juga:
Ada Aksi GejayanMemanggilLagi, Arus Lalin Pertigaan Gejayan Ditutup

"Di periode kedua, dia (Jokowi) terus memberi ilusi ke rakyat Indonesia. Dia mengeluhkan banyaknya peraturan Indonesia yang tumpang tindih. Dia mengeluhkan banyaknya peraturan-peraturan UU yang saling berkontraksi," lanjutnya.

Emilia mengungkapkan, selain outsourcing, upah buruh akan dibayar per jam bila RUU Cipta Kerja disahkan. Selain itu, lanjutnya, banyak akan ada banyak PHK massal.

Menurut Emilia, Jokowi tak mampu menghukum perusahaan nakal yang seenaknya memecat karyawannya.

"Jika Jokowi berkeyakinan omnibus law bisa menciptakan lapangan kerja, mengapa dia tak mampu menghukum pengusaha nakal, pengusaha gelap yang mem-PHK karyawannya, yang lepas dari tanggung jawabnya?" ucap dia.

Kepala Departemen Hukum dan Kamas dari GSBI Karawang, Rahmat menyebut mempertanyakan kinerja DPR RI bila omnibus law RUU Cipta Kerja disahkan.

"Sejatinya mereka (anggota DPR) adalah pelayan wakil rakyat, bukan penindas rakyat, bukan penghianat rakyat. Ketika omnibus law dijalankan, qpakah mereka pantas disebut wakil rakyat? Tidak," ucap Rahmat dari atas mobil komando.
Baca juga:
#GejayanMemanggilLagi Tolak Omnibus Law, DPR: Kami Akan Lebih Terbuka

Mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Kiki menyebut, masih banyak perempuan di Indonesia yang tertindas. Kiki menjelaskan, banyak banyak perempuan dari desa yang pindah ke kota atau luar negeri untuk dapat bertahan hidup.

"Jutaan perempuan yang menggantungkan nasibnya, cita-citanya, di perkotaan dan luar negeri, Joko Widodo sama sekali tidak campur tangan untuk memajukan hidup kaum perempuan," jelas Kiki.

Terpantau, unjuk rasa di depan gedung DPR masih berlangsung. Polisi, masih melakukan pengamanan di sekitaran lokasi.

https://news.detik.com/berita/d-4931...si-ke-rakyat/2

emoticon-Belgia emoticon-Shakehand2
profile-picture
wenz_ad memberi reputasi
wanita ngapain kok susah susah merantau, mboh nyari yg enak enak ajaemoticon-Kimpoi
profile-picture
tukangbeling7 memberi reputasi
kaya di Arab aje perempuan tertindas , padahal byk cewe jago free style loh
profile-picture
tukangbeling7 memberi reputasi
Quote:


Karena mereka berkontribusi dengan perekonomian, mereka punya duit, mereka bisa invest di sini, mereka mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, memutar roda perekonomian, sedangkan elu sebagai buruh kontribusinya apa terhadap roda perekonomian? Daya tawar lu apa sebagai buruh?

Pikir baik baik

emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hirak0 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh 4nt1.sup3r
Lihat 1 balasan
Terkait Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja yang mana banyak terjadi penolakan dari kalangan buruh dan mahasiswa dari hari ke hari di beberapa wilayah, lebih baik Pemerintah dan DPR ngak perlu buru² dalam pengesahannya. Jogja sudah bergerak hari ini, jangan dianggap remeh.
profile-picture
profile-picture
yanchespenda dan ambarawan memberi reputasi
Lihat 1 balasan
napa dikit2 demo sih
mending ruangkan waktu belajar bahasa inggris dengan baik dan benar

benar ga @jkwselalub3n4r ?

nanti di bully seperti #4 thread ini kan malu banget



emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka emoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
galuhsuda dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
ironi.
kaum pecandu ilusi agama ngomongin ilusi. emoticon-Ngakak
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Ah ga usah didengerin yg demo itu, gada apa apa juga demo.. udah lupa musyawarah apa bangsa kite?
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
lanjutken.....emoticon-I Love Indonesia
Emang RUU Cilaka ini malah banyak tumpang tindihnya kan, ngatur tentang Pegawai, tapi yang Outsourcingnya jauh lebih banyak, jadi yang sejahtera siapa?

FYI, Jumlah outsourcing dari tenaga kerja formal itu sekitar 40-50% dari total tenaga kerja formal yang jumlahnya 30 juta orang.

Jadi dipikir aja, kalo nih RUU disahkan, yang sejahtera ya ga semua.
profile-picture
profile-picture
angelo.ogbonna dan sayabaik46 memberi reputasi
Quote:


Demo KPK ?
Maksudnya ?
Lihat 1 balasan
dari pada gaji buruh tinggi tapi pengangguran banyak & dijauhi investor, mending bagi2 kerjaan biarpun upahnya rendah & investor suka. dampaknya bagus buat ekonomi, sosial, sampai keamanan.
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Tuntutan Gejayan Memanggil Lagi:
- Gagalkan Omnibus Law ( RUU Cipta Kerja, RUU Perpajakan, RUU Ibu Kota Negara dan RUU Kefarmasian).
- Dukung pengesahan RUU P-KS dan Tolak RUU Ketahanan Keluarga
- Memberikan mosi tidak percaya kepada pemerintah dan seluruh lembaga negara yang mendukung pengesahan Omnibus Law
- Mendukung penuh mogok nasional dan menyerukan kepada seluruh element rakyat untuk terlibat aktif dalam mogok nasional tersebut
- Lawan tindakan represif aparat dan ormas reaksioner
- Rebut kedaulatan rakyat, bangun demokrasi sejati

masih gado2, tapi yg paling gue ga suka yg poin 4, demo silahkan tapi jangan sampe mematikan ekonomi nasional
poin terakhir juga, masih mengawang2, ga jelas maksudnya
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Quote:


Itu maksudnya gimana sih ?

Tanya
Lihat 1 balasan
kita lihat aja siapa yg menang. orng kalian demo pun smp tumpah ruah kej kmrn pun. hslnya pak presiden kgk mau ksh perpu.... udh ada case yg bikin kpk letoy pun,msh aja pk presiden gg keluarin perpu.... percuma... pemerintah skrng bukan cuman aspirasi dr rakyat yg koar". tp mereka mendengarkan aspirasi dr rakyat yg punya "kuasa". percuma.. percuma. terima aja semua dah di kondisikan.
Quote:


Quote:


Turun apanya maksudnya ?

Quote:


Jakarta atau Bandung turun apanya ?
Lihat 1 balasan
Quote:


yang bilang siapa turun sama dengan bergerak ?
Ga segampang itu memvonis perusahaan yg bersalah kl ada phk karyawan. Bisa saja kesalahan ada di pihak karyawan. Perlu investigasi & itu butuh waktu & tenaga. Siapa yg sanggup investigasi kasus phk yg mungkin tiap hari selalu ada.
Lihat 1 balasan
Terpantau oknum2 yg ingin memanfaatkan situasi utk demo dan bikin suasana rusuh.
Hampir sama dg demo2 sebelumnya
gitu gitu ente ente juga yg coblos..... hayo ngaku hayo ngaku..... emoticon-Leh Uga


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di