CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Story / Heart to Heart /
Berawal dari sini part III
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e65c805f4d69511c2734efd/berawal-dari-sini-part-iii

Berawal dari sini part III

thread ini adalah tulisan ketiga ku disini, ku lanjutkan ke tulisan berikutnya semoga dengan tulisan ini agan dan sist bisa mengambil hikmah kalau hidup mensyukuri apa yang anda raih saat ini adalah keputusan yang sangat bijak dan menguntungkan bagi diri kalian semua karena diluaran sana banyak yang mengalami nasib dan penderitaan yg lebih buruk dari kalian.

Sudah satu minggu aku menerima upah dari kantor ku, uang itu dikelola oleh istriku, pengeluaran lebih banyak kami gunakan hanya untuk sewa rumah, biaya sekolah dan kebutuhan nutrisi untuk kedua anak ku. Banyak perubahan yang kami alami, anak ku pun kini tubuhnya sudah diselimuti kulit yang tebal dan tidak tampak lagi tulang belulang nya, mereka di tiga bulan terakhir ini mengalami perubahan yang signifikan karena nutrisinya lebih baik dalam kurun waktu itu. Aku bersyukur dan sangat senang melihat kondisi kesehatan kedua anak ku, dari upah yang kuterima pada bulan kedua ada sedikit sisa yang rencananya aku akan investasikan ke dalam bentuk emas sebagai tabungan untuk keluarga ku tetapi rencana itu ku tunda dahulu saat ini karena harga emas batangan saat ini meroket sangat tinggi tidak seperti biasanya. Keputusan untuk membeli emas batangan saat harga melambung bukan lah keputusan yang tepat, jadi sementara ini aku tunda dulu untuk rencana investasinya. Sisa upah ku bulan ini akan ku simpan dulu dalam rekening ku sebagai simpanan karena di bulan ini adalah bulan terakhir berakhirnya masa kerja ku di perusahaan e-commerce, sampai saat ini status ku belum ada informasi untuk diperpanjang atau tidak karena sejauh ini aku baru menyerahkan form penilaian diri atas kinerja ku yang diberikan oleh HRD untuk kemudian di evaluasi atasan ku. Berbicara tentang kontrak kerja di perusahaan e-commerce, aku dan istriku sudah mempersiapkan mental untuk kemungkinan terburuknya. Ya, rencananya jika aku menerima upah bulan ketiga dan jika tidak diperpanjang makan kemungkinan aku akan usaha kuliner bersama istri ku dengan modal ala kadarnya. Pada minggu lalu aku sempat bermimpi kalau kontrak kerja ku diperpanjang selama 6 bulan kedepan, berdasarkan pengalaman ku tentang mimpi biasanya kalau mimpi baik itu terjadi sebaliknya jadi aku bicarakan ke istriku untuk mempersiapkan segalanya baik mental dan rencana kedepan seperti apa.

Senin pagi seperti biasanya aku berangkat ke kantor menggunakan transportasi transjakarta, kali ini aku berangkat lebih awal sekitar jam 7 pagi untuk menghindari kemacetan yang sering terjadi di jakarta. Jam kerja diperusahaan tempat ku bekerja mulai jam 9 pagi sampai dengan 6 sore, kali ini aku tiba dikantor jam 8:58 am namun ada yang berbeda sekarang dikantor ku. Semua pegawai mulai hari ini diperiksa suhu tubuhnya jika suhu tubuh melebihi 38 derajat celcius maka tidak boleh masuk kantor dan dianjurkan untuk berobat ke rumah sakit, hal ini dilakukan manajemen untuk mencegah virus corona menyebar ke kantor kami. Suhu tubuh ku pun diperiksa oleh petugas kantor, ya hasilnya suhu tubuh 35,2 derajat celcius dan artinya aku bisa melakukan aktifitas kerja seperti biasanya. Setiap dua kali dalam seminggu owner perusahaan selalu mengumpulkan seluruh karyawan membahas khusus mengenai masalah virus corona, dalam rapat itu si boss selalu bicara keras mengatakan "kalau ada yang sakit pakai masker, cuci tangan menggunakan hand sanitizer yang sudah disediakan tiga kali dalam sehari teriaknya dalam rapat". Bicara keras dan lantang itu memang karakter si boss, ketika baru masuk 2 hari di kantor, beliau memimpin tim kami rapat dalam suatu ruangan yang paling ku ingat dalam rapat itu adalah semua karyawan harus speak up! kalau tidak mau bicara dalam rapat pulang dan jangan kerja disini. Si boss berdiri persis dihadapan ku dengan jarak 50 cm dan menunjuk jarinya ke muka ku sambil berucap "Ri***, kamu baru disini kalau dalam rapat kamu tidak mau bicara kamu keluar dari perusahaan saya!" "Baik pak" sahutku, baru kali ini aku bekerja diteriaki seperti itu dan ada yg tunjuk jari ke muka ku. Selesai rapat dan ketika si boss sudah pergi teman-teman senior ku mengatakan "kamu harus terbiasa dengan hal ini Ri****, si boss memang seperti itu karakter nya. Aku mulai memahami budaya kerja diperusahaan ini, seluruh karyawan dituntut aktif dalam berbicara untuk menyampaikan gagasan dan aktif dalam bekerja, jika kami mengalami kesalahan sedikit saja maka si boss akan marah besar sekali kepada kami. Oleh karena itu, aku pun sangat hati-hati dalam bekerja untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menjalani hidup tanpa membuat analisa tentang kehidupan itu sendiri aku lalui sejak kecil hingga sekarang, hidupku biasa-biasa aja seperti orang kebanyakan pada umumnya ketika kecil aku bermain penuh dengan canda tawa saat dewasa setelah memiliki keturunan aku bekerja dan fokus pada keluarga ku. Saya berusaha menjadi pribadi yang kuat dan bertanggung jawab kepada keluarga ku dirumah sebab itu aku tidak pernah bertingkah aneh dan nakal sebab keanehan dan kenakalan itu sudah aku lakukan saat remaja, jadi saat dewasa aku lebih fokus berupada untuk membangun keluarga yang harmonis ya walaupun kadang-kadang ada saja pertengkaran kecil antara aku dan istriku namun sejatinya kami saling mencintai satu sama lain. Aku berharap ketika aku berusia 91 tahun nanti saat aku sakit ada seorang perempuan disampingku yang menemani aku setiap saat yakni istri ku. Ini hanya seuntaian harapan, dan semoga tuhan mengabulkan harapan ku itu untuk terus hidup bersama istri ku dan anak-anak ku. 
My stand the same as usual. Poor people should not procreate.
profile-picture
profile-picture
penyukabiru dan dbaa6pointy memberi reputasi
Quote:


How about poorik people? Are they should not "buka sitik jos"?
profile-picture
profile-picture
lonelyqueen999 dan penyukabiru memberi reputasi
kerja di transjakarta aja

edit udah gak ada lokernya emoticon-Sorry:
Diubah oleh ssdestroyer


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di