CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
SUAMI TAK MAU DICERAI TAPI TAK MAU PERBAIKI PERBUATAN
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e651dfa2525c30af5581ae3/suami-tak-mau-dicerai-tapi-tak-mau-perbaiki-perbuatan

SUAMI TAK MAU DICERAI TAPI TAK MAU PERBAIKI PERBUATAN

SUAMI SUSAH DIAJAK CERAI


Saya pengguna kaskus baru, umur saya sekarang 24 tahun. Saya menikah dg suami karena dipaksa orang tua dan bukan karena kecelakaan. Saya dinikahkan dg pacar karena orang tua hawatir saya tak bisa menjaga diri. Saya mau kabur saat itu karena saya g diperbolehkan. Saya gak didengar dan gak dianggap. Uang pernikahan pakai uang saya ketika saya bekerja saat muda. Waktu itu nyimpan uang di ibu saya. Saya g pernah belanja dan g bisa belanja.

Awal pernikahan tanpa sepengetahuan saya, suami dibeli uang 1 juta untuk mas kimpoi saya. Tapi saat ditanya mas kimpoi minta apa di KUA saya tegas meminta seperangkat alat sholat saja. Supaya tidak membebani keluarga suami yg dibilang tak mampu.

Saat resepsi besar besaran juga suami pinjam uang ke saya sebesar 800 ribu. Setelah menikah saya tidak menagihnya dan dia juga tak melunasinya. Uang saya percayakan pada suami untuk disimpan di bank. Tapi setelah dua bulan ternyata uang di bank habis, dihabiskan suami untuk membayar hutang dan tidak berdsikusi dg saya.

Karena saya bekerja, dia meremehkan hal nafkah. Suatu ketika dia beli hp baru, dia tak mengasih uang nafkahnya ke saya karena habis buat beli itu.

Tiap bulan terkadang dia juga minta uang ke saya, tapi tak pernah dikembalikan. Saya bertengkar dan ibu saya memberi uang pada suami untuk diberikan ke saya supaya tidak marah. Bukannya dikasih malah dihabiskan sendiri.

Dia kerja di pabrik gajinya Umr + lembur sedangkan saya hanya bekerja di toko kecil dekat rumah. Keuangan selalu habis dia punya tanggungan adik masih sekolah. Saya memaklumi sebagian gaji diberikan ke adiknya. Saya tak mempermasalahkan itu.

Karena sering betengkar saya pikir kalau saya tak bekerja maka saya bisa memanjakan dia dg menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya. Saya keluar dari toko dan di rumah sehari hari. Uang nafkahnya kurang, saya minta nafkah lagi g diperbolehkan. Dia selalu memegang uang 3 kali lipat lebih besar daripada nafkah yg diberikan ke saya sampai sekarang. Karena berjuang, saya melamar ke admin sebuah perusahaan lumayan penghasilan umr kota.

Saya hamil dan mulai menabung dari uang hasil kerja saya. Tabungan itu saya masukkan ke investasi cuma 40 juta, 25 jutanya adalah hutang. Namun 7 bulan mengandung saya melahirkan prematur. Alasannya karena suami berhubungan badan dg kasar. Tapi aku tak memberi tahunya. Supaya tidak canggung. Uang hasil investasi cukup buat membeli tabung dan kebutuhan bayi lainnya. Setelah satu tahun, investasi nya macet karena usahanya bangkrut.

Suami mulai menanggung cicilan hutang 1 juta per bulan sampai dua tahun. Saya mulai berpikir keras mendapat uang sambil merawat anak yang sedang butuh perhatian khusus. Akhirnya saya membuka online shop. Lumayan laris, suamiku mulai tidak perhatian dg keuangan saya. Dia boros dan tak peduli uang nafkah itu cukup apa tidak.

Adiknya juga sudah lulus dan bekerja. Suamiku tidak setor uang ke sana tapi tiap bulan tetap saja habis. Nafkahku masih sama kurangnya. Saya mengambil uang toko online saya 400-600 per bulan. Saya bilang padanya. Dia bilang oke tanpa memberi uang tambahan. Berkali kali uang toko saya ambil hingga mau kehabisan. Bingung modal apa. Habis itu saya bertengkar tentang keuangan. Dia gak terima, akhirnya pulang ke orang tuanya.

Anak sakit tidak dijenguk, anak butuh berobat tidak diantar. Saya marah saya ingin sekali bercerai. Tolong kasih tahu bagaimana caranya cerai dg keadaan

1. Orang tua tidak mendukung cerai dan membela suami
2. Keuangan saya pas pasan tak mampu membiayai perceraian
3. Saudara manapun selalu membela suami dan menyuruh saya bertahan
4. Suami tidak mau dicerai
5. Suami dan saya sudah putus komunikasi dan berbeda rumah selama 2 minggu.

Saya dan anak saya di rumah saja. Aku masih punya penghasilan di toko online labanya 1-2 juta cukup buat makan berdua. Saya akan menyisihkan uang untuk tabungan sekolah anak. Saya siap dibully karena menjanda. Karena saya tingggal di desa mereka semua patriarki yg membully wanita. Saya sudah tak tahan dg suami yg tidak sayang anak dan istrinya. Saya juga gak terburu buru memiliki suami baru. Karena trauma apabila mendapat lelaki serupa. Mohon nasehat dan kritiknya bagaimana saya melangkah kedepannya. Tak ada satupun keluarga sana sini yg mendukung saya. Saya bingung sumpah , hingga ingin bunuh diri. Depresi sekali
Diubah oleh uswatun478
Halaman 1 dari 2
Susah memang punya orang tua goblok, mau nikahin anak cewenya sah-sah saja takut anaknya jadi perawan tua, tapi ya cariin yg mapan dikit kek. Buat apa nikah sama cowo kere pelit yg gak bisa kasi nafkah?

Kamu tinggal di kampung yg banyak anak mudanya jadi tki gak? Jika ada kenalan yg bisa bantuin kamu cari kerja jadi tki mending kerja di luar saja. Anak mau gak mau ditinggal di ortu kamu.

Kalo sudah kerja lagi duit jangan dititip ke ortu kamu, bikin rekening sendiri.

Jangan berharap ada yg bisa nolong saat terpuruk, mau gak mau kamu harus bangkit harus berani harus kerja sendiri. Ninggalin anak sudah pasti, jika mau jadi tki. Jika tidak cari kerja yg dekat tapi makan hati tiap hari di nyinyiri orang tua dan saudara sendiri. Terserah lebih kuat yg mana.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bontakkun dan 3 lainnya memberi reputasi
g ada yg jadu tki disini. aku kerja online shop sebenernya lumayan. saya kira cukuplah buat sehari hari. semoga investasi nya segera mengembalikan uangnya karena usahanya sudah dijual. jadi lumayan 40jt buat tambahan modal usaha. suamiku tidak kere tapi pelit. dia bergaji 5juta keatas. saya hanya dikasih 1,5 juta. kebangetan
Quote:


Duit 800rb aja mesti minjem, duit di bank habis buat bayar hutang, itu kere namanya.

Yg lebih goblok lagi ibu kamu kasi duit ke suami kamu buat dikasi ke kamu? emoticon-Gila Kenapa gak lngsg ke kamu.

Kalau kamu merasa 1-2juta cukup ya sudah tahanin saja tinggal di rumah ortu dicibir sana sini. Suami gak mau urus cerai ya sudah yg penting kan kalian tinggalnya sudah pisah, masing2 sendiri, apa lagi yg kamu pusingkan?
Sori kl ane sedikit melihat ke belakang, dulu waktu ente dipaksa nikah cepet tp ga mau itu kenapa? Apakah ente sdh tahu sifat2 buruk calon suaminya waktu itu atau gmn?
Lebih baik bercerai sih...

daripada nanti TS masuk koran.
profile-picture
Rainbow555 memberi reputasi
Quote:


Iya sudah merasa sedikit. Saat jalan pacaran g pernah dibelokkan ke rumah makan. Sepulang jalan jalan mesti kelaparan. Saya marah tapi malu kalau ngomong takut dianggap orang yg serakah makan
Quote:


Aku merasa g adil. Dia bahagia di ortunya sana kenapa ga sekalian pisah saja. Takutnya juga kalau dia pulang sewaktu waktu selalu minta jatah s*x. Aku g pernah nolak toh dia cuma keluar 2-5 menit kelar. Tapi dongkol juga dia keenakan akunya g pernah satu kalipun bertahun tahun merasakan enaknya. Habis puas dia pakai, dia bakal ninggalin lagi gak pulang ke rumah. Terus begitu berulang ulang. Juga ingin menegaskan hubungan antara aku dan dia. Soalnya ibuku masih berusaha menyatukan dan anakku digoda biar kangen ayahnya. Astaga aku marah tapi ibuku g bisa dikasih kritik apapun.
Quote:


Ibu itu pengennya supaya nama baik suami tetap terjaga. Dan aku kembali harmonis. Kalaupun saya yang dikasih ibu uang, tidak akan saya terima.
Menabung diam diam untuk bayar biaya perceraian. Tidak perlu dengarkan omongan orang lain, ini hidup kamu sis. Pernikahan yang kamu jalanin lebih banyak merugikan kamu.
Quote:


Saya memang menabung, semoga segera terkumpul uangnya. Doakan ya
profile-picture
Rainbow555 memberi reputasi
new update# aku habis ditawur habis habisan sama ibu dan kakak. bilang kalau aku anak durhaka nyalahin orang tua. dan anakku skrg lagi sakit di rumah sakit. mereka bilang anakku yg sakit sakitan adalah karma karena tak hormat dg orang tua. saya nangis keras membela diri, dan paling g suka anakku dikata katain. anakku bukannya dikasihani malah dihujat. ya tuhan, gak kuat
lingkungan hidup kamu knp toxit bgt, coba ngontrak yg jauh dri rumah ibu kamu,
Berat masalahnya,klo kta ane mending ente pergi jauh dr rumah. Rumah itu ga harus sm sodara kandung atau ortu,rumah itu yg bikin kita nyaman dan selalu ngerasa pengen pulang
sudha fix bercerai. suami juga oke. saya berencana ketok palu setelah lebaran
Quote:


Selamattt sis,masih muda,semoga dapat yg lebih baik lagi..

Sista tipe istri pekerja keras n hemat kok,semoga dapat yg mengimbangi,yg bisa komitmen n tanggung jawab krn itu kunci nomor 1 sbg suami..
Quote:


Terima kasih dukungannya, saya tidak ingin menikah lagi atau pun ingin menikah tidak dalam waktu dekat. Saya harus mengenal suami saya baik baik sebelum dikecewakan lagi
Masih ga ngerti kenapa semua keluarga membela suami padahal auami sis bukan orang yg bertanggung jawab.aneh.emoticon-Bingung

Untung lah sudah keputusan untuk berpisah.
Quote:


Dia di depan keluarga selalu sopan kak, gak percaya dia sejahat itu. Dan ibadahnya full itu yg dipandang keluarga saya. Bahkan ketika aku dibully keluarga dia malah senang. Katanya kalau ceweknya g bener lakinya gak bakal bener. Kalau cewek nua bener maka lakinya bakal bener juga. Capek saya ngalah sabar terus. Yang saya rasakan sekarang kebebasan yg sebenarnya. Damai dan tenang dah menyelesaikan beban paling besar
sudah rahasia umum.. Perceraian selalu kebanyakan krn ekonomi...
Quote:


Gak juga, masalah nya dia mampu menfakahi sampai cukup tapi pelit ngasih sedikit.
profile-picture
Rainbow555 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di