CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Di Nigeria Ditemukan Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Corona, Hoax atau Fakta?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e64c9cf68cc952a6832bbfc/di-nigeria-ditemukan-virus-baru-yang-lebih-berbahaya-dari-corona-hoax-atau-fakta

Di Nigeria Ditemukan Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Corona, Hoax atau Fakta?

Di Nigeria Ditemukan Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Corona, Hoax atau Fakta?
Baru-baru ini sempat beredar artikel mengenai kemunculan virus baru yang diduga berasal dari Nigeria. Berdasarkan informasi, kabar tentang virus baru dari Nigeria ini pertama kali dipublish dalam artikel sebuah blog bernama “Inicaraqu”.

Bukan Corona, namun virus baru ini bahkan dianggap lebih mematikan dari Corona itu sendiri. Penyakit ini muncul di Nigeria, Afrika dan mewabah mulai akhir bulan Januari yang lalu, yaitu di negara bagian Benue, dekat ibukota Abuja.

Ada pula sumber yang menyebutkan bahwa sudah ada 15 orang yang meninggal akibat penyakit yang belum diberi nama ini. Penyakit misterius ini juga dilaporkan telah menginfeksi 100 orang di Nigeria.
Jika kita mengetahui, penyakit Corona yang berasal dari Wuhan membutuhkan masa inkubasi selama 14 hari, dan masih ada kemungkinan untuk menyembuhkan penderitanya. Sedangkan penyakit baru asal Nigeria ini hanya butuh waktu sekitar 48 jam (2 hari) untuk dapat membuat penderitanya meninggal. Sungguh waktu yang sangat singkat sekali.

Penyakit misterius asal Nigeria ini menunjukkan gejala yang berbeda dari virus Corona. Tidak pula sejenis dengan Ebola atau Lassa yang terkenal pernah mewabah dan membunuh ribuan orang di Afrika. Gejala yang ditunjukkan penyakit ini adalah muntah, radang, diare. Berbeda dengan Corona yang umumnya didahului dengan gejala demam, flu atau sakit tenggorokan.

Penyakit ini belum diketahui asal usulnya. Dugaan sementara adalah penyakit ini berasal dari bahan kimia yang digunakan untuk menangkap ikan. Penyakit itu hingga kini masih sebuah misteri.
Namun dilansir dari situs cirebon-pikiran-rakyat.com, menyatakan bahwa konten yang dipublish oleh blog Inicaraqu tidak semua benar. Ada beberapa foto yang diunggah pada blog tersebut. Foto tersebut memperlihatkan petugas medis sedang melakukan evakuasi dan memeriksa warganya. Namun faktanya foto tersebut ternyata adalah foto terkait penyakit Ebola dan Lassa yang terjadi pada 2014 dan 2016 lalu.
Di Nigeria Ditemukan Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Corona, Hoax atau Fakta?

Berdasarkan pantauan dari Kementrian Komunikasi dan Informasi, sudah dipastikan bahwa isi dari artikel tentang virus baru asal Nigeria itu adalah bohong belaka atau HOAX. Berita tersebut ternyata adalah sebuah kesalahpahaman.

Ditengah kepanikan terhadap virus Corona yang menggemparkan dunia, masih saja ada oknum yang tega menyebarkan berita HOAX. Semoga masyarakat tidak termakan oleh berita-berita palsu yang dengan mudahnya dipublish oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber: https://www.teropongsenayan.com/1094...i-virus-corona
Dan
https://cirebon.pikiran-rakyat.com/i...k-kebenarannya
profile-picture
orgbekasi67 memberi reputasi
Apa sih untungnya menebar ketakutan dengan hoaks kaya gini? Gak guna bgt idupnya emoticon-Matabelo
Lihat 2 balasan
Belum pernah denger cuk! emoticon-Cool
hadeuh corona aja paniknya belom kelar
profile-picture
penyukabiru memberi reputasi
stop bikin panik
lagian nigeria itu jauh, beda benua
It's called ebola
Selama belom ada official dari WHO mah, ada baiknya jangan percaya dulu. Kita harus lebih bijak menyaring informasi.
aduh, jngn bikin geger se antero negri lagi gans aduh
Hoax kaya gini emang rasanya lebih bahaya darri virus virus apapun di dunia ini.
emoticon-Takut
Jangan kemakan berita tidak benar ya guyssss, stay safe dan jangan panikkk
jangan² motaba virus...emoticon-Takut (S)
Di Nigeria Ditemukan Virus Baru yang Lebih Berbahaya dari Corona, Hoax atau Fakta?
profile-picture
kingoftki memberi reputasi
ternyata cuma hoax. keparat banget yg sebar


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di