CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Gula Darah Kembali Normal, Diabetes Otomatis Sembuh?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e62f1ad82d49559a46f2ea3/gula-darah-kembali-normal-diabetes-otomatis-sembuh

Gula Darah Kembali Normal, Diabetes Otomatis Sembuh?

Gula Darah Kembali Normal, Diabetes Otomatis Sembuh?Dengan begitu banyaknya penelitian seputar diabetes dan kecanggihan pengobatan diabetes di zaman sekarang ini, rasanya wajar untuk bertanya-tanya apakah sudah ada obat mujarab yang membuat diabetes bisa sembuh untuk selamanya. Apakah diabetes bisa sembuh? Banyak orang yang mengatakan bahwa semuh dari diabetes adalah keajaiban.
Kadar gula darah mungkin bisa turun hingga ke taraf normal

Diabetes adalah kondisi medis di mana ada jumlah glukosa dalam darah yang berlebihan akibat ketidakmampuan tubuh untuk mengolah glukosa dengan benar. Glukosa adalah salah satu nutrisi yang didapat dari konsumsi karbohidrat.

Terdapat 2 jenis diabetes, yaitu: diabetes tipe 1, di mana tidak ada produksi insulin oleh tubuh, dan diabetes tipe 2, bentuk umum dari diabetes di mana tubuh gagal untuk menggunakan atau membuat insulin secara efektif.

Insulin adalah hormon penting yang membantu dalam mengantarkan glukosa ke dalam sel tubuh, sehingga memberikan kita energi setiap hari. Ketika tidak ada atau tidak cukup produksi insulin, glukosa akan menumpuk terlalu banyak dalam darah. Penumpukan glukosa berlebih dalam darah adalah penyebab utama diabetes.

Pada diabetes tipe 1, diabetesi (sebutan untuk orang dengan diabetes) kadang mengalami apa yang disebut dengan “masa bulan madu” tak lama setelah menjalani diagnosis diabetes. Selama masa bulan madu, tanda dan gejala diabetes bisa sembuh dan mereda hanya untuk sementara, seperti beberapa bulan pertama hingga setahun.

Beberapa orang mungkin menunjukkan kadar gula darah pada tingkat normal pada hasil tesnya sehingga hanya menggunakan dosis kecil dalam terapi insulin atau justru tidak sama sekali. Penurunan kadar gula darah juga mungkin tampak pada diabetes tipe 2.

Misalnya, ketika diabetesi tipe 2 mulai terlibat dalam aktivitas fisik dan diet sehat, mereka akan mengalami penurunan berat badan drastis dan mencapai tingkat glukosa darah yang stabil.

Apakah kadar gula darah yang stabil berarti saya sembuh dari diabetes?

Tingkat gula darah yang stabil ini kemudian membuat mereka berpikir bahwa diabetes mereka telah sembuh. Namun, jangan terkecoh oleh “tipuan” ini. Kenyataannya, diabetes merupakan penyakit degeneratif yang terjadi secara bertahap.

Jika diabetesi kembali mendapatkan berat badan berlebih atau mengalami kemunduran dalam aktivitas fisiknya, kadar gula darah tinggi akan kembali menghampiri. Jika mereka meninggalkan pola makan sehat dan kembali mengonsumsi makanan junk food berlebih, kadar gula darah mereka mungkin akan terus melonjak melebihi orang-orang tanpa diabetes.

Selain itu, penurunan produksi insulin dan/atau penurunan kepekaan insulin yang menyebabkan diagnosis diabetes awal dapat memburuk selama bertahun-tahun kemudian dan selama berada dalam pengaruh stres. Diabetes adalah kondisi seumur hidup. Dan sampai saat ini tidak ada kemungkinan diabetes bisa sembuh total — maupun itu diabetes tipe 1 atau diabetes tipe 2.

Ahli Medis mengatakan Diabetes tidak bisa sembuh

Kabar baiknya, diabetes bisa Anda kelola dengan baik untuk meningkatkan kualitas hidup Anda. Ada sejumlah perawatan, termasuk hal-hal sederhana yang dapat Anda lakukan setiap hari, yang bisa membuat perbedaan besar. Hingga saat ini, belum ada obat mujarab yang menyebabkan diabetes bisa sembuh total. Tapi, Anda dapat menurunkan kadar gula darah berlebih dengan suntikan insulin dan minum obat, walau manajemen diabetes biasanya berjalan seumur hidup.

Ini artinya, Anda tidak hanya mendapatkan resep dosis tunggal untuk mengatasi hal itu. Namun, pemberian obat dilakukan dengan sistem resep bergulir, di mana pengaturan pemberian dan jumlah dosis insulin dan obat akan disesuaikan dengan perkembangan/kebutuhan Anda seiring waktu.

Di sisi lain, gejala diabetes tak melulu harus ditangani dengan obat-obatan medis. Di samping konsumsi obat-obatan, perubahan gaya hidup positif, seperti diet seimbang, olahraga, tidak merokok dan tidak minum alkohol, serta manajemen berat badan dapat banyak membantu menurunkan kadar gula darah — juga menekan risiko Anda terhadap komplikasi risiko penyakit lain akibat diabetes, seperti penyakit jantung dan gagal ginjal.

Dilansir dari WebMD, menurunkan 5-10% dari berat badan Anda saat ini dan rutin berolahraga hingga 150 menit dalam seminggu dapat membantu Anda untuk memperlambat atau menghentikan kemajuan diabetes tipe 2. Perubahan gaya hidup sehat juga dapat membantu Anda mencegah mengalami peningkatan kadar gula darah.

Apakah ada pengobatan alami yang membuat diabetes bisa sembuh?

Dari penjelasan di atas, kita tahu masalah diabetes bukan pada gula darah. Buktinya gula darah sudah turun sampai angka normal, tetapi diabetesnya masih ada. Jadi apapun obatnya, baik herbal maupun medis, selama fokusnya adalah menurunkan gula darah, maka bisa dipastikan diabetesnya tidak akan sembuh.

Pada penyakit degeneratif (penurunan fungsi organ tubuh), supaya kembali sehat, pulih seperti sedia kala, maka yang dilakukan adalah mengembalikan fungsi organ tubuh, yaitu dengan memperbaiki proses regenerasi sel yang sudah mengalami penurunan. Inilah yang dilakukan pada terapi penyembuhan dengan Konsep Karnus. Jadi hal ini tidak terbatas pada diabetes saja, tetapi berbagai macam penyakit seperti jantung koroner, hipertensi, asam urat, osteoporosis telah dilaporkan lewat testimoni para survivor yang menjalani terapi Konsep Karnus.

Jadi bagi Anda yang sedang mengalami diabetes, jangan berputus asa, masih ada harapan untuk sembuh.


Sumber: Jurnal Alga Rosella


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di