TS
SalmaMarkets
4 Cara Memaksimalkan Profit Trading dengan Pivot Point
Bagi para pelaku day trader, PP alias Pivot Poin adalah bentuk teknik Andalan yang tidak boleh disia-siakan, bahkan Anda bisa memaksimalkan profit trading dengan metode satu ini. Dengan Pivot Point, Anda bisa menggambarkan price moving dalam jangka waktu satu hari trading saja. Hal ini sudah tentu membuat banyak trader mengharapkan benefit berupa profit dari penggunaan metode satu ini.
Pivot Point ini sendiri mampu untuk melihat dan menentukan bidang support dan resistance pada sebuah analisis teknikal. Tentunya metode satu ini juga memerlukan metode perhitungan khusus. Perhitungan ini sendiri biasanya mengacu terhadap average atau rata rata dari setiap pergerakan harga yagn terjadi pada hari sebelumnya.
Kondisi ini sendirilah yang kemudian mengangkat status Pivot Point. PP dianggap sebagai salah satu metode paling efektif untuk menganalisa level support dan resistance. Jadi dengan penggunaan metode satu ini, Anda tidak lagi memerlukan penghitungan secara manual. Sudah tersedia aplikasi penghitungan pivot point yang begitu efektif dan akurat. Untuk menggunakan pivot point sebagai metode memaksimalkan profit trading, ada beberapa cara yang bisa Anda coba.

Anda Harus Bisa Menentukan Entry Position Secara Bijaksana
Hal pertama yang harus Anda pahami untuk memaksimalkan profit trading adalah cara menentukan entry position. Dalam hal ini, Pivot Point sebenarnya dipergunakan untuk fungsi tersebut. Jadi penggunaan pivot point ini bertujuan supaya Anda bisa menentukan posisi entri dan posisi exit secara pas dalam tempo satu hari. Kejarannya adalah fase dimana pasar trading forex yang Anda pilih masih sedang berjalan.
Salah satu momen terbaik yang bisa dijadikan contoh adalah ketika sesi eropa tengah memberikan potensi profit trading terbesar. Apalagi jika Anda menggunakannya pada saat overlap di sesi Amerika dan Eropa. Biasanya pada momen seperti ini akan ada banyak sekali pelaku pasar yang terjun di dalamnya. Kondisi ini bisa jadi momentum terbaik untuk Anda.
Pivot Point Dinilai Sebagai Kunci Perhatian Para Trader, Maksimalkan Hal Ini
Seperti sudah kita ketahui, tren pasar yang sedang terjadi merupakan salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam sebuah sesi trading. Tentunya hal ini juga tidak kalah penting untuk diperhatikan saat seorang trader menetukan posisi entri dan exit. Dalam hal ini, Pivot Point juga bisa Anda gunakan sebagai sarana peningkat akurasi.
Percaya atau tidak, penggunaan pivot point sangat bisa untuk membantu Anda dalam menganalisa level kunci dari satu tren pasar yang sedang aktif. Pasalnya pivot point bisa memberikan Anda gambaran level potensial yang harus diambil sebagai titik posisi pada hari tersebut. Pivot poin ini juga bisa dengan mudah membantu Anda dalam menemukan level support dan resisten. Inilah cara memaksimalkan profit trading selanjutnya.
Anda Bisa Masuk Posisi Saat Harga Memasuki Posisi R1 dan S1
Perlu diketahui, Level S1 dan R1 merupakan salah satu level yang begitu besar peluangnya dalam meraih profit. Terlebih jika Anda ingin masuk ke dalam posisi tersebut melalui level Pivot Point. Namun ada beberapa poin penting yang harus Anda perhatikan dengan seksama. Salah satunya adalah pergerakan harga yang terjadi.
Jadi Anda harus benar benar cepat. Ketiha harga di pasar tengah menyentuh level atau titkk tersebut. Tunggu sejenak dan lihat apakah dia mampu bertahan di level itu. Jika setelah beberapa menit tetap tertahan, barulah Anda bisa menentukan posisi exit dan entry. Ini merupakan pertanda kalau Anda bisa mulai masuk ke dalam posisi. Inilah cara memaksimalkan profit trading yang tidak kalah potensial.
Tentukan Posisi Exit Saat Tren Memasuki Titik Resistance 2, 3 dan Support 2 atau 3
Sebagaimana Anda harus melakukan entry pada posisi R1 dan S1, tentunya Anda juga harus menentukan posisi dimana Anda harus melakukan exit. Dalam hal ini, posisi terbaik untuk melakukan exit adalah pada saat level mencapai titik Resistance 2 atau Resistance 3 dan Support 2 atau Support 3. Titik ini adalah posisi terbaik untuk melakukan exit.
Pasalnya saat tren pasar sudah mencapai fase ini kemungkinan sudah terjadi oversold atau overbought. Jadi Anda boleh mengambil posisi oposit dan merubah arah ke posisi sebaliknya. Misalkan pada saat Anda melihat tren bullish di pasaran, Anda harus menempatkan diri di posisi buy. Lalu Anda bisa melakukan exit di tengah posisi Resistance 3.
Agar lebih mudah dalam mengaplikasikan trik tersebut, lakukanlah trading di Broker Forex Terbaik seperti Salmamarket. Selain memberikan banyak materi bermanfaat bagi para trader, Broker Forex Salmamarket juga memiliki berbagai fitur menarik yang akan memaksimalkan setiap sesi trading yang Anda lakukan. Anda hanya perlu konsisten agar memahami cara memaksimalkan profit trading ini dengan baik.
Diubah oleh SalmaMarkets 03-03-2020 10:46
nona212 dan wahyuargian memberi reputasi
2
1.1K
7
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan