CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Bencana Jadi Bahan Konten Dan Bercandaan? Sungguh Terlalu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5d9101b840881502140c9d/bencana-jadi-bahan-konten-dan-bercandaan-sungguh-terlalu

Bencana Jadi Bahan Konten Dan Bercandaan? Sungguh Terlalu

Bencana memang terjadi kapan saja dan di mana saja, dari masa ke masanya banyak sekali bencana yang terjadi mulai dari bencana alam seperti banjir, longsor, gempa bumi, tsunami dan berbagai bencana alam lainnya. Tak hanya sekedar bencana alam semata namun bencana lainnya kerap kali terjadi termasuk bencana wabah penyakit yang sedang menjadi perbincangan hangat yaitu virus corona baru yang berasal dari china yang kini menyebar ke seluruh dunia dan mencemaskan banyak orang.
Bencana Jadi Bahan Konten Dan Bercandaan? Sungguh Terlalu

Credit : tribunnews.com

Bencana tak dapat dipungkiri menjadi salah satu hal yang ditakutkan dan dicemaskan manusia karena tak jarang ketika bencana melanda timbul banyak korban jiwa yang berjatuhan. Ancaman seringkali muncul saat terjadi berbagai bencana yang seringkali menghadirkan kekhawatiran hingga keputus asaan dalam menjalani kehidupan yang ada. Bencana bukanlah sesuatu yang baik, wajar bila bencana menjadi sesuatu yang ditakutkan oleh banyak orang.

Dibalik ketakutannya banyak orang terhadap bencana, sebagian orang malah membuat bencana menjadi bahan bercandaan. Wajarkah bencana jadi bahan percandaan? tentunya tidak gan sis. Bencana tidaklah cocok untuk jadi bahan percandaan atau bahan lawakan. Tak sedikit bencana yang menimbulkan banyak korban jiwa yang membuat sebagian orang menderita dan sedih karena kehilangan orang yang dicintainya. Memang segala lawakan atau candaan dibuat untuk membuat lucu, namun jika bencana dijadikan sebuah candaan tentunya hal ini tidaklah etis.

Tak hanya dijadikan bahan candaan atau lawakan belaka, bencana pun tak jarang dijadikan bahan konten untuk menaikkan popularitas seseorang. Sungguh hal tersebut bukanlah sesuatu yang baik karena hal tersebut menandakan seseorang mencoba meraih keuntungan diatas penderitaan orang lain. Di masa kini kasus seperti ini memang seringkali dilakukan oleh sebagian orang yang numpang tenar atau terbuai dengan popularitas. Menyebarnya virus corona ternyata dimanfaatkan segelintir orang untuk meraih kesuksesan dengan membuat konten lagu yang berjudul corona, hal tersebut tentu adalah sesuatu yang layak untuk dikecam dan kritik karena membuat konten lagu yang mengabaikan sisi kemanusiaan. Bencana bukanlah bahan yang bagus untuk bahan konten, untuk itulah stop menjadikan bencana menjadi bahan konten terlebih bahan konten tersebut menjadi bahan candaan yang tidak layak.
Bencana Jadi Bahan Konten Dan Bercandaan? Sungguh Terlalu

Credit : today.line.me

Bencana jadi bahan konten dan candaan? sungguh terlalu. Bijaklah dalam bersikap dan berpikirlah sebelum bertindak. Bencana bukanlah sesuatu yang layak jadi bahan candaan dan menjadi bahan konten. Untuk menjadi bahan berita dan renungan mungkin hal tersebut wajar, namun bila menjadi ajang untuk numpang tenar atau mencari popularitas tentu bukanlah sesuatu yang baik. Berhati-hatilah dalam menyikapi bencana karena bencana bukanlah bahan yang layak untuk dijadikan bencandaan dan tak layak dibuat konten yang sifatnya untuk menaikkan popularitas. Bijaklah dalam bersikap agar tidak membuat hal yang menyakitkan orang lain saat membahas hal yang berkaitan dengan bencana baik dalam membuat konten atau dalam bercanda. Demikian paparan tulisan ane kali ini, agan dan sista ingin menambahkan atau menanggapi? silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan selanjutnya. emoticon-Big Grin

Sumber : Opini Pribadi dan diolah dari berbagai sumber (via google)
Sumber gambar via google images


profile-picture
profile-picture
profile-picture
4iinch dan 31 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 8
Reserved
profile-picture
ipunk.wae memberi reputasi
kebiasaan warga +62 gak ada empatinya sm keadaaan yang lagi pada panik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sagutumbuk dan 2 lainnya memberi reputasi
yg penting penontonya banyak... emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
gunturholigan dan tafakoer memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
pic yang kedua kayanya biasa aja deh, cuma ngasih tau kejadian di deket tempat dia saat itu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lubangkaca dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Iya sebagian memang ada yang gitu
Quote:


Kata sebagian orang itu numpang tenar bre emoticon-Leh Uga

Itu foto kata orang nyomot dari google
Diubah oleh tafakoer
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
tergantung masing2 orang sih, kalo gw sih B aja wkwk
profile-picture
tafakoer memberi reputasi
Quote:


Kata orang sih itu juga di youtube katanya ada bahas karena dia watermark foto orang lain tanpa izin
Quote:


Iya bre katanya demi adsens emoticon-Shutup
iya tuh, parah yg dijadikan lagu dangdut
profile-picture
profile-picture
Mandalorian dan tafakoer memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Mereka tidak ada empatinya emoticon-Turut Berduka
profile-picture
MrJeffBezos memberi reputasi
Keluarga baik banget itu mah, garoblog kabeh
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mikdon dan 2 lainnya memberi reputasi
Apapun itu mendingan diam aja si ketika ada bencana, daripada apa yang kita omongin itu salah
profile-picture
smersh64 memberi reputasi
mereka cuma cari kontroversi jadi cuekin aja
Dungu karena konten! emoticon-Wkwkwk

Begitu saja cuk penjelasannya!
Bagi mereka yang penting dapet untung/viral emoticon-Matabelo
profile-picture
denaldy23 memberi reputasi
Produser/artis dangdut koplo tuh rata-rata emang sampah gan
emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
mi.lady dan Mandalorian memberi reputasi
Diubah oleh Melodica.offici
yah biasanya sih yang udah terkenal gtu... biar yang view banyak
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Sungguh terlalu jika tidak punya empati omemoticon-Smilie
profile-picture
tafakoer memberi reputasi
Halaman 1 dari 8


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di