CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
MENGUAK KEKUATAN SATRIA PININGIT
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5c96eea2d19512d05315c5/menguak-kekuatan-satria-piningit

MENGUAK KEKUATAN SATRIA PININGIT

      
Hallo gan long time no see,

 Tak ada habisnya apabila kita membicarakan jangka Jayabaya khususnya satria piningit (Ratu Adil). Ada yang bilang satria piningit dari ketua umum partai A bahkan ada Bank yang mengangkat duo capres dan cawapres sebagai Satria Piningit dan Ratu adil yang bikin miris saat pilpres  tahun lalu ada yang membuat Satria baru diluar tujuh kesatria yang lainnya ngakak gan. Sampai segitunya mereka membuat rekayasa tentang Satria Piningit hanya untuk mengukuhkan posisi mereka di Indonesia.

Intinya semua tentang Satria piningit sudah diplesetkan atau mungkin ada yang meminjam nama Jayabaya untuk menulis kitab musarar, entah demi kepentingan apa. Namun ada, yang dipolitisasi untuk kepentingan parpol tertentu. Kalo kepentingan politik gak perlu ane terangkan lebih jauh. Isu satria piningit hanya muncul ketika parpol merah berkuasa. Ketika partai biru berkuasa gak ada isu ini. Ane gak bermaksud menyindir hanya menerangkan menurut analisis ane. Tapi menurut ane kalo jangka Jayabaya itu cuma orang kebatinan yang meminjam nama Jayabaya. Jayabaya adalah raja ke 3 Kediri, menitis 3 kali, satria piningit memakai trisula (3 lagi), wasis, wegig, waskita, jujur, jejeg, bener. Serba 3. Kalo agan masih ngotot Jayabayalah yang membuat jangka ini, maka kita bisa flashback ke era kediri Jayabaya yang beragama Hindu. Lalu lihat jangkanya yang ada corak Islamnya. Ingat gan Jayabaya adalah raja kediri ke 3 yang beragama Hindu dan datangnya islam sangat jauh sekali dari masa Jayabaya. Jadi gan ini cuma meminjam sejarah dan nama Jayabaya saja. Karena ada istilah Jayabaya kedatangan tamu dari Rum yaitu ulama. Kemungkinan ulama itulah penulis jangka Jayabaya. Saingan kitab muasrar yaitu darmoghandul. Serat yang dibuat untuk menyindir kitab muasrar. Sepertinya penulisnya sangat paham terjemah muasrar. Bahwa orang kebatinan akan muncul dan memperbaiki dunia. Kenapa pakai nyindir agama. Karena si penulis paham kalo rentang waktu era Jayabaya dengan syiar islam jauh sekali. Bahkan paham siapa satria piningit itu orang kebatinan.

Satria piningit memakai trisula.  Trisula agama Hindu dalam Wikipedia adalah symbol mata ketiga (mata batin). Ilmu kebatinan di dunia rata-rata adalah ilmu kebodohan. Kenapa ane sebut ilmu kebodohan karena gak ada bukti fisik yang membuat mereka terlihat wah, seperti bisa terbang, bisa menghilang, bisa kebal dsb. Dunia jadi ragu dengan ilmu ini karena dengan tank kita berperang namun ketika ilmu kebatinan unjuk gigi maka dianggap penipu atau karena gak ada yang berani keluar. Banyak fakta sejarah yang disembunyikan. Ane gak ngerti kenapa ilmu ini disembunyikan. Apa karena lebih banyak ditemukan penipunya daripada yang aslinya. Jika satria piningit memakai mata batin maka dia bisa mengakses ilmu yang lebih wah daripada manusia pada umumnya. Wedha jangan plesetin kitab lain. Nah yang ini bisa jadi isi wedhanya gan bukan berarti wedhanya. Tau sendirilah gaya hidup manusia itu. Selalu penasaran dan tak pernah puas. Maka belajar dari agama lainpun tak masalah.

idune idu geni\ sabdane malati\ sing mbregendhul mesti mati\ ora tuwo, enom padha dene bayi\ wong ora ndayani nyuwun apa bae mesthi sembada\ garis sabda ora gentalan dina,\ beja-bejane sing yakin lan tuhu setya sabdanira\ tan karsa sinuyudan wong sak tanah Jawa\ nanging inung pilih-pilih sapa\

waskita pindha dewa\ bisa nyumurupi lahire mbahira, buyutira, canggahira\ pindha lahir bareng sadina\ ora bisa diapusi marga bisa maca ati\ wasis, wegig, waskita,\ ngerti sakdurunge winarah\ bisa pirsa mbah-mbahira\ angawuningani jantraning zaman Jawa\ ngerti garise siji-sijining umat\ Tan kewran sasuruping zaman\

Aja gumun, aja ngungun\ hiya iku putrane Bethara Indra\ kang pambayun tur isih kuwasa nundhung setan\ tumurune tirta brajamusti pisah kaya ngundhuh\ hiya siji iki kang bisa paring pituduh\ marang jarwane jangka kalaningsun\ tan kena den apusi\ marga bisa manjing jroning ati\ ana manungso kaiden ketemu\ uga ana jalma sing durung mangsane\ aja sirik aja gela\ iku dudu wektunira\ nganggo simbol ratu tanpa makutha\ mula sing menangi enggala den leluri\ aja kongsi zaman kendhata madhepa den marikelu\ beja-bejane anak putu\

Satria Piningit bisa melihat masa depan dan masa lalu gan jadi siapapun yang dia peringatkan namun melawan/tidak mendengarkan apa yang dia katakan akan terkena akibatnya. Ilmu ini adalah salah satu ilmu kebatinan. Dia bisa meruqiyah setan. Ingat gan setan adalah sifat sedangkan jin adalah jenis. Jin yang biasa membuat orang kesurupan, menganggu disebut setan, karena sifatnya jahat. Satria Piningit sebetulnya juga bisa melihat isi hati, jangan pakai nalar gan. Bakal susah nalarnya. Karena hanya orang kebatinan dan yang pernah merasakan ilmu kebatinan yang paham kalo ilmu membaca hati itu ada. Untuk jin yang dibariskan itu ane memperkirakan dia memakai ilmu kebatinan untuk menundukkan jin. Perkiraan ane yang lain adalah satria piningit hanya menghormati orang kebatinan. Karena sejauh ini orang kebatinan seperti orang yang gak mengerti arah tujuan mereka memakai ilmunya, contoh ada yang meramal, ada yang meruqiyah, ada yang pelet ada yang Cuma cerita piknik ke alam jin. Padahal sejatinya mereka semua kalo mau bekerjasama justru malah lebih bisa membantu orang yang mulai tenggelam di zaman edan ini.  Gak harus satria piningit atau menjadi satria piningit untuk memperbaiki keadaan yang mulai rusak. Satria piningit itu manusia Cuma memiliki ilmu kebatinan. Dia sakti, dia suka menggoda namun dia benar-benar paham memakai ilmunya. Ane yakin orang kebatinan itu bisa memperbaiki keadaan di zaman edan ini. 

Perbaiki zaman edan yang sudah ada di kitab muasrar, yang menulis jangka Jayabaya sudah paham yang harus diperbaiki yang mana.

Apakah kalian orang kebatinan masih berpura-pura bodoh dengan dunia bahwa kalian bisa merubah keadaan namun kalian tetap memilih diam saja atau kalo ada duit kalian baru bergerak. 

Tidak harus aparat atau pemerintah yang harus merubah keadaan. Banyak kejahatan yang tak terlihat contohnya perkosaan, pembunuhan, penculikan, korupsi namun tersembunyi. Aparat dan orang biasa tidak mampu mengendusnya namun kalian bisa melihat dan menolongnya kenapa kalian Cuma diam saja. Apakah kalian tidak pernah belajar dari alam barzah atau kalian Cuma suka mendongeng alamnya tanpa paham maksudnya. Apakah kalian sudah gak punya hati Nurani ketika melihat berita di tv banyak kasus zaman edan terjadi. Ane korban ilmu kebatinan jadi ane paham ilmu kebatinan. Mengapa oh mengapa kalian hanya pamer di tv namun tidak mengamalkannya.

Raja prenggi masih di kitab muasrar belum muncul. Kalo dia sudah muncul maka Indonesia akan dilanda perang berkecambuk.

Menurut ane jangka Jayabaya ini adalah kode untuk orang kebatinan untuk memperbaiki keadaan

.

ing ngarsa Begawan\ dudu pandhita sinebut pandhita\ dudu dewa sinebut dewa\ kaya dene manungsa\ dudu seje daya kajawaake kanti jlentreh\ gawang-gawang terang ndrandhang\
profile-picture
Caahweedok memberi reputasi
Diubah oleh gillgreedy
Quote:


Deprox dulu mbah 😊
Quote:


Ok siap emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di