CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Automotive / Otomotif /
Perbedaan Aki Kering dan Basah pada Mobil
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5c7ed48d9b17103824db70/perbedaan-aki-kering-dan-basah-pada-mobil

Perbedaan Aki Kering dan Basah pada Mobil

Perbedaan Aki Kering dan Basah pada Mobil – Sederhananya, aki kering dan basah masih menggunakan air aki atau cairan elektroda . Aki kering, cairannya lebih padat dan berbentuk gel. Aki basah biasanya membutuhkan perawatan rutin Bro/Sis.

Nah, jadi gini Bro/Sis, aki yang digunakan pada mobil dan motor pada umumnya tuh terbagi menjadi 2 jenis, yaitu aki basah dan aki kering. Akan tetapi, masih banyak orang (yang mungkin Bro/Sis juga termasuk hehe) yang belum tau perbedaan aki basah dan kering. Padahal, aki basah dan kering memiliki perbedaan lho Bro/Sis.

Bro/Sis, di pasaran kedua aki ini tuh disebut menggunakan istilah aki basah dan juga aki kering. Ya walaupun namanya beda, semua jenis aki, mau aki kering atau pun aki basah, tetap pake cairan elektroda Bro/Sis. Atau yang biasa disebut dengan air aki. Lalu, apa sih perbedaan yang paling mencolok antara kedua aki tersebut?

Nah, apabila Bro/Sis telusuri secara mendalam aki basah dan kering, pastinya punya perbedaan yang cukup mendasar lho Bro/Sis. Biasanya nih ya Bro/Sis, pada aki kering cairannya akan lebih padat ketimbang aki basah. Cairan ini juga biasanya berbentuk gel Bro/Sis. Nah, sedangkan aki basah, cairannya memiliki tekstur yang jauh lebih encer. Bahkan karena terlalu encernya ya Bro/Sis, mirip sekali dengan air.

Baca Juga : Aki Mobil dan Pemeliharaannya

Jenis Aki Mobil / Motor

Aki Basah
Jadi ya Bro/Sis, Aki basah biasanya menggunakan tempat yang semi transparan. Hal seperti ini tuh memang sengaja dilakukan para produsen aki. Ya tentunya supaya lebih mudah memantau kadar air aki. Air aki / yang lebih sering disebut air zuur, adalah cairan yang punya fungsi sebagai perendam Bro/Sis. Jadi Bro/Sis, sel yang terdapat pada bagian dalam aki, tentunya direndam menggunakan air ini. Nah untuk itulah Bro/Sis, kenapa tipe aki basah memiliki wadah yang transparan.

Bro/Sis, tau ga sih kalo pengecekan kondisi air dalam aki basah tuh menjadi rutinitas yang penting sekali untuk dilakukan. Hal tersebut karena semua cell yang ada dalam aki harus terendam secara sempurna. Nah, apabila air pada aki tersebut berkurang, maka penyimpanan pada arus pun akan berkurang Bro/Sis.

Jadi Bro/Sis, oksidasi yang diakibatkan, tentunya akan membuat lempeng cell menjadi berkarat. Dan akibatnya kelistrikan kendaraan ga akan menjadi maksimal. Apabila Bro/Sis pake aki basah, usahakan untuk selalu mengecek setiap satu bulan sekali ya Bro/Sis!

Jadi Bro/Sis tambahkan air aki sesuai dengan batas yang dianjurkan aja. Usahakan ga melebihi batas yang udah ditetapkan ya. Untuk mengisi air aki basah, gunakanlah air destilasi bukan air zuur Bro/Sis.

Baca Juga : Fakta dan Mitos Tentang Aki

Perbedaan Air Destilasi dan Air Zuur

Air Destilasi
Bro/Sis, air destilasi (penyulingan) merupakan air hasil dari metode pemisahan bahan kimia berdasarkan kecepatan / kemudahan menguapnya. Jadi, dalam penyulingan, campuran zat dididihkan hinga menguap. Nah Bro/Sis, uap inilah yang kemudian di dinginkan kembali ke dalam bentuk cairan.

Baca Juga : Aki Kering juga Butuh Perawatan Broo..!!

Air Zuur
Bro/Sis, air zuur biasa juga dikenal sebagai air aki keras. Air zuur merupakan air aki yang diisi pertama kali diisi ketika aki kosong. Air zuur memiliki kandungan elektrolit berupa asam sulfat. Asam sulfat yang punya rumus kimia H2SO4 ini, adalah elektrolit kuat. Yang tentunya dapat menyimpan dan menghantarkan arus listrik.

Baca Juga : Terkuak! Cara Meningkatkan Umur & Performa Aki Mobil!

Aki Kering

Nah Bro/Sis, setelah Bro/Sis membaca lebih dalam mengenai aki basah, mari kita lanjutkan ke tipe aki kering. Aki kering ini adalah aki yang dikembangkan dari tipe aki basah. Aki kering ini punya wadah yang berbeda ketimbang dengan aki basah.

Aki kering ini, punya desain dengan pemilihan warna yang solid atau gelap. Misalnya berwarna hitam, kuning, putih dan biru. Apabila aki basah bersifat transparan, maka aki kering ga akan bisa dilihat dari samping. Aki kering juga ga punya lubang-lubang pengisian di atasnya Bro/Sis.

Baca Juga : Ingat! Bukan Cuma Aki Tekor, Ada Penyebab Lain Starter Elektrik Motor Sering Macet

Ohiya Bro/Sis, aki kering ini biasanya punya jeroan berwujud gel. Juga, tingkat penguapan dari gel dalam aki kering sangat kecil. Hal ini memungkinkan volume gel pada aki kering bisa lebih terjaga Bro/Sis. Selain itu, aki kering juga punya kelebihan lain ketimbang aki basah, yaitu Maintenance Free (MF) alias bebas perawatan. Aki kering ga perlu untuk mendapatkan perawatan apapun. Tinggal pake aja Bro/Sis. Aki kering jauh lebih praktis dan mudah ketimbang aki basah.

Baca Juga : Aki Bisa Soak Karena Side Stand Switch! Kok Bisa?

Cara Merawat Aki Kering dan Basah
Jadi Bro/Sis, aki kering dan masah punya cara perawatan yang lumayan berbeda lho. Untuk merawat aki basah, biasanya nih ya, pemilik kendaraan harus memeriksa kadar air dalam aki. Selain itu, aki basah biasanya juga perlu sedikit perawatan berupa pembersihan kutub positif (+) dan negatif (-) Bro/Sis.

Nah, sedangkan untuk merawat aki kering caranya lumayan gampang. Bro/Sis cuma perlu rajin menggunakan kendaraan Bro/Sis ketimbang didiamkan aja di garasi. Aki kering, seperti yang disinggung sebelumnya terkait MF (Maintenance Free), adalah aki yang minim perawatan banget Bro/Sis. Aki kering juga punya masa pakai yang jauh lebih lama ketimbang dengan aki basah Bro/Sis.

Baca Juga : Electric Starter Mati? Jangan Salahkan Aki Dulu Bro/Sis!

Harga Aki Kering dan Basah
Nah Bro/Sis, tentang harga aki kering dan basah, kedua jenis aki ini punya selisih harga yang lumayan jauh juga sih. Sebagai perbandingannya ya Bro/Sis, harga aki kering bisa 2x lipat dari aki basah. Misalnya nih ya, harga aki basah untuk tipe 85 Ah biasanya dipatok dengan harga Rp. 700.000 – Rp.1000.000. Nah, sedangkan untuk model aki kering, biasanya dijual dengan harga Rp. 1.500.000 sampai Rp. 3.000.000.

Selisih harga aki kerinh dan basah yang lumayan jauh ini, pastinya berpengaruhi oleh masa pakainya. Aki basah memiliki usia pakai yang lebih sebentar ketimbang aki kering Bro/Sis. Aki basah biasanya cuma bertahan hingga maksimal 1 tahun aja Bro/Sis. Nah, sedangkan untuk aki kering, biasanya umurnya bisa mencapai 3 hingga 4 tahun Bro/Sis.

Baca Juga : Penyebab Aki Motor Kembung

Apabila Bro/Sis mau punya aki dengan usia yang lebih panjang, jangan lupa untuk mengecek kondisi dinamo ampere dan alternatornya ya Bro/Sis. Karena apabila kedua komponen tersebut ga bekerja maksimal, percuma aja sih diberikan aki baru.

Jadi Bro/Sis, kedua komponen tersebut menjadi salah satu penentu awetnya usia pakai aki mobil. Apabila kedua komponen tersebut berfungsi normal, maka tegangan listrik yang dihasilkan akan berada di angka 12-14 volt Bro/Sis.

Nah, gimana Bro/Sis? udah sedikit lebih paham tentang Perbedaan Aki Kering dan Basah, kan? Lalu mana pilihan Bro/Sis? Aki basah atau aki kering?

Baca Juga : Ciri-Ciri Aki Mobil Soak]
 
[hr]

Dimana Bro/Sis Harus Beli Aki Mobil Bro/Sis?
Di Zeus Battery, kami memiliki beberapa aki mobil tahan lama yang dapat Bro/Sis percayai.
☎ Kontak :
WA : 0813 1016 4662
PH : 021 8899 7274
zeusbattryonline.com


Telah terbit di : Zeus Battery

emoticon-Sundul
emoticon-Sundul
emoticon-Sundul


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di