CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / ... / SINDOnews.com /
KAGAMA Dorong UMKM di Lampung Memperkuat Brand
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5c63e29a972e11bd74f27a/kagama-dorong-umkm-di-lampung-memperkuat-brand

KAGAMA Dorong UMKM di Lampung Memperkuat Brand

KAGAMA Dorong UMKM di Lampung Memperkuat Brand

BANDAR LAMPUNG - Perubahan landskap di dunia bisnis, terutama customer ditandai dengan adanya #GenerasiMager. Millenials disebut-sebut telah "membunuh" banyak hal di dunia bisnis.

Hal itu disampaikan pakar marketing, Yuswohady, dalam acara KAGAMA Inkubasi Bisnis (KIB) VIII dengan topik Smart Branding untuk UMKM: Kiat Mengelola Brand dengan Memanfaatkan Media Sosial di Ruang Pertemuan Kantor BI Lampung.

Acara ini diselenggarakan oleh Pengurus Pusat KAGAMA bekerja sama dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Lampung. "Lima tahun lagi dunia akan dikuasai millenial, Gen X akan jadi korban," papar Yuswohady.

Baca Juga:

Dia memprediksikan pada 2034, dapur akan hilang karena layanan ojek online. Bila sekarang satu rumah terdapat satu dapur, maka pada tahun 2034 hanya ada satu dapur untuk 1.000 orang.

"Beberapa merk kamera DSLR juga dibunuh milenial, karena millenial lebih suka kamera smartphone. Kenapa coffee shop rame, karena millenial kerjanya di cafe," ujarnya.

Selain berbagi, kenyamanan juga identik dengan millenial. Salah satu pusat perbelanjaan ternama di bilangan Kasablanka Jakarta ramai diserbu milenial, karena menawarkan kenyamanan.

"Kenapa kafe X ramai diserbu milenial padahal cuma jualan mie instan, karena yang dijual bukan hanya mie instan, tetapi kenyamanan, bisa bekerja bisa internetan gratis," ujarnya.

Yuswohady mengatakan, salah satu ciri millenial adalah sharing. Jika segala hal bisa didapatkan dengan berbagi, milenial tentu berpikir ulang untuk memiliki barang sendiri. Dia berkaca pada milenial yang kini tidak lagi tertarik punya mobil atau motor sendiri, tetapi lebih suka menggunakan ojek online.

Untuk itu, Yuswohady menyarankan agar para marketer sudah seharusnya memahami benar tentang brand equity ladders, suatu aset yang memberikan nilai tersendiri bagi konsumennya.




Sumber : https://daerah.sindonews.com/read/15...and-1583077810

---

Kumpulan Berita Terkait :

- KAGAMA Dorong UMKM di Lampung Memperkuat Brand Tega.....di Bengkayang Kalbar Bayi Dibuang di Pinggir Jalan Dusun

- KAGAMA Dorong UMKM di Lampung Memperkuat Brand 69 ABK Diamond Princes Terindikasi Corona Tiba di Bandara Kertajati

- KAGAMA Dorong UMKM di Lampung Memperkuat Brand Kampung Puay, Tempat Persembunyian Tentara Jepang di Perang Dunia II



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di