CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5c41f5b41d3072334db7ff/mungkinkah-teknologi-cyborg-dapat-menghapus-bullying-dan-body-shaming

Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming

Hai GanSis! Bahas tentang Cyborg yuk. Tapi sebelum itu saya ingin bahas dulu pasal Boddy shaming dan bully. Sebuah kebiasaan primitif yang masih dilestarikan hingga jaman modern kini.

Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming

Menurut yang saya tahu bully dan body shaming ialah dua hal yang berbeda. Terlepas seberapa parah kasusnya. Tapi bagi saya keduanya sama-sama menjengkelkan.

Saya pribadi benci bullying, body shaming dan sebagainya bukan karena saya pernah mengalaminya. Tapi karena saya gak suka saja ada manusia yang hidup dijaman sekarang tapi masih menjalankan cara hidup jaman dulu.

Di beberapa media sosial saya menulis di bio "saya orangnya gak banyam bicara" dengan kata lain berarti pendiam. Seorang pendiam, bertubuh kurus seperti saya ini udah biasanya jadi sasaran empuk bullying dan body shaming.

Tapi gak masalah, itu sudah masa lalu. Sekarang biarkan saya membalasnya dengan kata-kata. Ceile, berasa seperti penulis hebat.

Jadi dulu sewaktu sekolah saya orangnya nurutan banget. Selain itu saya juga malas, malas berurusan sama masalah. Tidak mau banyak masalah dan mempermasalahkan orang lain. Anggap saja jalan ninja saya mengikuti Shikamaru. Tapi itu pula sumber masalahnya.

Diajak bolos tidak mau. Menjadi salah satu dari sedikit murid yang tidak ribut di kelas. Ketika banyak murid dihukum guru, saya tidak kena hukuman. Entah itu karena indisipliner maupun tidak mengerjakan tugas.

Masalahnya saya ini seorang murid laki-laki. Dibenak orang-orang bodoh itu, melihat seorang laki baik-baik sesuatu aneh dan harus dimusuhi karena berbeda dari kelompoknya. (Masih) dibenak orang-orang bodoh itu juga, nakal itu suatu kekuatan dan lebih hebat. Sementara seorang yang baik budi itu lemah.

Please. Paham-paham bodoh itu lebih baik ditinggalkan saja. Karena sudah usang. Hahaha.. Masihkah kamu berpikir untuk memusuhi orang atau individu yang berbeda dari kamu atau kelompokmu? Meskipun nyatanya orang yang berbeda tersebut tidak menyusahkanmu. Tapi karena kamu merasa kamu benar dan didalam kelompok mayoritas, lantas merasa superior dan berhak menindas?

Sifat-sifat demikian seperti memusuhi sesuatu yang berbeda dari kelompok dan "siapa kuat dia berkuasa" adalah pemahaman kuno. Hukum rimba, seperti hewan.

Makanya saya bilang tadi diawal sebagai pemahaman primitif. Untung saja saya gak bilang "pemahaman nenek moyang lu".

Semakin lama kita terbuai dengan budaya usang yang tidak mendidik. Hingga kita akan tersadar bahwa saat ini kita berada pada jurang dunia lama dan baru. Ketika dunia telah dihadapkan pada teknologi yang mungkin bisa membungkam mulut besar orang-orang yang orientasi hidupnya hanya pada fisik dan kekuasaan. Ini amit-amit sih jika terjadi. Semisal orang-orang yang kita bully dulu sekarang berubah jadi Cyborg dan balas membantai. Oh tidak!

Sebuah teknologi yang mungkin selama ini hanya ada di film fiksi ilmiah. Tapi kini perlahan ilmuwan dunia tengah mencoba melampaui batasnya. Dengan menggabungkan makhluk biologis dan mesin. Cyborg!

Cyborg merupakan akronim dari cybernetic organism. Ringkasnya, cyborg adalah manusia yang memiliki bagian tubuh organik dan biomekatronik atau robot. Atau kita bisa menyebutnya sebagai manusia setengah robot.

Beberapa orang di Bumi ini sudah menjadi manusia Cyborg. Umumnya saat ini praktek teknologi Cyborg bertujuan membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung dalam hal fisik. Oia, sebelum ini saya juga sudah bikin thread tentang teknologi yang mendukung mobilitas kaum disabilitas.

Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming

Dialah Neil Harbisson. Seniman sekaligus manusia setengah robot atau cyborg pertama di dunia, mengungkapkan bahwa antena yang tertanam di kepalanya sudah tersambung dengan internet.

Dikutip dari suara.com, Selasa (1/3/2029), kepala Harbisson dipasangi antena pada 2004 untuk membantunya, yang lahir dengan kondisi buta warna, melihat warna serta mengunduh gambar dan suara ke otak.

Kehilangan tangan bukanlah akhir

Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming

Kemudian ada Nigel Ackland. Pria dengan tangan Terminator layaknya di film. Tapi ini ada di dunia nyata. Pasca mengalami kecelakaan kerja di tambang. Tangan Nigel hancur dan harus diamputasi.

Namun Nigel tak lantas berputus asa. Nigel dipasangi tangan Cyborg dengan menempel pada sisa tulang dan otot. Ada sebuah sensor yang begitu Nigel menggerakkan otot tangan dengan segera tangan ini merespon.

Hasilnya tangan Cyborg itu dapat digunakan dengan baik oleh Nigel. Bisa untuk melakukan banyak hal, seperti memegang handphone, makan dan berjabat tangan. Jika kita bertemu dengan Pak Nigel, pasti kita ingin berjabat tangannya. Alih-alih mengatainya cacat.

Manusia setengah robot dalam wujud sesungguhnya

Jika kamu berpikir manusia setengah robot merupakan manusia kaku, gila kerja dan tidak punya perasaan atau hanya ada di film. Untuk kali ini prediksimu salah Gan!

Namanya Cameron Clapp. Benar-benar 50% tubuhnya terbentuk dari mesin atau robot. Itu karena semaja remaja Clapp mengalami kecelakaan besar dan kehilangan sekitar setengah bagian tubuh. Hingga menyisakan kepala, lengan kiri dan tubuh bagian atas. Tapi itu bukanlah kiamat baginya, seperti kamu bisa lihat sendiri di gambar berikut:

Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming

Dengan bantuan alat sedemikian rupa. Clapp tidak hanya bisa kembali beraktifitas normal. Tapi bisa juga menjadi atler lari, pemain golf, aktor, bahkan bisa dipakai berenang. Luar biasa!

Begitu juga dengan Oscar Pitorius. Seorang pelari Cyborg.

Quote:


Btw saya cukup takjub sama alat Cyborg yang berikut ini. Perusahaan asal Jepang bernama Cyberdyne bekerjasama dengan Isukuba University membuat alat bernama Hybrid Assistive Limb (HAL).

Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming

Alat ini berupa eksoskeleton atau tulang luar yang mampu orang lumpuh mampu berdiri dan berjalan dengan baik. Alat ini menerima sensor dari kulit manusia dan langsung akan merespon dengan membuat manusia mampu berdiri.

Tidak sampai disitu saja. Alat ini juga mampu meng-upgrade kemampuan manusia. Seperti membantu manusia mengangkat beban 5 kali lebih berat dari beban yang bisa diangkat manusia normal. Wah, uda kayak Samson!

Oke Gansis! Tujuan saya mengulas beberapa contoh teknologi Cyborg diatas ialah agar kita semua bisa berpikir bahwa dimasa depan bisa saja tidak adalagi istilah disabilitas. Dari Disability menjadi ability. Ya ini persepsi saya pribadi. Maksudnya manusia benar-benar bisa setara dalam hal fisik. Dengan bantuan teknologi yang tidak hanya memanjakan bagi mereka yang beruntung secara fisik. Tapi untuk mereka yang kurang beruntung pun bisa bersaing dan produktif bahkan lebih dari mereka yang normal.

Jadi jangan lagi mempersalahkan fisik. Hati-hati saja karena mulut yang terlalu rumpi. Bisa saja tokh menyakiti hati seseorang. Dan ingat, teknologi Cyborg ini sebenarnya menurut saya "mengerikan". Sebuah teknologi yang bikin seseorang melakukan atau memiliki kemampuan diatas rata-rata. Yaa, jika dikembangkan oleh orang jahat atau kecewa karena tersakiti. Bisa saja terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Ingat, orang jahat lahir dari orang baik yang tersakiti.

Sekarang saja penggunaan Cyborg sudah cukup menyita kontroversi. Seperti Kevin Warwick yang dijuluki "Captain Cyborg". Seorang pakar dan pengajar tentang Cyborg. Ia memasang suatu chip pada tubuh yang memungkinkan dirinya terhubung dengan alat elektronik bahkan Internet.

Quote:

Kevin juga memasang chip pada istrinya. Semacam cara untuk memata-matai istrinya. Meskipun mengundang kontroversi, tapi Kevin beralasan ini untuk pengembangan teknologi dan hiburan. Bayangkan saja alat semacam itu jatuh pada orang yang salah.

Asal tahu saja, Cyborg kini masih tahap awal. Masih fokus untuk membantu orang-orang melakukan aktifitasnya lebih sempurna. Masih banyak hal yang bisa dikembangkan. Dan tanpa banyak kita sadari. Saat ini manusia sudah menjadi manusia Cyborg.

Quote:

Semoga kita bisa menyadari ini. Bahwa teknologi bisa mengubah banyak hal. Hingga tiba masa orang-orang tidak lagi memandang kekurangan fisik sebagai kelemahan. Namun melihat kekurangan fisik sebagai tantangan untuk membuatnya "sempurna".

Oleh Rianda Prayoga
Binjai, 2 Maret 2020

Spoiler for Sumber referensi & gambar:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
2V7 dan 21 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh riandyoga
Halaman 1 dari 3
thanks robot
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Quote:


Welcome!
Mungkinkah Teknologi Cyborg Dapat Menghapus Bullying dan Body Shaming
profile-picture
profile-picture
thundermaker dan riandyoga memberi reputasi
robocop versi modern
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Gak bisa sih gan kalo menurut ane, itu udah kaya sifat alami manusia.
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
terminator bertindak emoticon-Big Grin
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
pejwan
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Quote:


Haha kode capcay
Quote:


Ada angin apa ini orang terkaya dunia mampir kesini emoticon-Ngakak
profile-picture
MrJeffBezos memberi reputasi
keren nih
kyk yg pk motherboard pc
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Quote:


Iya gan, mengubah sifat manusia gak bisa cuma dengan "klik" seperti mesin
ane butuh 1 cyborg asisten pribadi
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Quote:


Siap!
Quote:


Silahkan
Quote:


iya gan
Quote:


Saya bantu up.
siapa yg berminat ?!?
rame nih jdi HT. gk ada yg mau mutualan... #anakTwitter
itu sisi positifnya, membantu kaum disabilitas. sisi buruknya? bukan berkhayal yg enggak2 sih gan.. teknologi cyborg/robot bisa jadi buat senjata untuk menginvasi negara lain. banyak perusahan militer di dunia bakal gunain robot buat dijual ke negara negara konflik tanpa ingin turut serta menyelesaikan/mendamaikan kedua belah pihak. perang adalah keuntungan perusahaan..semakin banyak perang semakin untung perusahaan.
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Pekerja manusia aja udah banyak digantikan mesin bukan gak mungkin di masa akan datang posisinya digantikan robot atau cyborg karena lebih murah, gak butuh gaji, gak pake demo2 segala, gak pake tunjangan THR dll

Maintenance doang paling tapi gak sebanyak biaya bayar manusia emoticon-Malu (S)
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Lihat 3 balasan
salah satu penemuan keren yang bisa membantu banyak orang
emoticon-2 Jempol
profile-picture
riandyoga memberi reputasi
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di