CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Murka hingga Batal Polisikan, UAS: Yang Bully di Internet Pengecut Semua!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5c07ac018e0d0c2911388f/murka-hingga-batal-polisikan-uas-yang-bully-di-internet-pengecut-semua

Murka hingga Batal Polisikan, UAS: Yang Bully di Internet Pengecut Semua!

Murka hingga Batal Polisikan, UAS: Yang Bully di Internet Pengecut Semua!

Murka hingga Batal Polisikan, UAS: Yang Bully di Internet Pengecut Semua!

Suara.com - Ustaz Abdul Somad menceritakan mulanya sempat tak terima ketika mendapat perundungan oleh warganet di media sosial.

Cerita kemarahannya itu disampaikan saat UAS, sapaan ulama kondang itu saat berceramah di peresmian Masjid Cut Nyak Dien, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020).

Saking kesalnya kerap di-bully, UAS mengaku sempat ingin melaporkan orang-orang yang merisaknya ke polisi.

"Begitu dia bully sekali saya lapor ke Polda. Lapor ke Polda panggil saya datang, dua kali saya datang ke kejaksaan, saya datang duduk mana pak yang bully saya kemarin? mencret," kata dia.

Namun, UAS mengaku niatnya ingin membawa pelaku bully itu ke ranah hukum akhirnya diurungkan. Dia pun menganggap orang-orang yang suka melakukan perundungan di media sosial itu adalah para pengecut.

"Sejak itu saya nggak mau lapor lagi, ternyata di internet yang bully itu pengecut-pengecut semua," kata dia.

Dalam ceramah itu, UAS juga meminta maaf kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang ikut hadir dalam peresmian itu karena belakangan sempat dirisak warganet lantaran masalah banjir di Jakarta.

"Saya mohon maaf pak gubernur saya nggak bisa bela di sosmed, karena saya pun babak belur juga," kata dia

Mendengar pengakuan UAS, Anies yang berada di sebelahnya hanya terlihat tersenyum. Sementara para jamaah tak kuasa menahan tawa.

"Tapi insyaallah kalau kita tidak ada dendam, tidak ada marah, enjoy, semua kritikan itu kita anggap sebagai cara orang untuk menunjukkan bahwa kita rendah dihadapan Allah SWT," imbuh UAS.
sumber

☆☆☆☆☆

3 hal yang sebenarnya harus diperhatikan, yaitu : Bercermin, Introspeksi, Berserah Diri.

Dengan segala hormat UAS. Ada pepatah mengatakan, pohon makin tinggi, maka terpaan angin semakin besar. Jadi kalau tak ingin diterpa angin yang makin besar, jadilah pohon kerdil. Tak perlu menjadi pohon kelapa atau pohon pinus. Jadi saja pohon sawi atau pohon cabai. Tapi pohon sawi dan pohon cabai saja terkadang roboh diterpa angin. Kalau begitu tak perlu menjadi pohon, jadi saja tumbuhan seperti lumut. Dijamin, angin tak akan bisa merobohkan seonggok lumut. Bisa dilihat, lumut bisa tumbuh dimana-mana. Menempel dimana-mana. Dan mereka kebal terhadap angin kencang.

Jika seorang tokoh bisa terkena bully, pasti ada sesuatu yang menyebabkan dia dibully. Entah kelakuannya, entah kehidupannya, entah ucapannya. Dan seharusnya hal ini menjadi bahan introspeksi. Bukan cuma bisa menuding, menunjuk orang lain dzalim sementara dia sendiri dzalim terhadap orang lain. Mungkin bagi seorang tokoh seperti UAS atau Anies, jika dibully di sosmed, akan banyak yang membela mati-matian, apalagi bagi mereka para pendukungnya yang menganut taklid buta. Tapi pernahkah mereka berpikir sedikit saja, apa sih yang menyebabkan mereka dibully? Apa harus selalu dilaporkan ke pihak kepolisian? Padahal setiap orang dituntut untuk menjaga ucapan dan tindakan. Lantas bagaimana kalau para tokoh ini sendiri tanpa sadar memberi ruang untuk dibully akibat ucapan dan tindakannya sendiri? Apakah publik lantas harus dipersalahkan?

Terkadang tokoh-tokoh ini tidak sadar diri, bahwa mereka sendiri termasuk pihak-pihak yang memberi api semangat bagi para pendukungnya untuk membully orang lain, yang bahkan bukan artis atau tokoh penting. Hanya orang biasa. Tetapi karena termakan oleh setiap perkataan tokoh-tokoh ini, maka orang lain menjadi salah dan harus selalu salah. Meskipun perkataan dan ucapan orang yang dibully pendukung tokoh-tokoh ini benar, dimata para pendukung tokoh-tokoh ini tetap salah. Sadarkah mereka?

Dan sepertinya mereka tidak pernah sadar. Nyatanya selalu saja ada ucapan-ucapan yang membuka ruang untuk dibully. Lantas kalau sudah begini, bukankah mereka seperti menikmati bullyan tersebut?

Jadi jangan lantas besar dan punya pendukung jutaan lalu merasa apapun yang dilakukan dan diucapkan adalah sebuah kebenaran. Itu absurd namanya.

Lihat mereka yang terkena bullyan karena kekurangan di fisik mereka. Lihat mereka yang dibully karena pilihan iman mereka. Apa mereka membalas? Justru mereka berserah diri. Tidak arogan karena merasa besar lantas bisa seenaknya bakal dituruti semua kemauannya.

Kritik yang keras dan disampaikan dengan kalimat-kalimat yang mengundang tawa kadang dianggap sebagai bullyan. Tetapi hinaan yang disampaikan lewat ucapan didepan banyak orang hanya dianggap bercanda, bahkan dengan kalimat-kalimat pembenaran atas nama agama. Apakah itu sebuah kewarasan? Pengetahuan yang besar tentang agama lalu dijadikan pembenaran untuk mengomentari sebuah masalah besar dengan menyeretnya keranah agama, apakah itu juga sebuah kewarasan?

Kalau disuruh memilih, apakah TS harus membela 2 tokoh di trit ini andai dibully, sementara diluar sana ada orang-orang yang dibully karena fisik mereka, kekurangan mereka, pilihan keimanan mereka, jelas TS akan membela yang lain dibanding 2 tokoh ini. Kenapa? Jawabannya jelas. Ke 2 tokoh ini sudah punya pendukung militan yang akan membela segala ucapan dan tindakannya meskipun salah sesalah-salahnya. Sementara mereka yang tak punya pendukung, hanya orang biasa, butuh pembelaan karena memang harus dibela.

Jadi, siapkan cermin. Berkacalah.
Sudah berkaca? Coba introspeksi.
Sudah introspeksi?
Ya sudah, berserah diri.

Gitu aja koq repot.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akubebe dan 64 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Hati2 TS,,,, arab saja sudah melarang umrah karena diserang tentara alloh, apalagi cuma TS... tentara alloh pastinya akan menyerangmu juga sebab sudah mengkritik UAS... Ujian ahier sekolah.. emoticon-Malu (S):
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 21 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
UAS...coba sekali waktu main ke sini....BP raya sini

warga disini dg senang hati menyambut
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akubebe dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
si so mad kalo ngebacot bodoh banget sih, ya pantes lah kalo dibully emoticon-Ngakak (S) ya namanya juga maboq, susah dah bray

emoticon-Cape deeehh

wong ghendeng kui bebas

emoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Kalo ngejomblo abadi bijimane Om ?? Ape ente siap berserah diri ke hartoyok ? Biar cepet selesai masa jomblo nye ?

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

profile-picture
profile-picture
profile-picture
kolora dan 11 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Ada nasbung di pejwan langsung nyerang personal emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
cipokan.yuk dan 6 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Mukanya jelek ngapain punya cermin.... emoticon-Wakakaemoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
hanya org2 mental baja yg sanggup menghadapi forum BP...

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan 3 lainnya memberi reputasi
Kadang2 sengaja membiarkan diri dibully supaya:
1. Bisa playing victim, akhirnya banyak yang bersimpati
2. Mencari popularitas
3. Untung di akhirat

emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan 8 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Lihat 3 balasan
Bisa dikata demikian orang yg suka bully di medsos tu beraninya main dibelakang.
profile-picture
profile-picture
Xhukameqhi dan agitya92 memberi reputasi
Susah juga, sekelilingnya mana ada yg ngingetin dia sih jadi netijen bertindak. Bisa ya orang beginian jadi panutan emoticon-Big Grin
giliran wilayah timur tengah dah kena langsung dianggap dizailmi
profile-picture
profile-picture
Abc..Z dan darck91 memberi reputasi
bodoh sih kalau ga mau dibuli jangan ngeluarin statement yang ga masuk akal, apalagi menyudutkan orang yang lagi tertimpa musibah penyakit
Lihat 1 balasan
Dakocan ngambek emoticon-Big Grin

Apa kabar tempik malaysia? emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
unicorn.destroy dan vegasigitp memberi reputasi
malih tong tong bacot apaan sih?
profile-picture
profile-picture
liee dan cipokan.yuk memberi reputasi
Gw mah jadi inget gimana dia d kasi mimpi tp zonkkkkkkk

kalo mau disebut berjiwa besar... yaaa harus pemaaaf
Setiap postingan TS, jelas untuk pendukung nya aja yaa, yg merasa tersinggung anggap aja postingan TS kaya kentut yg gk dianggap, emoticon-Shakehand2
TS malah kasih khotbah UAS... bilang aja Hey UAS..jadi orang itu mbok "rumangsa"
Apa yang tanam itulah yang kau tuai

Seseorang tidak akan di bully jika dia tidak membuat sensasi yang membuatnya di bully

apalagi dia seorang tokoh yang dikenal publik seperti gubernur atau da'i

untuk gubernur, dia harus siap di bully jika tindakannya tidak memuaskan warganya. Adapun yang fanatik buta, maka dia gak peduli dengan kesalahan yang dia dukung, jangan heran kalo kena bully juga. Hal yang sama buat da'i

Makanya alangkah baiknya semua pihak saling menjaga sikap. Buat yang didukung: lakukan yang benar dan patut. Buat yang mendukung: jangan berlebihan memuja. Buat yang berseteru: jangan melampaui batas.
profile-picture
waluh.slur memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di