CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
MENYUSURI CAHAYA DALAM TEMARAM
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5bf76710d2956cec4f6d61/menyusuri-cahaya-dalam-temaram

MENYUSURI CAHAYA DALAM TEMARAM

GIF Assalmamu'alaikum Sahabat kaskus agan/sista yang tersayang.. emoticon-Hai

Kangen nih aku sama kalian semua.. lama sudah diriku absen dari kaskus gayss, kali ini aku ingin bercerita tentang sebuah penantian seorang wanita atas nama cinta. Semoga kalian bisa memahami makna dari cerita yang aku sampaikan ini ya gayss, agan/sista sekalian selamat membaca...emoticon-Jempol

MENYUSURI CAHAYA DALAM TEMARAMMENYUSURI CAHAYA DALAM TEMARAM





MENYUSURI CAHAYA DALAM TEMARAM

Menyelami kisah lampau, memantik gejolak jiwa kelabu kala itu, melupakan tak semudah mengucapkan sebuah harapan kedepan, bayangan hitam lalu mengitari rotasi kehidupan, cerita cintaku tak seindah rayuan gombal dalam bualan asmara, akan tetapi sebaliknya dia begitu rumit hingga carut marut meliputi benakku, berjuta harapan dalam kisah hidupku tersusun dilaman alam bawah sadarku dikala malam sepi setia menemaniku. kala itu Kekeh aku dalam tekat walau kerikil tajam menghujam jejak langkahku air mata kepedihan menyirami kalbuku, namun kisahku harus terukir dalam sejarah kekuatan cinta sejati demi meraih kemenangan cinta Sang Illahi. Meski mata ini tak kuasa menahan gemuruh ombak besar mengalir, diheningnya malam ku angkat tangan ini Pada-Nyaseraya merintih perihnya luka menyayat kalbu, menghamba dengan tangisan isak penuh harap mohon membuka jalan dalam gelap dan beratnya langkah menuju tingginya impian yang membayang.

 

LAMUNAN MALAM ITU

Berkecamuk dalam gaduh

Saat jiwa rapuh memeluk sunyi di gelapnya malam

Dingin menusuk sendi-sendi tubuhku

Aliran darahku serasa membeku

Air menghangat mengaliri pipiku


Wahai malam...

Sepiku menghimpit hidupku

Kedinginan malam seakan menjadi teman karibku

Kesedihan seakan tak ingin jauh dariku


Lamunanku menerawang jauh 

Namun kusekat lamunan panjangku

Seketika kuseka air yang menyusuri wajahku


Kini kutahu kemana arah ku tuju

menatap kenyataan dengan yakin

Menghapus, menghangatkan tubuh dengan selimut harapan


Karena kuyakin oleh Takdir kehidupan

Menjalani kehidupan merupakan kenyataan

Bahwa, Kemarin hanyalah renungan

Dan nanti adalah harapan 

Jiwa ini ketika itu kosong, ringkih sebab berbagai terpaan hembusan angin menyapu semangat hidupku. Ketika nafas seraya terbata oleh pengikisan tembok kepercayaan hingga bagai tertutup rapat mengapit relung sukmaku oleh sebuah lubang kekecewaan, namun Tuhan serasa mengetuk sisi lain kehidupanku dalam genggamannya, aku menyisir rak buku, disitu ku temukan kumpulan sabda para Utusan-Nya berlafazkan Asma-Nya semua seakan memulihkan luka sayatan masa laluku, segar dan sejuk menyusuri setiap ruas ronggaku berbaur dengan syahdu, menyapu onak duka kehidupan, penatnya dunia perlahan sirna dengan ketulusan senyum penuh syukur.

DIA

Tiada kata kupanjatkan tanpa makna

Tiada lepas harapan ku ukirkan di sebuah pajangan

Kusaksikan lukisan abstrak itu dalam bayangan

Namun tidak untuk ku nikmati 

Akan tetapi untuk ku pelajari

Dia pernah mengisi waktuku kala itu

Mendonorkan angan bak dongeng masa kecil


Kerdilnya fikirku saat itu

Mampu terbujuk rayu serdadu 

Mengindahkan segala wasangka semu

Melaju tanpa ragu

Ketika sadar membuka diri

Kulepaskan segala ragu dan ilusi

Kulompati jendela kelam

Melewati lorong waktu kehidupan 

Keluar dari belenggu hitam

Dia kini menjadi debu dalam sekam

Aku melihat segala rintihan bersemayam

penyesalan  lewat pesan

tak perlu menyesali keadaan

karna dia bukanlah hanya kenangan

Tetapi jua pelajaran kehidupan

Kekeringan akal kini berangsur pulih dan melebur menjadi sebuah karya, kebulatan tekat dibalut oleh kejernihan fikiran di semai menjadi kreatifitas membuncah menuai kata indah bermakna, kala diri mencintai malam bersama-Nya seakan tak ingin beranjak pagi.

Kisah cinta yang terbangun Dengan-Nya tak membuatku haus akan duniawi, namun tetap bertekat untuk maju dalam meniti sebuah makna kehidupan sesungguhnya dengan kekuatan doa dalam usaha nyata, kerja keras, menuju sukses di dunia juga akhirat.

SENANDUNG KEINDAHAN CINTA

Kala itu burung bersenandung riang

Mengitari langit dalam kebebasan

Menari indah oleh kepakan sayap

Putihnya awan saling beriringan

Menyapu dahaga oleh kesejukan embun pagi

Pagi itu tersenyum manis

Menyambut hangatnya sinar mentari

Yang mengintip di selah awan putih

Kidung rindu mengalun merdu

Mengutarakan keindahan cinta pagi itu

Untuk yang tercipta di bumi pertiwi

Yang akan menyenandungkan keindahan cinta

Dengan setulus jiwa 

Menyatukan cinta dalam dua kata dahsyat 

Oleh kesucian cinta sejati dua insan terkasih

Kepada Dzat pemiliki cinta dari hamba terpilih

Ialah ijab dan kabul terhadap Sang Maha Suci.



Kesuksesan insani sesungguhnya adalah ketika kita meraih kemandirian dalam segala hal, dan tentang bagaimana cara kita mampu memandang, memaknai, menyikapi dan menjalani ritme kehidupan dengan sebaik-baiknya, dan bermanfaat untuk kelangsungan hidup selanjutnya dimasa akan datang dengan cinta dan kasih. Yang semua itu terletak pada pilihan setiap insani dengan bagaimana cara seseorang tersebut melalui proses sukses sejati seperti apa dan bagaimana, akan tetapi diriku meyakini bahwa semua orang mampu mencapainya dengan kekuatan tekat yang bulat. Sebab kesuksesan sesungguhnya adalah perjuangan, agar mampu melawan hawa nafsu duniawi dengan sungguh dan keteguhan serta ketekunan yang konsisten untuk menjadi sebuah cerita yang hebat nantinya. Hingga menjadikan hidup seperti mata air bagi semua insan meski nafas tak lagi berhembus tuk selamanya.

KETIKA LALAI TERBELENGGU


Ketika amarah tak mampu terjaga 
Maka jiwa terasa lemah
Raga tak mampu mngontrol angkara
Membantai rasa kasih dan cinta 

Ketika asmara merambat diri
Cinta terbelenggu nafsu birahi
Maka iman dahulu benahi
Ibadah dan doa khusyuk memantik lirih 
Moga kabulkan harapan hati

Ketika lalai terbelenggu pasti
Oleh teguhnya iman kepada Illahi
Maka tekat dan tekun menanam benih
Keuletan memacu diri
Demi membangun jati diri
Untuk menjadi pahlawan sejati

Kuatkanlah iman dihati
Sebab tak ada kemampuan diri
Melawan malas bersarang dihati
Tanpa ridha sang Illahi rabbi

Ketika kesungguhan cinta tak lagi diragui maka tak akan surut sejatinya hati dan tak lekang termakan zaman, walau bumi menghimpit menjerit, semua tiada arti jika rekatan cinta telah terpatri. Setelah pagi dan malam silih berganti, jika tumpuan cinta adalah kepada Illahi tak akan seorangpun mampu merengkuhnya dihati, kesuksesan membangun cinta sejati merupakan contoh sebuah kisah nyata kedekatan dan kecintaan seorang hamba kepada sang Maha Kuasa Dia yang sentiasa menyeimbangkan langit dan bumi, lelaki dan wanita, pagi dan malam tanpa henti mengulangi hari hingga masanya nanti.

    
KETIKA CINTA MENABUR ASA

 

Ketika kalbu menabuh lirih

Terisak menangis dan sedih

Seakan mentari tak lagi menyinari

Kelunya bibir ini mengaduh merintih

Mohonkan restu Illahi

Roda kehidupan siapa menjalani

Disitulah kesungguhan diuji

Dimana cinta diberi demi meraih bahagia dihati

Menjauhi segala onak duri membalut hati

Saat fajar menyebul di pagi hari

Asa membentuk simfoni  penyejuk hati

Jiwa-jiwa menaruh kasih oleh setiap insan sejati

Agar tertabur segala benih cinta dan asa

Terhadap para pecinta sejati, tulus abadi

Aku dan dia sedang mencari 

Alam penantian panjang tak bertepi

Menemukan cinta sejati

Demi merengkuh gemerlap abadi

Berharap tetap bersemi 

Segala cinta dan asa berseri

Bagaikan bunga merekah di musim semi

Ketika cinta menabur asa

Kepada dia yang mencintai

 

Nyiur melambai dedaunan hijau ditaman impian mengelus lembut bayangan kisah masa tuaku, dimana aku dan dia kelak akan bertemu dalam suratan takdir IIlahi yang memandu, ketika rindu menderu seluk relung sukmaku ketika itu tak kuasa diri ini mencari celah kisah yang merantai diri, daku menyelami sejuta kisah asmara tersembunyi direlung kalbu meniti jalanya cinta yang terbina nanti. hayalku menari-nari riang gembira berharap mimpi terwujud pasti, hingga kesunyian kini musnah berganti hangatnya cinta dan kasih saling melengkapi. 

BELAIAN RINDU 


Sesaat nafas tertahan
Menghirup kesejukan embun pagi 
Di bawah seberkas sinar sang fajar

Kala itu membuka cakrawala sinar mentari
Aku di bawah itu menengadahkan wajah 
Dibawah langit biru berbalutkan awan putih bersih
Menutup mata sekejap saja

Mengharap belas Kasih-Nya
Mengalirlah air dari selah katup mataku
Menyusuri lantai dasar jiwaku
Mengalun indah bayangan itu
Menantikan cinta kekasih halalku

Ku rindukan belaian kasihmu
Menyentuh kalbuku
Dengan sabda cinta-Mu
Menggetarkan sukma 
Yang menyisir kalam hatiku kala itu 

Semoga kelak kau dan aku
Menyatu dalam satu kidung cinta
Berlabuh hingga ke ujung samudera 
Tak terhalang oleh waktu
Hingga kisah kita di kenang zaman

Kisah seorang bertabur benih ujian, membuat diri banyak belajar makna sebuah kesabaran, melintasi malam dan pagi menimbang dan merenung menghabiskan waktu yang lama, terkadang tanpa disadari sampai membangun sebuah angan dan mimpi untuk menggapai bintang terang kehidupan walau nun jauh dan pelik, melawan derasnya arus kehidupan menerjang berbagai syakwasangka setiap insan manusia, menimbun beban dibenak diri, dari segala segi pemahaman di setiap sudut yang berbeda dan diskriminasi agama oleh sistem kerja duniawi.

HARGAILAH WAKTU 

Ketika manusia disibukkan kegiatan duniawi
Maka pencapaian itu hanya untuk dunia
Ketika manusia mengejar dunia seperti kuda berlari
Maka hanya akan ada nafsu yang mengendali diri, bukan sebaliknya


Masihkah ada waktu kunanti.. untuk hal pasti??
Namun, apakah ada setiap insani mampu mengerti dan mengetahui
Bahwakapankah mendung dan pelangi itu akan berganti

Kala kesunyian mengalahkanku

Aku tertunduk dengan wajah lelahku 

Menangisi nasib yang tak menentu 

Saat malam itu aku tersedu menangis pilu

Menyungkurkan wajah pada Dzat Penentu

Ku menghargai waktu menuju Sang Maha Tunggal

Ku menyungkur syukur di kala waktu -Nya memanggil

Pandangan lurus menjurus satu titik

tertunduk mendawamkan lirih penuh harap

Ditiap bait-bait cintaku Pada-Nya

Demi meraih cinta-Nya 

Namun, tak semua seiman memahami makna awal

Banyak kata tak terduga mendawamkan kata "Nanti"

Sesuatu rahasia di batas akhir kehidupan

Entah kapan tak akan terdeteksi

Oleh manusia manapun, sejenius apapun


Dunia tidaklah abadi, punya batasan pasti
Akan tetapi, sepertinya mereka tidak menyadari 

Ketika terlena oleh bisikan syahdu duniawi

Mengalahkan sisi nurani, menepi
Karena nikmat duniawi melabuhkan
Mata dan hati mereka akan indahnya fatamorgana

Sebab itulah, ibadah dianggap remeh temeh
Menyikapi makna ibadah sekedip mata
Kebanyakan kita, tidak menghargai waktu ibadah
Saat perbedan terciptakan didunia
Sepantasnyalah toleransi tertanam dan terapkan

Namun, kilauan emas permata terlihat lebih indah, 

Pemiliknya seorang berderajat tinggi dimata dunia
Menjadikan ibadah tak bernilai 
Seumpama hidup dan mati tidak terjadi
Lalu apalah makna Tuhan dimata mereka


Bagi sebagian mereka, ketepatan waktu ibadah
Bak serpihan kapas berterbangan

Namun bagi agama tertentu amatlah penting 
Dari hal lainnya, bahkan sangat singkat 

Maka, ketika diri mencoba membaur 

Tak sedikit dari mereka, tidak menghargai waktu
Kurangnya toleransi, nurani ini menjerit
Bertolak, beralih dan mundur perlahan


Dengan berlayar dilaut tenang impian yang penuh harapan

Kelak Tuhan membukakan jalan setapak demi setapak
Pintu hati mereka, agar tersingkap berharganya waktu

Untuk ibadah setiap umat yang bernyawa.

==========================================================================================================================================****************************************************************************************

Cerita kisah cinta dan kehidupan ini masih awal dari proses belajar menulis bagiku dalam penulisan, susunan maupun isi dalam menuliskan sebuah kisah bernuansa cerita berbalut syair ini.. Gan/Sis....... Saya berharap Agan/Sista mau kiranya membantu saya untuk mengembangkan bakat dan imajinasi saya dalam proses belajar menulis ini melalui masukan, berupa kritik dan saran Agan/Sista sekalian untuk berkenan meluangkan waktunya ya....emoticon-Salam Kenalemoticon-Salam Kenal

Jangan lupa ninggalin jejaknya disini ya gan/sis...karena masih ada kisah selajutnya yang akan hadir...emoticon-Big Kissemoticon-Keep Posting Ganemoticon-Keep Posting Gan




PLIS KASIH RATING DAN CENDOLNYA YA GAN/SIS..emoticon-Nyepiemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star





















 

Sumber Gambar : Google
Diubah oleh lianizstory


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di