CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Karesidenan Madiun /
[COC Regional : Makanan Tradisional] Nugget Ayam Jamur Kekinian Khas'e Ngawi Ramah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e593d50365c4f722e2bd1de/coc-regional--makanan-tradisional-nugget-ayam-jamur-kekinian-khase-ngawi-ramah

[COC Regional : Makanan Tradisional] Nugget Ayam Jamur Kekinian Khas'e Ngawi Ramah

[COC Regional : Makanan Tradisional] Nugget Ayam Jamur Kekinian Khas'e Ngawi Ramah
Suka makan jamur?

Assalamualaikum warga Indonesia. Kali ini Ane bakal berbagi informasi tentang makanan tradisional atau sering kita sebut dengan makanan khas.
[COC Regional : Makanan Tradisional] Nugget Ayam Jamur Kekinian Khas'e Ngawi Ramah

Nugget Ayam Jamur adalah olahan kekinian yang berasal dari jamur tentunya, kemudian ayam, berserta bumbu-bumbu yang membuat rasa nugget ayam jamur menjadi lebih mantabs. Kepoin, yuk!

Bahan-bahan untuk membuat Nugget Ayam Jamur Khas'e Wong Ngawi :

1. Jamur
Berkembang hidup menggunakan spora, membuat jamur memiliki rasa khas yang nonjok di lidah. Di Ngawi kalau ada angin barat, biasanya akan sangat mudah ditemukan jamur barat.

Keadaan iklim penghujan membuat cuaca lembab. Hujan tak jarang muncul di siang hari yang terik, bercampurnya air langit tersebut dengan panas udara dari sinar matahari bakal membuat suburnya para jamur lo, Gansist. Kemarin Ane nemuin jamur barat di bawah ereg si Bapak. Ereg adalah alat untuk memisahkan bulir padi dari tangkainya.


[COC Regional : Makanan Tradisional] Nugget Ayam Jamur Kekinian Khas'e Ngawi Ramah
Penampakan jamur barat di bawah ereg si Bapak.

Kalau lagi rat, alias jamur susah berkembang, maka akan memakai jamur hasil budidaya. Biasanya sering juga menggunakan jamur tiram yang berwarna putih itu. Pedagang sayur keliling selalu menjajakan jamur tiram saban harinya.

2. Ayam Negeri

Ayam negeri atau ayam potong berfungsi sebagai penguat rasa yang akan menetralisir rasa jamur tiram atau barat tadi. Biasanya anak kecil bakal suka banget ama ayam. Ide mencampur ayam dengan jamur bagi Ane adalah brilian sih. Top Markotop dech!

3. Merica, bahan penyedap, gula, dan garam

Bumbu-bumbu ini bakal diuleg pakai tangan. Menggunakan ulegan dari batu itu, sehingga tekstur bumbu tidak terlalu hancur dan rasa bakal lebih sedap.

4. Roti tawar

Entah kenapa setiap nugget selalu butuh yang namanya roti tawar. Roti yang gak ada rasanya ini bakal melengkapi olahan nugget nantinya.

5. Terigu, Tepung Tapioka, dan Tepung Panir, Serta Telor

Bangsa tepung bakal membuat nugget menyatu alias gak rusak ketika akan digoreng atau dimakan. Sederhanya mereka itu adalah lemnya si ayam dan jamur tadi. Telor pun juga sama dia sebagai kolam renang yang bakal dicelupi nugget sebelum nikah ma tepung panir.😂😂

[COC Regional : Makanan Tradisional] Nugget Ayam Jamur Kekinian Khas'e Ngawi Ramah

Step by step cara membuat Nugget Ayam Jamur Khas'e Wong Ngawi

1. Cincang jamur dan ayam secara kasar menggunakan pisau dapur.

2. Bisa menggunakan blender untuk menghancurkan ayam dan jamur setelah proses penyincangan di atas.

3. Pastikan komposisi ayam dan jamur adalah sama. Jika Gansist menggunakan ayam 1/4, maka jamur juga 1/4kg saja.

4. Campurkan tepung terigu, tepung tapioka menggunakan tangan setelah adonan ayam dan jamur keluar dari blender.

5. Setelah dirasa cukup merata tekstur nugget setengah jadi, tambahkan roti tawar lalu lumatkan kasar dengan nugget tadi.


6. Kelupaan, tadi dalan proses blender tambahkan pula bumbu uleg yah!

7. Siapakn loyang untuk mencetak nugget. Boleh menggunakan loyang dari aluminium yang alasnya rata.

8. Gunakan panci kukus yang memiliki diameter lumayan lebar, kurang lebih sekitar 75cm, boleh lebih lebar lagi.

9. Kukus adonan nugget yang telah diratakan atasnya menggunakan spatula. Dalam proses pengukusan loyang bisa ditata secara menumpuk. Hal ini dilakukan untuk kepraktisan saja sih. Usahkan bagian atas nugget tidak sampai menyentuh dasar loyang di atasnya, jika Gansist hendak menumpuknya.


10. Setelah sekitar 20 menit. Periksa menggunakan garpu, apakah sudah matang atau belum nugget tadi. Bila tidak lengket alias tidak ada bagian nugget yang katut pada garpu dapat dipastikan kalau nugget sudah matang sempurna.

11. Letakkan loyang yang berisi nugget pada permukaan yang rata. Tunggu sampai nugget benar-benar dingin. Seperti lontong yang hanya bisa diiris jika dingin, nugget pun juga demikian lho.

12. Iris dadu memanjang nugget yang telah dingin tadi. Kalau Gansist hendak mencetak pakai cetakan bintang atau i love you bisa juga sih.

13. Celupkan irisan nugget pada telor yang sebelumnya telah di-kopyok terlebih dahulu.

14. Tepuk-tepuk pada tepung panir agar nugget terselimuti oleh tepung panir. Tepung panir ini ibarat pakaian bagi si nugget lho.

15. Boleh disimpan di kulkas terlebih dahulu, agat didapatkan tekstur nugget yang padat dan tidak gampang lepas tepung panirnya.

16. Ketika Gansist ingin makan nugget, tinggal ambil di kulkas saja. Nugget siap di goreng kok. Ingat untuk selalu menyimpan nugget di dalam frezer kulkas yah!

17. Setelah digoreng, nugget siap untuk disajikan bersama cabai atau saos, pun kecap manis. Pokoknya sesuai dengan yang Gansist sukai dech.


Mudah bukan jika Gansist hendak membuat nugget ayam jamur sendiri di rumah?

Panganan nugget ayam jamur ini telah diproduksi oleh teman saya Wafa Ummu Fatih tanpa pengawet di Kauman, Sine, Ngawi lho. Jiwa pedagang telah memanggilnya sih.

Bagaimana menurut Gansist makanan khas kota Ngawi ramah ini? Tertarik mencobakah?



Ngawi, 28 Februari 2020
Dengan Nyata,


Qonidio



profile-picture
s3ijiro memberi reputasi
Nugget meski kekinian tetap tradisional karena menggunakan jamur dari tanah Ndeso
Klw make panir dagh kaya cemilan yg menarik untuk diicipemoticon-Jempol
profile-picture
qonidio memberi reputasi
Quote:


Siap Gan. Menarik karena diragati

Kayak cewek ke salonemoticon-2 Jempol
Quote:


Iyaak jd lbh menarik emoticon-Ngakak
profile-picture
qonidio memberi reputasi
Quote:


Pinter juga sampeyan emoticon-Cendol Gan
profile-picture
srusuut memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di