CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Mau Menuntut Ilmu Ke Negeri China (Gak Jadi Ada Virus Corona)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e59191cb840885f9246efda/mau-menuntut-ilmu-ke-negeri-china-gak-jadi-ada-virus-corona

Mau Menuntut Ilmu Ke Negeri China (Gak Jadi Ada Virus Corona)


"Mau berangkat, Menuntut ilmu ke Negeri China."
"Koq balik? Gak jadi. Takut Virus Corona."


Hayuk Agan/sista, siapa yang mau merasakan kena virus corona?

Jangankan virus corona, demam berdarah saja bagaimana rasanya. Ponakan Gw beberapa hari lalu kena DBD. Beruntunglah belum parah. Masih bisa diobati. Itu pun beberapa hari harus nginap di puskesmas dengan infus di tangan.
Quote:

Gw sungguh tak sanggup membayangkan bagaimana rasa takut terhadap virus corona. Sementara melihat ponakan yang kena DBD saja. Takutnya setengah mati.

Bagaimana tak takut, beberapa teman sekelasnya sebelumnya telah menjadi pasien di puskesmas. Lebih dari seminggu baru pulang. Bersyukurlah juga mereka bisa diselamatkan.

Ketika mendengar bahwa virus corona mematikan, siapa pun pasti akan takut. Makanya tak mengherankan ketika Natuna heboh, sekarang Arab Saudi menutup layanan umrah bagi jemaah calon umroh entah sampai kapan.

Ketakutan yang beralasan memang. Dan kita tak mungkin menyalahkan siapa pun yang memiliki rasa ketakutan. Kita juga pasti takut jika anggota keluarga kita terjangkit virus corona. Atau kita sendiri barangkali. Semoga saja jangan.

Apa yang bisa dipetik pelajaran dari wabah virus corona di China. Tak salah jika ada pepatah, tuntutlah ilmu sampai ke negeri China. China memang telah memberikan banyak pelajaran kepada kita. Hampir dari segala lini kita belajar dari China.

Bayangkan saja, ketika virus corona begitu membunuh banyak korban, masyarakat cina mampu mengambil kesempatan. Hingga melahirkan milyarder baru yang jumlahnya tak sedikit. Dalam kurun waktu yang singkat pula.
Quote:

Di bidang industri, Chiina banyak sekali memberikan pelajaran pada kita. Produk mereka mampu dijual dengan harga murah, dan membanjiri pasaran dunia. Segala macam produk ada dalam jumlah besar. Kita bisa lihat, mulai dari barang mainan, elektronik, pakaian jadi, dan sebagainya. Belum lagi hasil kerajinan seni yang turun temurun selalu menjadi yang terbaik.

Yang paling membuat Gw kagum adalah ketika melihat tayangan televisi China. Ada cannel khusus yang menayangkan tentang pertanian. Olah teknologi pertanian begitu modern dan ditangani dengan apik.
Quote:

Peternakan, Gw lihat burung palung. Yang di tempat saya masih liar dan dicari dengan susah payah. Di China dibudidayakan. Kalau jenis unggas yang biasa jadi ternak di negeri kita wajar mereka juga menernakkan, tapi jika di tempat kita terpikirkan saja belum. Di cina sudah dibudidayakan dalam kapasitas besar.
Quote:

Dibidang perikanan, Gw juga hanya melihat di televisi. Ikan rawa di danau begitu terpelihara. Budidaya tambak demikian modern. Hingga ikan rawa melimpah di sana. Juga disajikan dalam bentuk olahan yang sangat kreatif.
Quote:

Tentang industri gerabah tradisional, mereka juga tampilkan di televisi dengan cara yang sangat menggoda. Siapa pun penontonnya pasti tergugah untuk mencoba membuat dan mengembangkannya.

Kita bisa belajar dari cina tentang apa saja, dan memang benar itu. Jadi kalau dikatakan, "Tuntutlah ilmu sampai di negeri China" memang tak ada matinya. Sampai kapan pun cina akan tetap memberikan pelajaran kepada kita.

Tentu saja tak semuanya baik, kita sebagai bangsa masih perlu memilah dan memilih mana yang sesuai dengan budaya bangsa.

Kalau sekarang diminta menuntut ilmu ke negeri China? Ogah. Ada virus corona. Menuntut ilmunya dari televisi saja. Ha ha ha.***
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alizazet dan 3 lainnya memberi reputasi
Ayah Rela Mencuri Susu untuk Bayinya, Apa yang Terjadi?

...
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang telwat jalan berliku
Seperti udara kasih yang engkau berikan
Tak sanggup kumembalas
Ibu, ibu
....


Setiap mendengar lagu ini disenandungkan, tak terasa air mata selalu jatuh. Ingat bagaimana ketika ibu membesarkan, merawat dan membimbing hingga besar dan mampu mandiri. Beristri dan punya keturunan layaknya keluarga orang lain.

Sementara beliau telah wafat sebelum sempat membalas apa pun kebaikan dan pengorbanan beliau.

Namun ketika mendengar lagu "Ayah" nya Ebit G Ade, tak kalah memilukannya. Air mata mengucir deras, melebihi derasnya ketika mendengar lagu "Ibu" nya Iwan Fals.

Apa yang terjadi?
Kita tak akan lahir kalau ibu tak merawat kandungannya. Kita tak akan bisa hidup kalau ibu tak menyusui kita. Kita juga tak akan jadi orang kalau tidak dipelihara dengan kasih sayang.

Ketika mendengar berita, Seorang bapak penjual es gepeng keliling nekat mencuri 1 kotak susu bayi seharga Rp 37.000 di Kuripan Lor Pekalongan Selatan. Sebetulnya pria ini niat untuk membeli susu, namun uangnya kurang. akhirnya dia nekat memasukan susunya ke bajunya.(Berbagisemangat.com) sebagian besar kita pasti akan mengutuk keras.

Atau ketika membaca berita di Tribratanewsbelitung.com, Pria yang berinisial DB (25) terpaksa diamankan Satuan Reskrim Polsek Tanjungpandan karena diduga telah melakukan aksi pencurian sebuah HP di sebuah rumah di Jl.Tekukur Kelurahan Paal Satu Tanjungpandan.

Caci maki pasti akan keluar dari mulut yang sok suci. Buat apa memberi makan anak dengan harta haram. Memberi minum anak dengan hasil curian.

Hidup memang tak selamanya berjalan mulus. Ada yang hidup bergelimang harta. Tak sedikit yang miskin papa. Kalau belum pernah merasa kekurangan, kalau belum pernah merasa dihimpit kesusahan. Kalau belum pernah, jangan dulu mengeluarkan komentar pedas yang menyakitkan.

Kita bisa saja menghakimi bahwa mencuri adalah tindakan terlarang tapi tahukah kita mengapa tindakan terlarang tersebut dilakukan?

Saya pernah mengalami sendiri ketika benar-benar tak punya apa-apa. Pekerjaan sebagai guru honorer. Gajinya cukup untuk hidup sepuluh hari. Selebihnya harus jualan apa saja yang penting dapat uang tambahan di sela-sela kuliah.

Ketika tak punya uang se peser pun. Anak batuk, maulai pukul 8 malam. Hingga pukul 10 malam.tak mau berhenti batuknya. Jangankan minyak kayu putih atau obat batuk sirup untuk bayi. Bumbu dapur yang biasa digunakan untuk olesan batuk pun tak ada.

Orang mungkin tak akan percaya. Tapi ini benar-benar nyata. Hanya kompres air dingin dan air hangat yang dimiliki. Batuk tak pernah berhenti. Sesudah pukul 12 malam. Tidak ada jalan lain, terpaksa diolesi minyak tanah dari kompor minyak tanah. Alhamdulillah, setelahnya batuk reda.cdan bayi bisa netek dan tertidur. Begitu pagi, dada dan leher mlepuh iritasi minyak tanah.

Kisah ini hingga saat ini masih membekas kuat. Tak ada tetangga yang tau, tak ada orang yang pernah berpikir tentang kesusahan kita. Tentang kemiskinan yang sengaja ditutupi. Siapa yang akan membantu? Sedangkan yang tau kita sedang kesusahan saja kadang pura-pura tak tahu menahu. Apalagi tak mengetahuinya.

Oleh karena itu, mari kita berempati pada orang-orang terdekat kita. Sering-sering memperhatikan mereka. Tetangga yang kesusahan yang tak mau bercerita. Tetangga yang mau bercerita. Jika kit memiliki kelebihan rejeki, apa salahnya jika kita sisihkan sedikit untuk mereka.

Bahkan dalam agama islam diajarkan, "antarlah masakanmu, jika aromanya tercium oleh tetanggamu. Meskipun hanya kuahnya." Jadi kalau hanya mencium masakan saja mereka harus kota perhatikan. Apalagi ketika mereka dalam kesulitan dan kesusahan.

Kasus di atas adalah sebuah pembelajaran bagi kita semua. Dengan sangat menyesal atas perbuatan pencurian yang dilakukannya. Tak semua orang berbakat jadi pencuri. Namun kadang karena keterpaksaanlah yang menyebabkan aksi nekat mereka karena belitan ekonomi. Walau tetap kita junjung tinggi, bahwa mencuri adalah sebuah kejahatan. Berharap tak ada yang melakukan.

Jadi, sebelum menghakimi akan tindakan keterpaksaan yang dilakukan oleh orang lain. Tanamkan empati dalam diri. Tengok kiri kanan kita, siapa yang butuh bantuan, mari berikan bantuan semampu kita. Minimal dapat.mengurangi kesusahan dan kesulitan mereka.***
profile-picture
profile-picture
alizazet dan kelayan00 memberi reputasi
Diubah oleh Surobledhek746
Negara ini emang orangnya punya etos kerja yg lebih baik dr yg lain. Ketika ada wabah pun mereka bersatu dari pemerintah sampai rakyatnya saling bantu untuk memberantas ni virus
profile-picture
profile-picture
kelayan00 dan Surobledhek746 memberi reputasi
Temen ane yang kuliah di wuhan jadi balik ke Indonesia dan gatau kapan bisa balik ke sana lagi
profile-picture
profile-picture
kelayan00 dan Surobledhek746 memberi reputasi
Quote:


Quote:


Harusnya yg baik kita contohemoticon-Shakehand2emoticon-Ngacir2
profile-picture
profile-picture
kelayan00 dan antomulyo memberi reputasi
Quote:


Yup.. kita ambil yg positif. Karna negara yg satu ni banyak bgt kasih contoh dlm banyak hal
profile-picture
profile-picture
Surobledhek746 dan kelayan00 memberi reputasi
Mau Menuntut Ilmu Ke Negeri China (Gak Jadi Ada Virus Corona)
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
nuntut ilmu di Indo aja viar aman emoticon-Leh Uga
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Besok aja gan kalau virus korona bisa ditangani dengan baikemoticon-Malu
profile-picture
Surobledhek746 memberi reputasi
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Indonesia juga rawan virus corona. Belum tau aja
profile-picture
sofiayuan memberi reputasi
negara tiongkok ini emang lagi apes banget ya dengan adanya wabah virus ini, semoga cepat terselesaikan.
Diubah oleh lpfd.reboisasi
corona itu nganu ya
Comunitas ya?


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di