CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Pimpinan DPR Janji Bentuk Tim Bahas Legalitas Motor Jadi Kendaraan Umum
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e5915bbf4ae2f68053e5d71/pimpinan-dpr-janji-bentuk-tim-bahas-legalitas-motor-jadi-kendaraan-umum

Pimpinan DPR Janji Bentuk Tim Bahas Legalitas Motor Jadi Kendaraan Umum

https://nasional.okezone.com/read/20...kendaraan-umum

Pimpinan DPR Janji Bentuk Tim Bahas Legalitas Motor Jadi Kendaraan Umum


Quote:

SEPEDA MOTOR, KENDARAAN UMUM?


Hari ini ojol mendemo DPR karena mereka menganggap rencana revisi UU Lalu Lintas akan menyatakan motor "bukan kendaraan umum"--sehingga mereka merasa akan ada larangan ojol.

Banyak pihak yang salah dan salah paham, seperti biasa. Menurut saya kuncinya di istilah "kendaraan umum" itu sendiri.

Sebenarnya mengherankan kalau ojol protes motor "bakal dijadikan bukan kendaraan umum", karena sampai saat ini pun setahu saya motor memang tidak pernah dianggap kendaraan umum. Berarti statusnya memang tidak diubah. Terus mereka mendemo apa? Salah paham. (Dan pasti digiring.)


Apa sih arti "kendaraan umum"? Menurut UU 22/2009, "Kendaraan Bermotor Umum adalah setiap Kendaraan yang digunakan untuk angkutan barang dan/atau orang dengan dipungut bayaran." Tapi UU itu mengasumsikan kendaraan umum adalah mobil. Tidak mengatur motor sama sekali. Jadi apa status ojek? Ya tidak diatur. Seharusnya tidak masalah, kan? Ojek mestinya tidak melanggar UU 22/2009 karena di dalamnya tidak ada aturan yang melarang penyewaan sepeda motor.


Yang saya lihat isunya muncul di DPR mungkin bukan wacana "motor bukan kendaraan umum". Tapi "motor jangan dijadikan ojek". Alasannya? Menurut anggota DPR, karena motor sering mengalami kecelakaan. Dan itu fakta.


Nah tapi, kalau motor dianggap berbahaya karena sering kecelakaan, apa itu alasan melarang ojek? Tidak nyambung. Seharusnya begini: Karena motor berbahaya, sering celaka, maka... Laranglah motor! Baik yang dijadikan ojek maupun dipakai pribadi, berboncengan maupun sendirian. Karena risiko kecelakaan motor tidak berkurang ataupun bertambah kalau dijadikan ojek. Sama saja.


Saya pikir UU 22/2009 masih memadai. Tidak perlu direvisi. Kecuali di antara DPR ada yang ingin mengilegalkan ojol. Ya, tinggal ditanya saja, apakah itu aspirasi masyarakat.


NB: Saya punya kesan, meski belum didukung data penelitian, bahwa rata-rata ojol, dibanding rata-rata pengguna sepeda motor secara keseluruhan, lebih sering memakai alat pengaman (helm & jaket) dan kondisi motornya lebih baik (karena motor tua tidak boleh didaftarkan jadi ojol). Barangkali itu berpengaruh juga ke faktor risiko kecelakaan? Itu usulan penelitian yang menarik. Coba, siapa yang mau skripsi. Tanya ke polisi mengenai data kecelakaan motor, antara ojol dan motor umum, juga perbandingan korban (cedera & tewas). Lihat apakah ada bedanya. Siapa tahu beda. Atau tidak. Mari cari datanya.


profile-picture
profile-picture
profile-picture
nomorelies dan 2 lainnya memberi reputasi
Bakal ada motor plat kuning? emoticon-Matabelo
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
mereka emang bukan kendaraan umum (public transport) tapi ride sharing
Lihat 1 balasan
Aspirasi dari driver ojol hari ini sudah didengar langsung sama pimpinan DPR, ya bagus juga. Dan pimpinan DPR juga akan memanggil Nurhayati Monoarfa terkait pernyataan nya yang menimbulkan polemik, yang mana dia menyebut sebagian besar Komisi V tidak setuju motor menjadi transportasi umum.
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Kalau sesuai UU memang bener seperti itu. Masalahnya sekarang itu jumlah Ojol sudah banyak sekali, kalau enggak...maka pernyataan Nurhayati Monoarfa tidak akan menimbulkan gejolak. Nanti diliat aja gimana baiknya, tentu semua harus sesuai aturan.
Udah ikuti kemauan ojol kasih regulasi yg jelas, wajibkan KIR untuk kendaraan komersil...
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
Semoga aja keputusannya nanti tidak memberatkan para ojol dan tidak merugikan usaha lain dibidang transportasi
Ga bakalan dibahas ga ada duitnya


emoticon-Wakaka
profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
gojek itu perusahaan aplikasi, ketika muncul harusnya kominfo bikin aturan, kalau pun telat ya pas booming-boomingnya baru dibuat jg gapapa.

tapi nasi sudah jadi bubur, sekarang meledak jumlah ojolnya, akhirnya pendapat turun, salah kaprah konsep (mitra bukan karyawan, sampingan bkn pokok)....

dan regulasi baru mengikuti belakangan.

emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak

semoga ga rusuh aja, uda terlalu kompleks masalahnya, penyelesainnya ya kompromi.

emoticon-Ngakak
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
asyiq motor plat kuning emoticon-Ngakak
jangan cuma janji cuap cuap doang pak,
ketimbang pikirin status motor itu kendaraan umum ato bukan, mending urus daerah yang mobilitasnya tinggi tapi dikit TU yang lewat

gila aja gw ke fatmawati mesti nunggu micro trans pd. labu-blok m yang nunggunya bisa 20-30 menitan

dulu depok-blok m ama depok-pondok indah ada dan tersedia, sekarang apa apa mesti tungguin dan bergantung ke transjakarta emoticon-Nohope

apalagi ke gading boulevard raya - opsinya kalo nggak jalan kaki, naik ojek yang jarak dekat pun dimintain 25 ribuan emoticon-Nohope

banyakin juga TU yang dari kota ke grogol, dan juga dari jakarta selatan ke tangsel
Selamat y para ojol bila jadi kendaraan umum tapi jgn lupa siapin uang kir,check emisi, ganti plat kuning, kena pajak kendaraan umum, kena palak dishub, g bisa gonta ganti motor untuk narik,Dan g bs jual beli akun,,udh enak kok mau bikin diri sendiri ribet,,hadeh


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di