CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / REGIONAL / All / ... / Kalimantan Barat /
[COC Regional : Budaya] RKB EMPIRE
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e58eaeea727684a422e4d7f/coc-regional--budaya-rkb-empire

[COC Regional : Budaya] RKB EMPIRE

Beberapa waktu lalu masyarakat kita dihebohkan dengan kemunculan beberapa kerajaan-kerajaan baru. Sebut saja Kraton Agung Sejagat yang berada di Purworejo, kemudian Sunda Empire yang berada di Bandung dan yang terakhir yang tak mau kalah yaitu King Of The King yang berada di Tangerang dengan Aset Kerajaannya yang mencapai 60.000 T !! Bahkan sebelum ketiga kerajaan ini berdiri, sudah ada juga Kerajaan Ubur-Ubur dan mungkin masih banyak lagi kerajaan-kerajaan lain yang belum terdeteksi. 

Quote:


Dalam kesempatan kali ini sudilah kiranya mengizinkan saya untuk menyampaikan beberapa kerajaan yang masih ada di Kalimantan Barat. Memang tidak saya ulas secara lengkap mengingat keterbatasan yang ada, namun saya berusaha memberikan informasi yang semoga saja berguna.

Di Propinsi Kalimantan Barat sedikitnya tercatat sekitar 21 sampai dengan 24 buah Kerajaan, baik itu yang sudah tidak aktip lagi maupun yang masih ada. Adapun kerajaan yang masih ada di Kalimantan dapat disimak berikut ini: 

Quote:

Istana Alwatzikoebillah merupakan istana Kesultanan Sambas yang menjadi pusat pemerintahan di Sambas hingga berakhirnya kekuasaan Kesultanan. Pada awalnya kerajaan ini merupakan Kerajaan Hindu. Seiring berjalannya waktu, Sambas berubah menjadi Kerajaan Islam dengan nama Kesultanan Sambas. Raden Sulaiman, Anak dari Sultan Tengah (Anak Sultan Brunei) merupakan Sultan Sambas pertama dan dinobatkan menjadi Sultan Sambas yang pertama. Oleh karena masih ada keturunan Sultan Brunei, Kesultanan Sambas memang memiliki hubungan erat dengan Kesultanan Brunei hingga saat ini.  
Istana Alwatzikoebillah ini berdiri dan dibangun pada masa Kesultanan Sambas yang ke-15 yaitu Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin (1931-1943). Pembangunan Istana ini membutuhkan waktu yang relatif singkat, yaitu dari tahun 1933 sampai tahun 1935 yang. Konon biaya yang dihabiskan mencapai kurang lebih 65.000 gulden (bukan 60.000T ya emoticon-Embarrassment). Dana itu didapat dari pinjaman Kesultanan Kutai Kartanegara.

Quote:



Quote:

Istana Amantubillah ini dibangun pada masa Pemerintahan Gusti Jamiril yang memiliki gelar Panembahan Adi Wijaya Kesuma (1761-1787) yang merupakan Sultan ke-3 Kesultanan Mempawah. Sementara Kesultanan Mempawah mulai dikenal pasca kedatangan rombongan Opu Daeng Manambon pada tahun 1737. Rombongan ini datang dari Kerajaan Matan Tanjungpura menuju Sebukit Rama, Mempawah. Tempat inilah yang menjadi lokasi Istana Amantubillah yang berdiri kokoh hingga sekarang. 

Quote:



Quote:

Keraton milik Kerajaan Ismahayana Landak ini dibangun pada masa pemerintahan raja ke-7, yakni Abhiseka Ratu Brawijaya Angkawijaya (Ratu Sang Nata Pulang Pali VII). Beliau merupakan raja terakhir di pusat kerajaan Ningrat Batur. Sepeninggal beliau, sang putra mahkota yang kemudian naik tahta dan bergelar Pangeran Ismahayana ini memindahkan pusat kerajaan ke Mungguk Ayu. Pangeran Ismahayana kemudian memeluk agama Islam dan berganti nama menjadi Sultan Abdul Kahar.
Kompleks istana ini mencakup Istana Landak (Istana Ilir), kediaman permaisuri (Istana Ulu) serta kediaman Neang Raja (Rumah Sultan). Istana ini mulai dipugar dan direnovasi kembali sekitar tahun 1950-an dan 1960-an setelah peristiwa kebakaran yang mengakibatkan kerusakan pada beberapa bagian istana. Perbaikan bangunan ini juga telah beberapa kali dilakukan oleh pemerintah daerah. Kondisi kompleks keratin saat ini merupakan hasil renovasi sekitar tahun 2000-an.
Quote:



Quote:

Kesultanan Kadriyah Pontianak adalah sebuah kesultanan Melayu yang didirikan pada tahun 1771 oleh Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie., keturunan Rasulullah dari Imam Ali ar-Ridha di daerah muara Sungai Kapuas. Ia melakukan dua pernikahan politik di Kalimantan, pertama dengan putri dari Kerajaan Mempawah dan kedua dengan putri dari Kesultanan Banjar (Ratu Syarif Abdul Rahman, putri dari Sultan Tamjidillah I).  Setelah mereka mendapatkan tempat di Pontianak, kemudian mendirikan Istana Kadriyah dan mendapatkan pengesahan sebagai Sultan Pontianak dari Belanda pada tahun 1778.

Quote:



Quote:

Sejarah Kerajaan ini memiliki kaitan yang erat dengan sejarah Kesultanan Pontianak. Sejarah pantas berhutang budi kepada sekelompok kecil petualang dan saudagar Arab yang singgah di sana atas kemunculan serta tegaknya kedua kerajaan tersebut pada awalnya. Yaitu ketika 45 penjelajah Arab yang berasal dari daerah Hadramaut di Selatan Jazirah Arab, yang pada mulanya bertujuan untuk mencari keuntungan dengan berdagang di lautan Timur-jauh (Asia) berlabuh di sana.
Awal mula tempat ini disebut dengan nama Kubu dan kemudian menjadi Kesultanan Kubu karena benteng pertahanan yang dibangun oleh para pengikut setia Syarif Idrus terbukti kuat. Kendati telah berkali-kali mendapat serangan dari musuh, tapi benteng pertahanan ini masih cukup ampuh menahannya. Kedigdayaan benteng tersebut justru membuat penduduk Kubu menjadi lengah. Mereka terlanjur sangat meyakini bahwa benteng perkampungan mereka tidak dapat ditembus oleh musuh yang sekuat apapun. Mereka tidak memperhitungkan lagi bahwa musuh tetap mencari akal untuk menerobos benteng hinggapada suatu ketika, terjadilah serbuan mendadak dari orang-orang Siak. Karena dalam kondisi yang tidak siap, pihak Kubu menjadi kocar-kacir karena serangan itu.

Saat serbuan itu terjadi, Syarif Idrus yang sedang menunaikan ibadah shalat akhirnya tewas terbunuh. Atas kejadian tersebut, penduduk Kubu dan keturunannya bersumpah tidak akan menjalin kekerabatan, termasuk menikah dan dinikahi, dengan dan oleh orang Siak beserta anak-cucunya.

Setelah era penjajahan Belanda dan Jepang berakhir, wilayah Kesultanan Kubu dijadikan sebagai wilayah Self Bestuur (kurang lebih setara dengan daerah otonomi) sejak tahun 1949-1958. Pada tahun 1958 itulah riwayat Kesultanan Kubu berakhir dan menggabungkan diri sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kota Kubu kemudian menjadi ibukota Kecamatan Kubu, Kabupaten Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.


Quote:



Quote:


Kerajaan Tayan didirikanpada awal abad ke-15 oleh Gusti Lekar, anak kedua dari Panembahan Dikiri (Raja Matan). Sedangkan anaknya yang pertama bernama Duli Maulana Sultan Muhammad Syarifuddin menggantikan ayahnya sebagai raja Matan.
Sultan Muhammad Syarifuddin adalah raja pertama yang memeluk agama Islam oleh Tuah Syeikh Syamsuddin dan mendapat hadiah dari raja Mekah sebuah Al’quran kecil dan sebuah cincin bermata jamrut merah.
Kedatangan Gusti Lekar ke Tayan pada mulanya untuk mengamankan upeti dari rakyat daerah itu kepada Kerajaan Matan, sebelumnya pembawa upeti tersebut selalu mendapat gangguan dari orang/diambil oleh orang yang mengaku dirinya adalah Raja di Kuala Labai. Oleh karena itu Gusti Lekar dan seorang bersuku Dayak bernama Kia Jaga dari daerah Tebang berhasil mengamankan upeti tersebut sampai ke Kerajaan Matan.
Awalnya Keraton Pakunegara ini merupakan rumah tinggal bagi keluarga kerajaan Tayan setelah ketaton ke dua di kawasan Teluk Kemilun. Bangunan keraton berlantai dua dengn bahan bangunan hampir seluruhnya terbuat dari kayu tebelian (ulin).  



Quote:



Quote:

Keraton Surya Negara merupakan keraton peninggalan Kerajaan Sanggau yang didirikan oleh Putri Daranante. Pada awalnya, keraton ini dibangun di Desa Mengkinang atau ke arah Hulu Sungai Sekayam. Namun belum diketahui secara pasti pada tahun berapa keraton ini didirikan. Pada tahun 1826, Sultan Ayub sebagai Panembahan kerajaan memindahkan pusat Kerajaan Sanggau ke Desa Kantuk serta mendirikan Masjid Jami yang terletak di Kota Sanggau. Ketika kerajaan diperintah oleh Panembahan Kusuma Negara, dibuat kesepakatan dengan pemerintah kolonial Belanda untuk menyewakan sebidang tanah di kawasan hilir Sungai Sekayam.
Kemudian pada tahun 1826 Sultan Ayub sebagai panembahan kala itu, memindahkan pusat kerajaan Sanggau ke Desa Kantuk. Keraton Surya Negara menjadi saksi bisu kebesaran masyarakat Sanggau kala itu.
Quote:



Quote:

Asal-usul Kerajaan Sintang bermula dari kedatangan seorang tokoh penyebar agama Hindu bernama Aji Melayu yang datang ke Nanga Sepauk (Sekarang Kecamatan Sepauk) pada abad ke-4. Bukti-bukti kedatangan Aji Melayu dapat dilihat dari temuan arkeologis berupa Arca Putung Kempat dan batu berbentuk phallus yang oleh masyarakat setempat disebut Batu Kelebut Aji Melayu. Putung Kempat adalah istri Aji Melayu yang kemudian menurunkan raja-raja di Sintang. Di daerah ini juga ditemukan batu yang menyerupai lembu serta makam Aji Melayu.
Pendirian Kerajaan Sintang dilakukan Demong Irawan, keturunan kesembilan Aji Melayu, pada sekitar abad ke-13. Demong Irawan mendirikan keraton di daerah pertemuan Sungai Melawi dan Sungai Kapuas yaitu di Kampung Kapuas Kiri Hilir sekarang. Mulanya daerah ini diberi nama Senentang, yaitu kerajaan yang diapit oleh beberapa sungai. Lambat laun penyebutan Senentang berubah menjadi Sintang. Sebagai lambang berdirinya kerajaan itu, Demong Irawan yang memakai gelar Jubair Irawan I menanam sebuah batu yang menyerupai buah kundur. Batu itu kini berada di halaman Istana Sintang.


Quote:



Quote:

Istana ini merupakan istana Kesultanan Matan Tanjungpura, kesulta7nan tertua yang terdapat di provinsi Kalimantan Barat. Istana ini juga dikenal dengan nama Istana Panembahan Gusti Muhammad Saunan, yang diambil dari nama salah seorang sultannya yang terkenal dengan kewibawaan dan kecerdasannya.

Istana Muliakarta pertama kali dibangun oleh Pangeran Perdana Menteri yang bergelar Haji Muhammad Sabran, sultan ke-14 kesultanan ini. Istana tersebut mengalami perombakan secara besar-besaran pada era pemerintahan sultan ke-16, yakni Gusti Muhammad Saunan. Beliau mengganti arsitektur istana dengan gaya arsitektur Eropa karena beliau pernah studi di Belanda dan tinggal cukup lama di negeri kincir angin tersebut.
Keanggunan istana yang mayoritas konstruksi bangunannya terbuat dari kayu ulin ini sudah dapat dilihat dan dirasakan dari jauh. Warna kuning yang merupakan lambang kewibawaan dan keluhuran budi pekerti dalam budaya Melayu, amat mendominasi dalam bangunan ini. Gapura yang artistik dan cantik dengan dominasi warna kuning mencerminkan simbol keramahan segenap penghuni istana dan menandakan bahwa istana tersebut terbuka bagi semua kalangan.


Quote:

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
abellacitra dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh lamberianto.
Halaman 1 dari 4
Pertamax, mohon jangan dilaporkan emoticon-Mewek
profile-picture
SIMARODRA memberi reputasi
Kalo ini sih empire betulan, ga kayak yang viral baru baru ini emoticon-Belo
profile-picture
raivin memberi reputasi
Lihat 1 balasan
wow msih bnyak istana kerajaan ya dsana. keren dah emoticon-Belo
profile-picture
profile-picture
profile-picture
SIMARODRA dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
saye nyumbang bintang limak jak ye bg ..

emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pak.mude dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Asli kerajaan ini mah, kaga ada hoaks2nya pun, intinya setiap rumah adalah istana bagi penghuninya, adalah kerajaan bagi yang mendiaminya, karena sejatinya setiap rumah adalah istana terindah.


emoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Upemoticon-Sundul Up
profile-picture
profile-picture
pak.mude dan raivin memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kalo orang dayak ada kerajaanya jugak kaga pak brader emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pak.mude dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


profile-picture
montego. memberi reputasi
Lihat 3 balasan
kalah ngetop sama empire yg ntuh emoticon-Malu
Lihat 5 balasan
Ane adalah Raja dari Kerajaan Kejang...
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
TvMerah95 dan SIMARODRA memberi reputasi
Quote:


Kirain raja kegelapan emoticon-Belo
Quote:


Kerajaan Kejang lebih oke... Karena dipimpin oleh Raja yang seksi...
emoticon-Kaskus Banget
profile-picture
profile-picture
TvMerah95 dan SIMARODRA memberi reputasi
Diubah oleh adolfsbasthian
Quote:


No pict : hoax emoticon-Leh Uga
Quote:


Entuh picnya di AVA Ane... Raja Kerajaan Kejang yang rupawan...
emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
pak.mude dan TvMerah95 memberi reputasi
maseh banyak rupenye kerajaan2x nye emoticon-Matabelo
profile-picture
pak.mude memberi reputasi
hallo pak emoticon-Hai

apa kabar emoticon-Hai
VIVA KASKUSLISTIWA
Waahh infonya mantul...
Jadi lebih tau kerajaan di kalimantan..
emoticon-2 Jempol

Bapak trit nya rapih ya...
emoticon-Belum Tidur
jejak lok emoticon-Paw
Lihat 1 balasan
I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
bagus utk wisata sejarah
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di