CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Sista /
[LOVE LETTER 4] Queen of Evil
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4e761582d4956d19571028/love-letter-4queen-of-evil

[LOVE LETTER 4] Queen of Evil


Queen of Evil

[LOVE LETTER 4] Queen of Evil

Assalamualaikum @aldysadi,

Seperti kau, ini juga pertama kalinya aku menulis surat demi membalas surat dari mu. Aku akan coba menulis sebisaku. Kau tahu kan aku tak pandai bermain kata apalagi beromansa ria lewat tulisan.

Sebenarnya, aku lebih suka melihat rajukanmu agar aku bisa meledekmu, hehe tapi aku tetap melakukan ini untukmu agar nanti, kau tak merasa kecewa apalagi bertanduk dua gara-gara aku tak ikut menulis surat di bulan februari yang istimewa dan bersejarah bagi kita berdua.

4 tahun silam, yaitu tahun 2017, sebuah grup kaskus whatsapp yang aku ikuti sedang gaduh-gaduhnya dengan suatu bahasan yang ngalor-ngidul. Aku sendiri masih betah dengan kepribadianku sebagai seorang cowok yang sangat cuek pada cewek.

Namun, malam itu, tanpa kusadari, aku banyak saling mengquote dengan salah seorang anggota grup yang sebelumnya selalu kuabaikan karena meskipun se-grup, kami tak saling mengenal secara pribadi.

Obrolan sangat asik hingga ia menggodaku dengan menantangku untuk melanjutkan obrolan kami via PM (Private Message) di whatsapp. Cewek itu adalah kau, dasar nackal!. Dari sana, kisah kita dimulai. Hampir setiap hari kita berkomunikasi sehingga kita jadi dekat.

Jujur saja, pada awalnya, aku hanya sebatas suka kau tanpa pernah berpikir tentang jenjang yang lebih serius. Aku memprioritaskan hobiku bersama teman-teman komunitasku dan mulai mengabaikanmu, sesuatu yang paling kau benci.

Suatu kesalahpahaman terjadi dan membuatmu pergi tanpa kata... Kau menyebutku penghianat! Kau sebut aku dan seumur hidupku, "Seorang Penghianat!". Aku seorang penghianat... Penghianat, penghianat!.

Spoiler for My feeling by Naruto:

Aku merasa kesal dan mengabaikan kepergianmu. Sungguh, dengan bodohnya, aku menganggap perpisahan itu, seperti perpisahan biasa pada umumnya. Namun, entah kenapa, dada ini terasa sesak dan mataku setiap saat berduka.

Otakku selalu coba mengingatmu tapi aku berusaha menghentikannya saat itu juga. Perasaan begitu kuat ingin berucap, "Hai" di salah satu sosmedmu tapi rasa bersalah selalu berhasil menghentikanku.

Setiap hari berlalu tanpamu, aku jalani hidup yang tampak normal dari luar tapi aku hancur di dalam. Kaulah penjahat yang sesungguhnya! Kau yang mengajarkanku cinta dan tetap menunggu dalam duka tapi kau malah pergi tanpa kata.

Kau penjahat yang menghilangkan hati dalam nyawa! Bagaimana bisa seseorang bisa tetap hidup setelah hatinya kau bawa?

Hari biru berubah abu, hampa nyawa bagai debu. Aku jalani hidup dalam rasa bersalah sebagai hukumanku tapi aku senang melihat kau tampak baik-baik saja di sana.

Sayangku @aldysadi, apakah kau tahu saat itu terjadi, aku pergi ke sebuah gunung di daerah Bogor seorang diri? Aku nekat dalam kegilaanku hanya untuk mencari nafas setelah kau renggut hatiku.

Dalam malam temaram, ku temukan keberanian untuk sekedar menyapamu di Line. Sayang, kau tak membacanya? Kau sudah tidur? ataukah kau langsung menghapusnya saat melihat itu dariku? Apa karena kau tetap menganggapku penghianat? Tanpa kuduga, akhirnya kau membalas meskipun sangat-sangat lama.

Aku bersyukur, akhirnya, kita bisa bersama, lagi. Setelah kau bertanya, apakah aku mau jika melamarmu? Aku tak ragu lagi dan begitu yakin untuk berkata, "Iya!".

Mei 2018, aku pergi ke kotamu untuk mengutarakan keseriusanku pada mama dan papamu tapi yang paling kuingini adalah melihat pujaan hatiku di sana.

Setengah tahun lamanya, aku berjibaku dengan berbagai aral rintangan dan menerjang dua badai, yaitu dari keluargaku sendiri yang tak yakin dengan keputusanku untuk menikah secepat itu dan dari keluargamu yang tak yakin padaku untuk melepasmu ke pulau jawa setelah kau sah jadi milikku.

Akan tetapi, yang orang-orang bilang tentang usaha tidak menghianati hasil, itu benar adanya. Aku berhasil meyakinkan dan membuktikan pada kedua keluarga kita akan kesungguhanku padamu hingga akhirnya, hari bahagia itu benar-benar terjadi dalam hidup kita.

Kau pernah bertanya kan apa yang aku (seorang pria) rasakan di hari H pernikahan kita? Baiklah, untuk pertama kalinya, aku akan menjabarkannya di sini.

Hmmm... @aldysadi, tahukah kau, aku tersenyum sambil menulis saat mengenang momen kita ini!.

Kau bertanya? Aku sangat gugup saat itu! Jantungku benar-benar berbunyi, "deg-deg-deg!" untuk pertama kalinya. Aku mencoba untuk menghilangkan rasa gugup dengan jajan tekwan dan es buah sambil menunggu giliranku untuk di make up pengantin.

Saat sedang asyik menikmati kedua cemilan itulah, aku melihat sebuah mobil hitam meluncur keluar. Sekilas, terlihat 2 wanita berada di dalamnya dan salah satunya mengenakan gaun pengantin yang sangat indah, dalam hati aku berkata, "apakah dia calon istriku?". Aku sendiri sudah tahu jawabannya sambil menatap mobil itu membawa wanitaku menuju lokasi acara pernikahan.

Saat aku tiba di momen yang sangat mendebarkan, wajah tegang tak bisa kusembunyikan ketika ijab qobul dilaksanakan. Namun, semua itu lenyap seketika saat semua orang berujar, "SAH!", ALHAMDULILLAH.

Detik itu pula, wanita bergaun pengantin yang kulihat di dalam mobil sebelumnya, melangkahkan kedua kakinya secara perlahan, diiringi para pengiring pengantinnya menuju kepadaku di atas pelaminan.

"Itu dia istriku!" aku berucap, tertegun, mataku puas kala bisa memandangmu secara sempurna... Sangat cantik, anggun dan mempesona. Saking terpesonanya, aku terus memperhatikanmu hingga kau hampir tiba, aku langsung menghampiri dan menjemputmu untuk bersanding, duduk berdua denganku di atas pelaminan.

Sepertinya, aku juga masih belum move on dengan momen honeymoon pertama sekaligus ultahmu di Bali dan honeymoon kedua sekaligus ultahku di Yogyakarta. Semoga kelak ada rejeki lagi agar kita bisa honeymoon yang ketiga, keempat dan seterusnya, aamiin.

Dulu, kita memulai kehidupan dari nol, kini sudah belasan bulan kita lewati bersama. Tak terasa, kita akan berjumpa lagi dengan tanggal pernikahan kita di bulan ini, Insyaallah.

Ini juga pertanda bahwa kita akan menuju 1 tahun pernikahan kita. Ayo, kita berdoa agar pernikahan kita ini awet sampe akhir hayat dan segera diberi momongan yang sehat dan pintar- pintar, aamiin allahumma aamiin.

Aku pun akan berusaha dan berdoa pada Allah agar cinta kita ini menjadi abadi di akhirat nanti, aamiin. Kesalahan kita di masa lalu harus jadi pelajaran dan tak boleh kita ulangi karena aku tak mau kehilanganmu lagi.

Aku juga tak ingin dihancurkan lagi oleh kejahatanmu, my queen of evil...

Aku akan membuatmu tetap di jalurmu, dari 'Queen of EVIL' menjadi 'Queen of LIVE'-ku.

Selamat hari ulang tahun pernikahan untuk kita. Terimakasih telah menjadi istriku dan menjadi bagian dari hidupku.


Spoiler for Untuk kita:



Spoiler for ilustrasi anime favorit kita berdua:




Spoiler for Sumber Gambar:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
tien212700 dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh wahyuharuka
Thread sudah digembok
baper anjerr ... emoticon-Tepar
wow romansa yang indah..

maya lagi

oh nooo kerennnn bgt
Ternyata ini baleaannyaemoticon-Belo
moga uway cepet sadar
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di