CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
25 Warga Blitar yang Pulang dari Negara Terpapar Virus Corona Diisolasi
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e469aa468cc95149e520b0d/25-warga-blitar-yang-pulang-dari-negara-terpapar-virus-corona-diisolasi

25 Warga Blitar yang Pulang dari Negara Terpapar Virus Corona Diisolasi

Selain mahasiswa dari Guangzhu China, Dinkes juga memantau secara khusus satu warga Kecamatan Wlingi yang baru pulang dari Malaysia pada 21 Januari lalu.

"Sempat kena flu tanggal 28 Januari. Setelah didatangi petugas Puskesmas setempat, diperiksa hasilnya hanya flu biasa," beber Krisna.

Terakhir, datang pada 2 Februari lalu seorang TKW dari Hong Kong warga Kecamatan Sutojayan. Kondisi waktu datang sehat, tapi pada 12 Februari terkena flu. 


"Kalau yang Sutojayan sampai mengalami faringitis atau suaranya habis tidak bisa bicara. Padahal statusnya masih Orang Dalam Pemantauan. Namun setelah diperiksa, ternyata flu biasa tidak sampai sesak napas. Bahkan terakhir diperiksa sudah membaik, tidak demam dan tidak sesak napas. Orang ini yang sempat akan dirujuk ke RS, tapi karena kondisinya membaik akhirnya tidak jadi," terangnya.
25 Warga Blitar yang Pulang dari Negara Terpapar Virus Corona Diisolasi
Keputusan mengkarantina atau tidak, lanjutnya, semuanya sesuai arahan Dinkes Provinsi Jatim. Pihaknya selalu koordinasi, serta melaksanakan petunjuk dan saran dari provinsi. Karena ada hal penting yang ada pada orang tersebut, kalau gejalanya ada baru dikirim sample cairan ke laboratorium di Jakarta.

"Oleh karena itu, Dinkes melakukan pemantauan sampai ke desa atau masyarakat. Artinya kalau ada tetangga atau warga di sekitar yang baru pulang dari luar negeri diminta untuk segera melaporkan ke perangkat desa setempat," pungkasnya. 


Selain mahasiswa dari Guangzhu China, Dinkes juga memantau secara khusus satu warga Kecamatan Wlingi yang baru pulang dari Malaysia pada 21 Januari lalu.

"Sempat kena flu tanggal 28 Januari. Setelah didatangi petugas Puskesmas setempat, diperiksa hasilnya hanya flu biasa," beber Krisna.

Terakhir, datang pada 2 Februari lalu seorang TKW dari Hong Kong warga Kecamatan Sutojayan. Kondisi waktu datang sehat, tapi pada 12 Februari terkena flu



"Kalau yang Sutojayan sampai mengalami faringitis atau suaranya habis tidak bisa bicara. Padahal statusnya masih Orang Dalam Pemantauan. Namun setelah diperiksa, ternyata flu biasa tidak sampai sesak napas. Bahkan terakhir diperiksa sudah membaik, tidak demam dan tidak sesak napas. Orang ini yang sempat akan dirujuk ke RS, tapi karena kondisinya membaik akhirnya tidak jadi," terangnya.

Keputusan mengkarantina atau tidak, lanjutnya, semuanya sesuai arahan Dinkes Provinsi Jatim. Pihaknya selalu koordinasi, serta melaksanakan petunjuk dan saran dari provinsi. Karena ada hal penting yang ada pada orang tersebut, kalau gejalanya ada baru dikirim sample cairan ke laboratorium di Jakarta.

"Oleh karena itu, Dinkes melakukan pemantauan sampai ke desa atau masyarakat. Artinya kalau ada tetangga atau warga di sekitar yang baru pulang dari luar negeri diminta untuk segera melaporkan ke perangkat desa setempat," pungkasnya.


sumur bor

komeng ts
kok kayaknya agak gimana ya penangananya
jadi agak serem, tapi tetep berharap semoga corona tidak masuk Indonesia
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh pakulidi
Kalo bener dah masuk jawa nih


emoticon-Takut
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post 37sanchi
moga aja mereka beneran clean gan, yang terbaik aja pokoknya
keputusan yang tepat
"Sempat kena flu tanggal 28 Januari. Setelah didatangi petugas Puskesmas setempat, diperiksa hasilnya hanya flu biasa," beber Krisna.

Emg petugas puskesmas punya alat untuk medeteksi virus corona?
Lihat 4 balasan
Balasan post geo.hazard01
Dari gejala aja dah beda.
Nanti petugasnya yg kena corona
Balasan post entecavir
Quote:


kan dari berita terbaru malah bisa gak ada gejala meskipun terinfeksi
Balasan post geo.hazard01
masalahnya orangnya udah membaik
profile-picture
profile-picture
ripper23tw dan gaberoi! memberi reputasi
COVID19 ada diare!
Balasan post floris.007.11
Quote:


@floris.007.11 corona itu punya gejala spesifik.
Udah ada juknis pemantauan dari kemenkes.
Kalau petugas kesehatan ragu, lgsg dirujuk ke RS.
Gk usah ngomongin soal Corona
Influenza... Iya flu biasa.. Setahun sj ngrenggut 10rb nyawa di Amrik
Dr 180rb yg dirawat di rmh sakit, 10rb nya mninggal...
Simpulin sndri

Skrg kmatian krn influenza di Indonesia brp?
profile-picture
GZuron memberi reputasi
Diubah oleh xrm
Quote:


indonesia aman om...selama ini cuma sebatas suspect
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
asal gak sampai kejang2 & collapse ya brarti flu biasa,...

takutan amat daah,..
Korona gak serem emoticon-Bingung cuman rumah sakit china yang masih stupid dan jorok.
cobak lihat data, dari negara2 laen banyak yang sembuh. yg tewas cuman 2 orang itu ajah sudah sepuh.
Quote:


Ssttt jgn koar2

Udah rahasia umum brre
apapun kondisinya, kalau saya lebih baik dibilang overprotected daripada under protected, virus ini dah matiin ribuan orang dan menyebar dengan cepat.

stay calm n prepare
meski tetap berharap semoga lekas reda dan lekas ditemukan antivirusnya
Suatu hari si A sedang menjual BH dan celana dalam wanita di pasar yang ramai lalu si A meneriakkan dagangannya:
A: "BH nya, kolor nya" berulang2 kepada setiap wanita yang lewat termasuk seorang wanita yang pendengarannya terganggu karena termakan usia.
Teriakkan si A terdengar oleh si wanita tua tersebut dan wanita tua tersebut kaget dan berteriak dengan suara sekeras2nya "apa....corona......!" lalu terjadilah kericuhan di pasar tersebut, para pembeli berlarian untuk keluar dari pasar dan para pedagang pun buru2 menutup kiosnya.
yg meriksa cuman org puskesmas emoticon-Hammer2
Quote:


Udh ada SOP dr kemenkes. Kemungkinan uji sampel. Trs uji sampelnya di kirim ke yg bisa ngecek


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di