CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Masih perlu sok idealis kalo jualan di Instagram nggak sih?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e46820809b5ca627a1f165f/masih-perlu-sok-idealis-kalo-jualan-di-instagram-nggak-sih

Masih perlu sok idealis kalo jualan di Instagram nggak sih?

Jadi gini, kemarin salah satu temanku yang ngandelin Instaram buat jualan curhat kalau dia masih berjuang dapet followers di Instagram. Dia bingung perasaan dagangannya oke-oke aja, nggak alay, bahkan edukatif lagi. Kira-kira salahnya dimana ya?

Setelah dianalisa, salahnya cukup banyak meskipun udah sering ngepost banyak konten. Nah ini dia salahnya;

1.   Terlalu Idealis
 
“Gue maunya A, gue maunya B untuk konten”.  Kalau semuanya serba “aku aku” kapan bisa tau audiens maunya apa? Mau idealis boleh tetapi seorang pebisnis di Instagram harus bisa nyambungin keinginan audiens dan maunya orang. Kalau dibilang salah sih enggak, Cuma masih kurang tepat aja.

Tanya followers maunya apa. Jika kamu seorang pebisnis di Instagram, manfaatkan sebaik-baiknya feature di Instagram. Kamu bisa bikin post lalu ajak mereka jawab di kolom komentar, bikin story lalu ajak mereka jawab di kolom asking question kan ada tuh, atau bikin Instagram Live supaya mereka bias nanya secara langsung.

Nah, udah paham hal-hal itu baru deh kamu bikin konten dan jualan barang yang sesuai keinginan followersmu.


 2.  Tau kapan followersmu aktif

Ngepost kebanyakan konten kan pasti capek, nah mending dibuat schedule kapan kamu harus ngepost. Sebelum scheduling kamu harus tau kapan followersmu aktif di profilmu.

Biar tau kapan aktifnya, yuk pakai analisa.io yang memliki banyak fungsi, salah satunya  Instagram Follower Analyse. Nah analisa.io, kamu bakal tau hari apa dan jam berapa followers Instagrammu ngelike dan komen konten kamu. Dari situ kan udah ada gambaran tuh kira-kira mau ngepost di hari apa aja. 


3.  Milih - Milih Hastag

Ini nih kebiasaan buruk semua orang; borong hashtag. Mau ngeboost post pake banyak hashtag, eh malah keliatan sampis. Nggak mau kan ketauan kalau kontennya nggak laku. Kalau gitu mulai selektif ya buat milih hashtag yang dipakai. Kalau bisa hashtagnya yang relate sama konten yang kamu buat.

Biar lebih jos lagi, kamu pakai hashtag yang bener-bener lagi hits banget, sekiranya banyak yang akses deh. Pakai [url=file:///C:UsersBinc3Downloadsanalisa.io][size=4]analisa.io[/size][/url] biar kamu punya gambaran seberapa banyak orang kepo sama sebuah hashtag, abis itu kamu pake deh beberapa hashtag yang paling banyak dikepoin.

4.  Sering-sering tau tetangga lagi apa

Yang punya ide seperti kamu kan belum tentu kamu doing, jadi harus sering-sering kepo sama rumput tetangga ya. Nah di [url=file:///C:UsersBinc3Downloadsanalisa.io][size=4]Analisa.io[/size][/url], kamu bisa liat Instagram Engagement Rate rumput tetangga loh, kan lumayan tuh tau minusnya mereka dimana. 


5.  Tau mau jualan ke siapa

Ini terakhir yang paling fatal, kadang banyak pebisnis jual apa aja yang bias dijual yang penting duit lancar. Kalau misalnya sering ‘palugada’ tapi nggak tau caranya, kamu nggak akan dapat pelanggan setia.

Lagi, pakai [url=file:///C:UsersBinc3Downloadsanalisa.io][size=4]Analisa.io[/size][/url] untuk mengetahui secara detail followers mu, mulai dari umurnya berapa aja, gendernya apa, dari mana aja kebanyakan, supaya kamu bisa focus mau jualan kke siapa.

Supaya perfoma jualan kamu membaik, kamu harus belajar semua tuh;  orang maunya apa, ngeanalisa instagrammu untuk tau apakah udah banyak orang yang tertarik, selektif milih hashtag, tau jualannya ke siapa, dan masih banyak lagi. Terakhir jangan buru-buru pakai instagram ads ya nanti boncol duluas sebelum laku.

Jadi, sering-sering belajar tentang dagangamu dan analisa Instagram profilmu di [url=file:///C:UsersBinc3Downloadsanalisa.io][size=4]analisa.io[/size][/url] ya, Instagram Analytic tool sekaligus Tiktok Analytic Tool yang bakal nuntun kamu dengan angka-angka yang sudah kamu peroleh di sosmed.
















profile-picture
kudanil.la memberi reputasi
emang tool instagram analytic tu penting banget sih buat kongten bisniss, buat liat engagement dllnyaa
Susah sih jaman sekarang kalo terlalu idealis, mau gak mau kalo pengen cuan ya harus lepas idealisme.

kalaupun mau idealis jangan tanggung-tanggung hehehe
profile-picture
Mandalorian memberi reputasi
Quote:


Lepas baju aja om, kali aja lebih cuan.
emoticon-Motret


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di