CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke Bawahan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4640465cf6c468bd26f2d5/kontroversi-klaim-rekomendasi-tacb-anies-pilih-serahkan-ke-bawahan

Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke Bawahan

Kontroversi Klaim Rekomendasi TACB, Anies Pilih Serahkan ke BawahanFoto: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Wilda Nufus/detikcom)

Jakarta - 
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tak mau menjelaskan soal adanya polemik -telah mendapat rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta- dalam suratnya kepada Menteri Sekretaris (Mensesneg) Pratikno. Anies mengatakan keengganan menjelaskan polemik itu, karena Dinas Kebudayaan DKI Jakarta telah menjelaskan lebih dulu.

"Kan sudah (dijelaskan) dari Kepala Dinas (Kebudayaan)," ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/2/2020).


Enggan menjelaskan soal klaim rekomendasi TACB, Anies memilih berterima kasih kepada Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang diketuai Pratikno.

"Saya ingin sampaikan apresiasi pada Komisi Pengarah yang telah berikan persetujuan sehingga Formula E bisa dilaksanakan di Monas. Pihak DKI komunikasi intensif dengan pihak pengelola Formula E. sekaligus juga dengan FIA (Federasi Otomatis Internasional)," kata Anies.

Anies menyampaikan, hanya memiliki waktu singkat untuk pengerjaan pembangunan untuk Formula E pada 6 Juni 2020. Dia pun menegaskan tidak ada perubahan perencanaan.

"Waktu relatif terbatas, kami akan kerahkan semua sumber daya tapi dengan tetap gunakan kawasan Monas. Maka tidak ada perubahan perencanaan yang harus dilakukan, baik dari ukuran jalan, konstruksinya, itu semua siapkan berbulan-bulan bisa terlaksana," ucap Anies.


Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan mengirimkan surat Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno soal tindak lanjut persetujuan Formula E diselenggarakan di kawasan Monas. Dalam surat itu, Anies menyertakan rute lintasan yang masuk ke kawasan Monas.

Dari surat yang diterima detikcom, Selasa (11/2), surat nomor 61/-1.857.23 tersebut ditandatangani oleh Anies pada 11 Februari 2020. Dalam surat itu, Anies mengatakan telah mendapat rekomendasi dari TACB Provinsi DKI Jakarta.

"Dalam rangka menjaga fungsi, kelestarian lingkungan dan cagar budaya di Kawasan Medan Merdeka dalam pelaksanaannya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperoleh rekomendasi Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta yang dituangkan dalam surat Kepala Dinas Kebudayaan tanggal 20 Januari 2020 nomor 93/-1.853.15 tentang penyelenggaraan Formula E 2020," tulis Anies dalam suratnya.

Namun, Ketua TACB Provinsi DKI Jakarta Mundardjito mengaku tak merekomendasikan pegelaran Formula E di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Hal ini, berbeda dengan surat dari Gubernur Anies Baswedan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno.


"Saya nggak tahu, kita nggak bikin, saya ketuanya kan," ucap Mundardjito, saat dihubungi, Rabu (12/2).

Dinas Kebudayaan DKI Jakarta mengakui tak melibatkan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi DKI Jakarta untuk penyelenggaraan Formula E di Kawasan Monas, Jakarta Pusat. Tindakan itu berbeda dengan isi dalam surat Gubernur Anies Baswedan kepada Menteri Sekretaris Negara (Mensetneg) Pratikno.

"Eh Pak Mundarjito (Ketua TACB DKI Jakarta) itu memang tidak berwenang mengeluarkan rekomendasi. Yang berwenang itu TSP (Tim Sidang Pemugaran). Jadi blast saja ke TSP. Pak Mundarjito ya emang nggak tahu," ucap Kepala Dinas Kebudayaan, Iwan Henry Wardhana, kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (13/2).



source : https://news.detik.com/berita/d-4898...n-ke-bawahan/2

hayoooooooooooo........ emoticon-Wowemoticon-Wow
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 19 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 6
Balasan post phander
Quote:


bwrtaruh ke di lomba tamiya emoticon-Hammer (S)
Quote:


Kemungkinan 2024 kecil emoticon-Malu
Balasan post adityasp
Sekarang lu ketawa2 2024 lu tepok jidat
Balasan post sorken
gabener = goblokbener ?
profile-picture
serapionleo memberi reputasi
wakaka dari statement nya kita mari ketawa bersama sama
Diserahkan ke bawahan, bawahan siru tny pak gub.. gimanaaaa
lah lah gimana tuh , apaan tuh , ada apa tuh , hee apa yang terjadi hayoo.. kok bisa gitu ??, sebenarnya ada apa di belakang semua itu
eh lepas tangan lagi
Bah apa pula kelakuan WAN AIBON
Ribet ya mau ngadain Formula E, moga sukses aja deh balapannya...
pemilihan aja pake cara jual ayat & mayat ... pas udah menang jadi gabener bodong (terbodoh & pembohong)
Pemerintah pusat mati-matian ngejar pemerataan infrastruktur, ampe ngutang (Yang di kritik abis"an). Eh, ini duit trilyunan malah di bakar buat formula E ,yang kurang populer, pasti rugi, dan ga gitu guna buat warga.

Mending duitnya buat beli pompa, bikin tanggul, subsidi daging, pembebasan lahan, RPTRA, plus bikin rusun untuk memperbaiki lingkungan hidup warga.
ya memang itu fungsinya bawahan.
Menutupi kemaluan supaya tetap indah dipandang
Iyaakkkk, sudah dilempar lagi, sodara sodara!
gimana sihh.. kok gk jelas.. demi formula e kayanya apapun bakal dilakuin yaa..
Balasan post cipokan.yuk
Quote:


Buat pencitraan lumayan gan emoticon-Jempol
profile-picture
serapionleo memberi reputasi
wkwkwkwk
kasian amat jkt punya gubernur kek gini
profile-picture
ciptawan memberi reputasi
stop making stupid people famous
jakarta kapan tenggelem yak
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di