CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e461d1cc9518b4c7f622dad/guru-denda-murid-nonton-cap-go-meh-sudah-intoleran-mata-duitan-pula

Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula

Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula

Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula

Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula



POJOKSATU.id, SINGKAWANG – Video seorang murid mengaku didenda guru agamanya lantaran menonton acara Cap Go Meh mendapat sorotan publik.

Murid tersebut dilarang menonton Cap Go Meh lantaran acara tersebut bukan budaya orang Islam.

Cap Go Meh merupakan perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia.

Murid yang menonton Cap Go Meh didenda Rp30 ribu. Denda tersebut membuat warganet emosi.

Warganet menilai guru agama yang mendenda muridnya dengan uang tidak hanya intoleran, tapi juga mata duitan.


“Guru kayak gini tidak hanya intoleran, tapi juga mata duitan. Mencoreng nama guru yang seharusnya kita contoh, baik perilakunya maupun ucapannya,” kata salah satu warganet, Rahmat.

Dari penelusuran Pojoksatu.id, insiden ini terjadi terjadi di SD Negeri 43 Singkawang, Kalimantan Barat.

Susilawati, orang tua murid yang ada dalam rekaman video dan mengaku didenda Rp30 ribu takut pergi ke sekolah lantaran tidak mampu membayar denda.

“Anak saya sampai tak berani masuk sekolah karena harus bayar denda, makanya saya kemarin datang ke sekolah, untuk mempertanyakan, uang denda ini akan dipakai untuk apa. Saya keberatan dengan adanya denda tersebut,” ujar Susilawati.

Di sekolah tersebut, tiga anak Susi bersekolah. Salah seorang anak Susi telah membayar Rp 5000, pakai uangnya sendiri. Sedangkan yang lain, meminta kepada orang tuanya.

“Bapaknya ndak mau ngasih, jadi ada anak saya yang tak mau masuk sekolah. Makanya saya datang ke sekolah, untuk mempertanyakan pengunaan uang denda tersebut,” tambah Susi.

Sementara itu, guru agama SD Negeri 43 Singkawang, Rusnaini meminta maaf atas kejadian itu.

Permintaan maaf disampaikan Rusnaini dalam pertemuan yang digagas Kapolsek Singkawang Selatan, AKP M Aminuddin yang dihadiri Kapolres Singkawang AKBP Prasetyo Adhi Wibowo, di Polsek Singkawang Selatan, Kamis (13/2).

“Kepada semua pihak saya minta maaf dan berjanji tidak mengulanginya. Uang yang kemarin juga sudah dikembalikan ke orang tua murid,” kata Rusnaini.

Kapolres Singkawang AKBP Prasetyo Adhi Wibowo menampik tudingan warganet yang menyebut guru di Singkawang intoleran dan mata duitan.

“Kalau ada klaim di medsos yang mengatakan benih intoleransi di Singkawang, itu tidak benar,” tegas Prasetyo.

agama kebencian



in guru memanfaatkan kebencian yg diajarkan agama dan nabinya untuk mencari keuntungan pribadi

ini seharusnya sudah masuk ranah saber pungli,
bukan soal pelanggaran etika lagi


ini wajah guru mujahiddah yg penuh dengan kebenciannya

Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula








profile-picture
profile-picture
profile-picture
free_use dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh meteror
Halaman 1 dari 9
agama jangan dipakai buat politik. agama jgn dipakai buat cari uang. KTP islam tapi kelakuannya beda.

Bangga jadi negara dengan jumlah penduduk muslim terbanyak?
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan nowbitool memberi reputasi
Mancing Mania.....

Yang keblinger manusia nya yg disalahkan agama nya....

Mancing mania...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nowbitool dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 17 balasan
saling menghargai sebuah budaya itu baik
profile-picture
pemburu.kobokan memberi reputasi
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Mending Bu guru ikut partai politik aja. Dapat nya lebih banyak, tapi bisa rugi lebih banyak juga. Ada cabang partai kan disana?
terlepas dari larangan yg absurd itu,
bu guru darimana bisa tau muridnya nonton?? apa ketemu pas di acara... ikut nonton juga dong? emoticon-Embarrassment
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 2 lainnya memberi reputasi
Wkwk dasar bocah... Nonton mah nonton aja gratis... Gausah setor ke guru agama juga.
Emang gurunya ikut nonton kok tau siapa2 yg harus bayar?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan 3 lainnya memberi reputasi
jualan agama emoticon-Ngakak
Kang palak kedok agama cuk!


emoticon-fuck
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
betina goblok....

intoleran+mata duitan

kebiri aja dah emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan 2 lainnya memberi reputasi
Anjir udah intoleran mata duitan, recehan pula emoticon-Blue Guy Bata (L)
profile-picture
kaiserwalzer memberi reputasi
monggo rame rame di bully tuh google maps nya sebelum di close kolom review nya emoticon-Wakaka

Guru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan PulaGuru Denda Murid Nonton Cap Go Meh, Sudah Intoleran, Mata Duitan Pula
profile-picture
bayukuya1988 memberi reputasi
Diubah oleh ronin1969
guru rasa reman pasar emoticon-Traveller

bata!
Balasan post balancing.boost
@balancing.boost emang Elu menganut agama nys, emang Elu paham ajaran agamanya.?
Atau cuman sok tahu, berlagak paham, dan heboh caci maki. Terus mengaku paling kasih...?

Kasihan deh Lu, hidup kok penuh kebencian.
Terlepas dari kasus ini,

Ortu jaman sekarang terlalu lebay.
Guru menghukum fisik, lapor polisi
Guru membentak, lapor polisi
Guru mencukur rambut, lapor polisi
Guru memberi sanksi denda, lapor polisi
Terus anak eluuuu mau dididik cara bgmna biar disiplinn???
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hhdxt dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Balasan post larapeequer
Quote:




apa harus menganut agamanya, untuk paham agamanya ?

apa para pembenci kafir adalah penganut agama kafir ?


apa guru yg penuh kebencian ini orang cina, jadi bisa paham capgomeh ?
profile-picture
profile-picture
RyanYulio dan bayukuya1988 memberi reputasi
Diubah oleh balancing.boost
bisa jadi guru?
Balasan post balancing.boost
@balancing.boost ya jelas lah, Lo baru bisa komentari gudeg kalo sudah makan gudeg. Tapi kalo Elo makannya bakso tapi ngomentarin gudeg itu namanya sok tau.

Tapi kalo sok tahu ,sok paham udah mencela, mencaci maki, nggak ada bedanya Elo dengan kaum takfiri... Para penebar kebencian.
profile-picture
caerbannogrbbt memberi reputasi
bu guru, kalo mau dapet tambahan pemasukan jangan hina seperti itu, mungutin receh dari anak murid.

mendingan loe jadi jablay 50rebuan di lampu merah (itu juga kalo ada yang mau pake, liat tampang loe yang low spec banget)...... at least loe gak nyusahin orang emoticon-Wkwkwk
profile-picture
profile-picture
bayukuya1988 dan abau. memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Kayaknya mulai berubah jargon "pahlawan tanpa tanda jasa"

Berubah jadi "guru minta bayar jasa"

Buktinya.. banyak guru yang nyuruh anak didiknya buat les sama dia habis sekolah, bayaran pun tergantung "nafsu" guru. Gak ikut alamat nilai jeblok.

Ada juga jalan2 sekolah, ga ikut tetep bayar setengahnya.

Belum lagi kalo idul adha tiba, keluar selebaran untuk "kasih" uang biar sekolah ngadain korban juga..

Dan masih banyak lainnya...

Miris.. sekolah di Indonesia mahal harganya bung!
profile-picture
raafirastania26 memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Halaman 1 dari 9


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di