CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Komnas HAM Soroti Status Eks WNI ISIS, Guru Besar UI Emosi Bilang Begini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4616e2b8408826d74ab5c3/komnas-ham-soroti-status-eks-wni-isis-guru-besar-ui-emosi-bilang-begini

Komnas HAM Soroti Status Eks WNI ISIS, Guru Besar UI Emosi Bilang Begini


Komnas HAM Soroti Status Eks WNI ISIS, Guru Besar UI Emosi Bilang Begini

Beritaterheboh.com -  Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana sempat emosi ketika Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik menyoroti status WNI eks ISIS.

Mulanya, Ahmad Taufan Damanik menyoroti adanya ketakutan berlebih di masyarakat terkait pemulangan WNI eks ISIS tersebut. Buntutnya, Komnas HAM dimaki ketika menyerukan adanya pendataan bagi eks ISIS.

"Selesaikan dengan baik, jangan penuh ketakutan," ujar Ahmad Taufan seperti dikutip Suara.com dari acara Mata Najwa bertajuk 'Menangkis ISIS' yang ditayangkan pada Rabu (12/2/2020) malam.


Namun, sang pembawa acara Najwa Shihab mempertanyakan pernyataan itu. Najwa menilai wajar jika ada ketakutan dari publik karena sudah beberapa kali terpapar serangan terorisme.

"Wajar dong takut ada beberapa kali kita terkena serangan," ujar Najwa.

Ahmad Taufan mengatakan, "Oh iya pastilah. Tapi ketakutan berlebihan sehingga kita tidak bisa berpikir secara rasional, itu juga jadi masalah."

Dia pun menyontohkan ketakutan berlebihan di masyarakat ketika Komnas HAM mewacanakan pendataan WNI eks ISIS. Pihaknya, kata Ahmad Taufan, dimaki-maki oleh masyarakat.

"Komnas HAM bilang profiling (pendataan--RED) dulu, kita dimaki-maki sama masyarakat. Padahal maksud kita dikenali satu persatu. Ini ada bayi, apa bayi mau dibiarkan telantar," ujar Ahmad Taufan.

Pun Ahmad Taufan menyoroti persoalan status kewarganegaraan WNI eks ISIS. Dia enggan berdebat karena waktunya tidak banyak. Yang terang, menurut dia, pencabutan kewarganegaraan itu memiliki prosedur.

"Termasuk soal status kewarganegaraan, saya rasa tidak banyak waktu kita untuk berdebat. Tapi ada pandangan lain yang mengatakan, pencabutan kewarganegaraan itu ada prosedur dari mulai dari bawah ke menteri sampai presiden," kata Ahmad Taufan.

Lalu Najwa pun bertanya perihal status WNI eks ISIS tersebut di mata Ahmad Taufan. "Menurut versi Anda, mereka masih WNI? Bukan eks WNI?" tanya.

Ahmad Taufan pun memberikan contoh penghapusan satu generasi intelektual yang terjadi karena situs politik di Indonesia tengah bergejolak pada tahun 1965 terkait peristiwa G30S.

"Saya ingin menekankan ke bung Fadjroel Rahman (juru bicara kepresidenan). Tolong sampaikan ke presiden. Sepanjang sejarah indonesia merdeka, kita baru satu kali membuat lebih dari 100 orang stateless, yakni tahun 1965," tutur Ahmad Taufik.

Dia pun melanjutkan, "Apa mau terulang ini persoalan? Jangan kita sembarangan membuat kebijakan sehingga tidak menjadi ada satu kondisi…"

Belum selesai omongan tersebut, Fadjroel Rahman yang juga ikut dalam dialog, menuding Ahmad Taufan menyamakan generasi intelektual pada 1965 tersebut dengan teroris ISIS.

"Bung, Anda mau menyamai teroris dengan intelektual?" tanya Fadjroel Rahman.

Ahmaf Taufan menampik. Dia berdalih hanya mengingatkan agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi. Terlebih, imbuh dia, Indonesia adalah anggota Dewan Keamanan PBB dan Dewan HAM PBB.

"Saya cuma mau mengingatkan tolong pertimbangkan. Kita ini anggota Dewan Keamanan PBB, kita ini Dewan HAM PBB, orang akan tanya ini kok Indonesia absen dalam kondisi ini," ujar Ahmaf Taufan.

Tiba-tiba Hikmahanto Juwana memotong dan berbicara dalam nada tinggi. Dia mengatakan, kampiun HAM tidak bisa macam-macam jika terkait dengan pelaku terorisme.

"Kampiun hak asas manusia jika terkait dengan terorisme tidak ada macam-macam. Para teroris ketika melakukan teror-teror, apa ada rasa kemanusiaan dari mereka!" ujar Hikmahanto disambut riuh tepuk tangan penonton.

Sebelumnya dalam forum itu, Hikmahanto mengatakan WNI eks ISIS tersebut sudah kehilangan kewarganegaraan. Dia mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) 2 Tahun 2007 Pasal 31 Ayat 1.

"Di situ jelas, dengan sendirinya kehilangan kewarganegaraan. Di dalam UU 2006 kewarganegaraan, memang tidak disebutkan dengan sendirinya. Tapi kalo kita lihat di PP 2 Tahun 2007, itu dikatakan (kehilangan kewarganegaraan) dengan sendirinya," kata dia.

Berdasarkan penelusuran Suara.com, berikut isi PP 2 Tahun 2007 Pasal 31 Ayat 1 seperti dikutip dari laman ditjenpp.kemenkumham.go.id:

Pasal 31

(1) Warga Negara Indonesia dengan sendirinya kehilangan
kewarganegaraannya karena:

a. memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri;

b. tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain, sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu;

c. masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden;

d. secara sukarela masuk dalam dinas negara asing, yang jabatan dalam dinas semacam itu di Indonesia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan hanya dapat dijabat oleh Warga Negara Indonesia;

e. secara sukarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asing atau bagian dari negara asing tersebut;

f. tidak diwajibkan tetapi turut serta dalam pemilihan sesuatu yang bersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing;

g. mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya; atau

h. bertempat tinggal di luar wilayah negara Republik Indonesia selama 5 (lima) tahun terus-menerus bukan dalam rangka dinas negara, tanpa alasan yang sah dan dengan sengaja tidak menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi Warga Negara Indonesia sebelum jangka waktu 5 (lima) tahun itu berakhir, dan setiap 5 (lima) tahun berikutnya yang bersangkutan tidak mengajukan pernyataan ingin tetap menjadi Warga Negara Indonesia kepada Perwakilan Republik
Indonesia yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan padahal Perwakilan Republik Indonesia tersebut telah memberitahukan secara tertulis kepada yang bersangkutan, sepanjang yang bersangkutan tidak menjadi tanpa kewarganegaraan.(suara.com)



SOURCE : http://www.beritaterheboh.com/2020/0...wni-isis.html
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan scorpiolama memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
macam pengen dilempar kursi aja si topan ini ...
bicara HAM kok berat sebelah....mereka yg keluarganya jadi korban terorisme gak dipertimbangkan juga ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 3 lainnya memberi reputasi
fix yg C kan wakakakka bye
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
mana ada mantan isis.
sekali ngisis, forever ngisis.

yang ada itu mantan wni. emoticon-Blue Guy Smile (S)

usaha sistematis untuk cetak ulang alam bawah sadar dengan dengungan istilah ex. isis yang diulang-ulang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 3 balasan
udah lama ngak nonton mata najwa
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Quote:


profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
Komnas HAM Soroti Status Eks WNI ISIS, Guru Besar UI Emosi Bilang Begini
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Mending guru besarnya baca uu kewarganegaraan


Dah bakar paspor juga


emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Iya juga kayak kasus PKI di 65 dulu.. Bedanya dulu di bantai, sekarang ga boleh pulang
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Suruh si Komnas HAM jemput sendiri tampung sendiri.

emoticon-Belgia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 3 lainnya memberi reputasi
cek profil Amat Topik, jangan2 keluarga nya ada yg simpatisaj ISIS atau minimal pengikut HTI/Wahabi
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Komnas HAM ini nyusahin aja kayanya. Udah bener gausah dipulangin malah protes. Apa mereka dikirim ke sana aja? emoticon-Ngakak
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
sudah biasa itu, komnas ham jadi corong teroris sejak jaman reformasi.
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
HAM over dosis ga bisa berpikir rasional
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
Orang orang HAM ini otaknya kalau mikir kayak kurang adil dan proporsi
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Komnas HAM kebanyakan bersuara melindungi kaum penjahat, bukan kaum tertindas.
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post bodico
Quote:


gini aja, kl mau jd wni lagi dan jd ex isis, suruh mereka bertobat didalam kamp saat ini, nyatakan keluar dari isis, nyatakan tidak setia lagi sama ideologi isis, natakan tidak lagi setia kepada kalifah
di tengah2 kamp nya ya

profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
komnas ham kwontol ini tak ada guna dan tak ada kerjanya ...
cuma aktif di kasus yang jadi sorotan publik dan bermuatan politis ..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan 2 lainnya memberi reputasi
mau protes kek gimana juga, ya emang kerjaannya komnas HAM itu emoticon-Traveller
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Balasan post MahoImperator
bangke, coba itu misalnya foto di sebelah Reynhard Sinaga apa masih bisa ketawa tuh lotnok
jangan-jangan malah gantian tuh bangke yg nangis ketakutan
profile-picture
profile-picture
serapionleo dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Sudahlah
Burung aja bisa dapat rejeki
Masa tidak dengan manusia Sholeh...
Dimanapun dia berada
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di