CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jadi Tersangka, Begini Nasib 3 Siswa SMP Pelaku Perundungan di Purworejo
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4613e482d49542fe41240e/jadi-tersangka-begini-nasib-3-siswa-smp-pelaku-perundungan-di-purworejo

Jadi Tersangka, Begini Nasib 3 Siswa SMP Pelaku Perundungan di Purworejo


Jadi Tersangka, Begini Nasib 3 Siswa SMP Pelaku Perundungan di Purworejo


Beritaterheboh.com -  Tiga siswa pelaku perundungan terhadap seorang teman perempuannya di SMP Muhamadiyah Butuh Purworejo, ditetapkan menjadi tersangka. Ketiganya TP, UH, dan Dim, remaja asal Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo.

Sebelumnya ketiga siswa pelaku perundungan yang videonya sempat viral itu menjalani pemeriksaan intensif di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskro Polres Purworejo.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, lakukan proses penyelidikan ditingkatkan ke penyidikan. Kita gelar perkara kembali, kemudian dinaikan sebagai tersangka," kata Kapolres Purworejo, AKBP Rizal Marito kepada Liputan6.com, Kamis (13/2/2020).

Ketiga pelaku yang masih berusia 15 dan 16 tahun itu dijerat pasal tindak kriminal penganiayaan atau pengeroyokan. 

"Kita tetapkan tersangka. Tapi tidak ditahan," kata Kapolres.

Tidak adanya penahanan lantaran pelaku masih di bawah umur.


"Ini like spesialis anak sebagai pelaku dan anak sebagai korban ada hukum perkaranya sendiri. UU perlindungan anak, berbeda penerapan pasal," kata Rizal.

Tersangka dijerat dengan UU perlindungan anak sesuai pasal 80 ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan dan denda 72 juta. Ancaman di bawah lima tahun.

Sebelumnya diberitakan, Cahya remaja berusia 16 tahun yang tinggal di Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo sedang belajar Bahasa Indonesia. Dirinya yang dikenal sebagai siswa disabilitas mendapat perundungan dari tiga orang temannya sendiri, dengan cara dipukul dengan tangan, ditendang, hingga dipukul menggunakan gagang sapu.

Penganiayaan terungkap ketika tindakan ketiga tersangka direkam dan disebarkan lewat media sosial oleh teman sekelas korban dan tersangka.

Video berdurasi sekitar 30 detik menyebar hingga ke tetangga korban sehingga dilaporkan kepada orangtua korban kemudian dilaporkan ke Polsek Butuh.

Usai dilaporkan, ketiga pelaku kemudian diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan oleh Polres Purworejo. Kasusnya saat ini ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polres Purworejo.(kompas.com)


source : http://www.beritaterheboh.com/2020/0...siswa-smp.html

yang ngerekam nya juga harus diproses.. teman - teman yang melihat. Juga sekolah tempat mereka belajar..

kok yang begini dibiarin..

Muhammadiyah lho ini. Sekolah yang berlandaskan islam.

gimana mau dihilangkan persepsi ISLAMOPHOBIA kalo di sekolah yang berbasis Islamnya aja begini.

Bukan agama/negara lain yang membuat citra islam buruk. Tapi "oknum - oknum" dari islam sendiri yang berbuat demikian.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
hantumasam dan 13 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 4
SMP Muhamadiyah

wah wah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fitsahatz dan 5 lainnya memberi reputasi
Met ditampolin di bui ya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bhumbhazta dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
nunggu apa kata "A- Rice"
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andhikap1102 dan 3 lainnya memberi reputasi
Calon penerus pan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
riezazura dan 6 lainnya memberi reputasi
Sekloah nya akan ditutup gan kata pak ganjar, siswa bakal di pindahkan. Bagus deh gk sampe ditahan cukup dibikin jiper
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bhumbhazta dan 5 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
memprihatinkan wajah dunia pendidikan
mewek yg kejer lu bgst! cari lawan seimbang noh dilapas
profile-picture
bhumbhazta memberi reputasi
Bocah ini kalau tidak di kerangkeng....

ane yakin....sanksi sosial akan lebih menyakitkan.... bisa depresi bocah2 ini...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bhumbhazta dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Oh ini rekaman sekolah ya, ane kira kamp pelatihan calon anak2 ISIS. Kelakuannya mirip2 sih, barbar & menindas perempuan. Khasnya ntu banget emoticon-2 Jempol
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Air.Gate dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post cluoro
Quote:


sekolah gak salah... yg salah murid-muridnya pada goblog (yg persekusi) emoticon-Smilie

bata!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
RyanYulio dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Lobang muda gan emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
MrJeffBezos dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kalah penataran stm yg suka tempur emoticon-Leh Uga
Balasan post areszzjay
Quote:


Salep mana salep


emoticon-Leh Uga
profile-picture
areszzjay memberi reputasi
calon madesuemoticon-Hansip
profile-picture
LaSeixas memberi reputasi
Kepala sekolah harus ditindak. Masa ada kaya gini diem aja. Jangan2 udah sejak lama nih kejadian kaya gini
hukum tiap hari aje jalan pake papan ulisanne "kami bajingan beraninya sama cewe kalo lo laki tampolin gih pala ane" biar babak belur dimasa tuh trio anjink emoticon-fuck2
profile-picture
zeeph memberi reputasi
generasi millenial zaman now katanya. tak berakhlak walaupun beragama.

emoticon-2 Jempol emoticon-Cape deeehh

profile-picture
profile-picture
zeeph dan areszzjay memberi reputasi
didikan yg sangat selami banget. emoticon-Ultah
profile-picture
.theflash. memberi reputasi
murid kek gini harus dikeluarkan secara tidak hormat.

supaya apa? supaya kelak mereka ga bisa masuk ke sekolah dan universitas. dan sangat2 sulit utk kerja.
alhasil penjahat.lbh pantes dimatiin sih drpd dipelihara spt bab! dipenjara.

itu cewe lho ditambah lagi berkebutuhan khusus lagi.
cocok mattin sih ud itu tsk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sposolo dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh munjyn
mentang2 dibawah umur dilepas

masukin penjara anak2 lah
profile-picture
profile-picture
Mambo2005 dan areszzjay memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di