CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Klarifikasi Soal Data Tapol Papua, Mahfud MD: Yang Sampah Infonya Veronica
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e455d652525c32e63339370/klarifikasi-soal-data-tapol-papua-mahfud-md-yang-sampah-infonya-veronica

Klarifikasi Soal Data Tapol Papua, Mahfud MD: Yang Sampah Infonya Veronica

Klarifikasi Soal Data Tapol Papua, Mahfud MD: Yang Sampah Infonya Veronica
Forum Indonesia - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sempat menyebut data tahanan politik yang diberikan oleh aktivis Veronica Koman kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai sampah. Karena mendapatkan kritikan dari sejumlah pihak, Mahfud pun memberikan klarifikasi terkait pernyataannya tersebut.

Mahfud kemudian menganggap pernyataannya tersebut disalah tafsirkan oleh sejumlah orang. Kini ia mengklaim diksi sampah yang dimaksud ialah untuk menjawab soal keterangan Veronica yang mengatakan telah menyerahkan data tersebut kepada Jokowi di Australia.

"Karena Veronica itu waktu di Australia tidak bertemu presiden, tidak menyerahkan surat kepada Presiden. Tanya saja sama dia. Kalau ada yang infokan, itu sampah," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

Mahfud juga meluruskan kalau diksi sampah yang digunakan itu bukan untuk data tapol Papua yang diserahkan. Kata ia, setiap surat-surat yang diberikan oleh masyarakat kepada Jokowi itu pasti akan ditampung untuk dibaca meskipun bukan dalam hari yang sama.

"Yang sampah itu adalah informasi bahwa Veronica Koman serahkan surat kepada presiden. Itu sampah, ndak ada. Saya ada di situ, enggak ada Veronica Koman," ujarnya.

Meski demikian Mahfud tidak menampik kalau data tersebut diserahkan Veronica dengan dititipkan kepada orang lain.

"Kalau soal dia ada orang nitip surat yang mungkin titipan dia, itu bisa saja. Iya, tapi kita kan enggak peduli, semua surat kan ditampung," katanya.

Karena saking banyaknya surat-surat pemberian masyarakat kepada Jokowi, maka terkait data tapol Papua yang diserahkan itu pun belum diverifikasi oleh pihak Istana. Sebelum dibaca Jokowi, surat tersebut akan dicek terlebih dahulu kebenarannya satu-persatu.

"Banyak map masuk kita tampung semua, kan ini baru pulang dari Australia. Masa mau dibaca di Australia, kan tumpuk dulu. Nanti diproses satu-satu lalu dibaca," pungkasnya.

Sebelumnya, Mahfud MD menyebut dokumen data tahanan politik Papua yang diberikan aktivis Papua Veronica Koman adalah sampah. Dokumen itu diberikan ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat melawat ke Australia.

Mahfud menyebut jika dokumen itu tidak penting. Mahfud di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Selasa, mengaku tidak mengetahui apakah dokumen tersebut benar-benar sudah diserahkan langsung kepada Kepala Negara.

"Saya tahu surat seperti itu banyak. Orang berebutan salaman, kagum kepada Presiden, ada yang kasih map, amplop, surat gitu, jadi tidak ada urusan Koman atau bukan. Kita tidak tahu itu Koman apa bukan," kata dia.

"Itu anulah, kalau memang ada, ya sampah saja lah," tambah Mahfud.

Pernyataan Mahfud lantas dikritik oleh banyak pihak termasuk dari Veronicanya sendiri. Meskipun Veronica sudah biasa mendengar pernyataan Mahfud yang kerap menyakiti hati, namun kali ini menurutnya makin melukai hati orang Papua.

Veronica tidak aneh ketika mendengar pernyataan Mahfud tersebut karena sebelumnya ia pernah mengatakan kalau tidak ada pelanggaran HAM apapun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Namun untuk kali ini, Veronica merasa pernyataan Mahfud justru makin menyayat hati orang Papua.

"Namun tetap sangat disayangkan, mengingat ini akan memperdalam luka orang Papua. Boro-boro dapat keadilan, untuk diakui adanya pelanggaran saja pun tidak," kata Veronica saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

"Pernyataan ini memberikan sinyal makin suramnya penegakan HAM di era saat ini," sambungnya.

Sumber : https://www.forumindonesia24.com/
Klarifikasi Soal Data Tapol Papua, Mahfud MD: Yang Sampah Infonya Veronica
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Diubah oleh beritaonline24
Halaman 1 dari 2
sampah jumpa di trit selanjutnya.. emoticon-Traveller
Mahfud kocak emoticon-Leh Uga

Kadrun emang
kenapa ga ditangkap ni cewe

lobi pihak aussie la
Lihat 1 balasan
Balasan post Skyland999
sudah stateless gan dia bergabung dengan OPM
seperti yang bergabung sama ngISIS
profile-picture
novembermann memberi reputasi
VK itu kan juga lawyer. Siapa aja kalau jadi lawyer, ya apa yang dilakukan sama si Vero itulah yang harus di lakukan.

Baik Pemerintah dan Vero punya versi sendiri² dan wajar kalau si Vero tidak mau tunduk ama versi pemerintah.

Papua. Yang gue tahu, media nasional dan asing enggak gampang liputan di sana. Info dari Papua lewat TNI-Polri, lha itu di BP ini sendiri, buzzer Papua, yang saban hari bikin thread di pagi hari mereka itu dari Militer ( Meskipun gue ngak bisa bukti'in ), tapi bagus juga, ngak masalah, buat counter kan narasi negatif tentang papua dan pemerintah.

Jadi perspektif melihat fakta² yang berseberangan, terbatas. Jadi ya gue sendiri emang ngak berhak ngejudge VK sampah, seperti Pak Mahfud.

Jadi kita butuh media independen yang tidak memihak keduanya.
profile-picture
profile-picture
ichachi dan agusdwikarna memberi reputasi
Diubah oleh 54m5u4d183
Lihat 1 balasan
calon merdeka ini papua
bisa jadi Brunei ke 2 ntar
emas ada hasil tambang mangstab minyak apalagi
tanah juga punya moyangnye

jangan lu samainlah sama gembel isis yg minta pulang emoticon-Smilie

emoticon-Sundul
Parasit kayak gitu bagusnya diajak ngeteh polonium
Sekalian dicabut status WNnya
Pak mahfud sekarang bahasanya jadi keras ya. Padahal tahun lalu sampai di php jokowi dan makhruf amin pun bahasanya masih kalem.
Balasan post 54m5u4d183
Quote:


Oh itu buzzer militer ya gan. Kalau dugaan saya itu buzzer setneg, istana, atau mungkin konsultan pihak ketiga.
Quote:


Ini thread nya InRealLife, baca aja

https://www.kaskus.co.id/show_post/5...cad716c55f52e3

Quote:
profile-picture
agusdwikarna memberi reputasi
Diubah oleh 54m5u4d183
Lihat 1 balasan
Quote:


Papua bakal bisa diliput apalagi pedalamannya tinggal militer mau ke wamena atau ga. Gw yg org papua aja belom pernah liat/denger berita tni/polisi "main" Di wamena. Coba ke wamena dulu, itu sarang suku radikal yg disukain opm banyak di wamena
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Balasan post 54m5u4d183
profile-picture
54m5u4d183 memberi reputasi
Quote:


Wah gitu ya
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Dulu vocal banget ngeritik kebijakan yg ga singkron pas jadi anggota malah berat sebelah lagi ahhh payahhh !
Isu gini mending ditenggelemin, dua duanya salah.

Satu sdh memperlakuka seenaknya, yg satunya maunya sesuai keinginan dirinya..

Klo mau berubah jd lebih baik ya dukung program pemerintah untuk bangun papua, awasi.

Semua manusia didunia ini punya HAM, bukan berarti klo dia aparat keamanan itu ham kurang berlaku...

Vk ini cuma liat dari perspektif orp papua yg teraniaya (katanya) tapi memojokkan negaranya sendiri. Bgmn dengan perspektif aparat keamanan, pekerja bukan orang papua yg dibantai...
Quote:


Bukannya kemaren kabur ke aussie pake paspor indo gan
Diubah oleh Skyland999
Lihat 1 balasan
Emang sampah kok..termasuk veronikanya itu sampah masyarakat
profile-picture
novembermann memberi reputasi
Balasan post Skyland999
yup karena sudah sadar mau DPO langsung kabur dia.
pas sudah di aussie, pemerintah baru sadar pake paspor Indonesia, akhirnya paspornya dicabut september kemarin.
Tunggu nanti setelah 6 bulan dia dilempar dari aussie, nangis2 doi. Ditolak Aussie, tidak diakui Indonesia.
profile-picture
Skyland999 memberi reputasi
Quote:


Baguslah kalo paspor sdh dicabut

Provokator ulung tuh
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di