CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sepadankah Kepentingan Politik ditukar dengan Risiko Epidemik Corona di Indonesia????
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e455884337f934e1170b527/sepadankah-kepentingan-politik-ditukar-dengan-risiko-epidemik-corona-di-indonesia

Sepadankah Kepentingan Politik ditukar dengan Risiko Epidemik Corona di Indonesia????

Covid-19 adalah virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, Republik RakyaTiongkok (RTT). Muncul pertama kali pada Desember 2019, hingga saat ini (13 Februari 2020) sudah menginfeksi hingga 60.349 orang dengan korban meninggal sebanyak 1370 orang di seluruh dunia. Majoritas infeksi dan kematian terjadi di provinsi Hubei tempat asalnya dan hanya 2 kematian di luar Cina.

Angka kematian virus ini sudah melewati SAR, virus ini juga sangat aktif menginfeksi. Sampai saat ini pun dunia belum benar-benar mengetahui karateristik virus yang sebenarnya seberapa kuat virus tersebut di udara dan melalui apa saja penularannya pun belum pasti. Bahkan orang yang belum menunjukkan gejala pun sudah bisa menulari orang di sekitarnya. Banyak issue berhembus di media social namun kebenarannya sendiri seakan akan ditutupi oleh pemerintah cina.

Negara-negara di asia tenggara hampir semua telah terinfeksi dengan jumlah terbesar di Singapura. Total terdapat 50 warga Singapore yang telah terinfeksi, pemerintah negeri singa ini pun telah meningkatkan level kewaspadaannya ke Jingga. Dimana peningkatan ini dipicu oleh adanya 2 kasus yang tidak dapat di-identifikasi sumber tertularnya, yang mana artinya infeksi virus ini telah menyebar di lingkungan singapura. Jumlah yang terinfeksi pun terus meningkat setiap harinya.

Namun pemerintah Singapura sangat sigap memerangi virus ini. Semua informasi dibuka ke public terkait orang-orang yang terinfeksi, kemana saja mereka pergi dan pemerintah mengontak orang-orang yang mungkin terpapar virus tersebut dari warga yang terinfeksi. Prosedur ini dilakukan untuk mencegah terjadi nya pandemic dimana orang-orang yang merasa pernah di tempat yang sama diwaktu yang sama dengan korban yang sudah positive dapat melakukan tindakan-tindakan antisipatif seperti memakai masker, segera mengisolasi diri dari keluarga apabila merasa sakit dan menginformasikan ke klinik yang merawat bahwa ia mungkin saja terinfeksi Covid – 19.

Bagaimana dengan Indonesia negara ibu pertiwi kita yang tercinta?
Hingga hari ini, angka warga yang terinfeksi di Indonesia masih nihil. Namun hari ini muncul berita terdapat warga cina yang baru saja pulang dari Bali dinyatakan positive corona. Lalu apa yang dilakukan pemerintah? Sesigap Singapura kah?

Hingga saat ini tidak ada tindakan yang dilakukan pemerintah, hanya pesawat yang membawanya saja yang dibersihkan dengan desinfektan. Sementara masyarakat sama sekali tidak di berikan informasi terkait tempat mana saja di Bali yang pernah dilalui oleh wisatawan yang positive tersebut selama wisatanya di Bali.

Sebenarnya strategi apa yang sedang dijalankan Pemerintah sekarang? Apakah pertimbangan menjaga kestabilan ekonomi dan politik yang membuat pemerintah seakan diam, lumpuh dan membeku? Kenapa hingga saat ini Bapak Jokowi tercinta tidak mengeluarkan statement kewaspadaan apapun? Apakah sepadan mengorbankan nyawa rakyat Indonesia tercinta ini demi kepentingan politik semata?
Bisa dimaklumi kepanikan ditakuti terjadi di Indonesia dan menimbulkan kekhawatiran berlebih sehingga masyarakat berbelanja di luar keperluan seperti yang terjadi di Singapura. Namun semua kepanikan tersebut dapat diredam dengan pemerintah yang memberikan keyakinan kepada Rakyat nya untuk bersatu padu melawan virus mematikan seperti yang dilakukan Pemerintah Singapura melalui statement Perdana Menteri-nya beberapa hari lalu.

Sementara pemerintah kita diam seribu Bahasa sedangkan Rakyat saat ini hanya bersandar pada kata Semoga Semoga dan Amin Amin. Padahal WHO sudah memberikan peringatan bahwa keadaan yang diakibatkan oleh penyebaran virus ini akan jauh lebih fatal jika terjadi di negara dengan system kesehatan lebih buruk dari Cina. Tapi peringatan ini belum cukup menyentil Pemerintah Indonesia.

Tapi apalah daya saya hanya orang biasa yang tidak bisa berpengaruh apa-apa, hanya bisa membuat tulisan ini dan mengingatkan orang-orang sekitar untuk tetap waspada dengan memakai masker jika berada di ruang public serta cuci tangan sebelum makan dan jangan menyentuh muka dengan tangan yang kotor. Setidaknya itu yang diyakini WHO dan banyak orang bisa mengurangi risiko infeksi Covid -19.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Inbox.Kosong dan 3 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Quote:


Ngarang bebas?


Sepadankah Kepentingan Politik ditukar dengan Risiko Epidemik Corona di Indonesia????
profile-picture
profile-picture
MWIMRSNAIL dan entecavir memberi reputasi
Lihat 5 balasan
Klo ane perhatiin sekarang kok banyak muncul narasi narasi aneh

Pasal 1 : Harus ada Corrona Virus ada diindonesia

Pasal 2 : Kalau tidak ada maka kembali ke pasal 1

emoticon-Cape d...
profile-picture
entecavir memberi reputasi
Lihat 3 balasan
gak capek ngarang segitu??
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
tercinta
Emang parah gan. Mana masker udah pada dijual2in ke cina sampe 1 box harga normalnya 20rban udah sampe 200rb. Pemerintah mau tunggu ada yg ambruk di jalanan dulu baru mau jujur.
Mana masa inkubasi virus udah ditambah sampe 24 hari.

Semua berita buruk dibilang hoax hoax. Padahal di cina aja dokter yg pertama kali memperingatkan ttg corona juga ditangkap dgn tuduhan hoax dan skrg beliau meninggal.

Apalagi banyak beredar narasi bahwa antibodi masy Indonesia kebal krn gaya hidup kotor.

Benar2 mengenaskan kewaspadaan di negara ini.

Lebih baik kita yg masih waras stok dulu persiapan2 apa saja utk lebih kurang sebulan dua bulan.

Ane yg punya anak kecil dan bayi sudah siap2 susu, popok, sabun, dll. Sudah mulai borong2. Biar deh org lain belum gila kita gila duluan.
profile-picture
profile-picture
kazuraba dan Sang Pembantai memberi reputasi
Diubah oleh kodok.jingga
Lihat 2 balasan
we have allah emoticon-Smilie
Balasan post kodok.jingga
Quote:


700 orang India di Wuhan gak terinfeksi

Lalu WNI di 2 kapal gak terinfeksi

Ya kalau memang gak ada masa mau dipaksakan

Kita tunggu aja sampai akhir Februari, kalau gak ada ya berarti memang gak ada yg kena
Quote:


Lo yg sebenarnya bisa disebut tukang Hoax

Ga ada kasus, ga ada epidemi, tp nyebar isu buat borong barang2..

Yg sebenarnya harus ditangkap org2 tolol kayak lo yg buat masyarakat resah
profile-picture
MWIMRSNAIL memberi reputasi
waspada itu penting, tapi tidak perlu panik juga emoticon-Malu (S)
Kata siapa Indonesia gak sigap?
Tren kasus naik di RRT, kemenkes dah publish pedoman penanganan utk berbagai level, RS disiagakan.
Kasus WN china dari bali, lgsg kerjasama lintas kementerian buat ngelacak, dinkes bali juga cepat tanggap, penelusuran siapa aja yg kontak dan di mana aja si turis berkunjung.

Indonesia gak sebodoh itu lah, membiarkan apalagi nutup2in kasus.
Ada kasus aja, di forum atau wag kesehatan dah heboh.
Kalau emang ada kasus, dah outbreak gila2an para pasien di RS2.
Btw buat TSnya yg mental inlander..

Sepadankah Kepentingan Politik ditukar dengan Risiko Epidemik Corona di Indonesia????

Sepadankah Kepentingan Politik ditukar dengan Risiko Epidemik Corona di Indonesia????
profile-picture
Gailham memberi reputasi
Balasan post kodok.jingga
Parno ga us ngajak2 lah...
Trus mau loe pmerintah kdu gmana?

Bgun rumah sakit super cepat kyak china buat jaga2 di 34 provinsi 100 kota 1000 kecamatan??
Bagi-bagi masker n antibiotik?.. Obat.nya aja belum ktmu..
Keluarin dekrit presiden terkait darurat sosial??
Tutup semua perbatasan??
Putuskan hub diplomatik ama china??
Medical check up buat smua warga indo???
Minta bantuan amrik buat pengadaan alat test dan pra sarana medik pendukung?


Atau gmana minta loe??..




Di negri kita demam berdarah dan malaria jauh lebih mengerikan, itung berapa tiap th meninggal gara2 nyamuk... Ini yg udah nyata dan menjadi masalah sekaligus ancaman tiap tahun, bukan corona yg belum jelas adanya disini...


Sekian,
Lihat 1 balasan
masalahnya nggak ada 1 pun ruang isolasi RS di indonesia yang merawat pasien dengan gejala Covid-19.
Lihat 1 balasan
uda mnding skrg kita percaya dan dukung pemerintah aj dah..

kl bbrp minggu ke depan ternyata banyak yg mati...baru dah ente gebukin tu pemerintah..

let see..

emoticon-Ngakak
Balasan post Ojodupeh
Quote:


org2 sains skrg sama aja kek org2 agamis. sama2 punya kelompok radikal

bedasarkan penelitian pake metode yang paling benar harusnya indonesia ada
ga mungkin ga ada
seandainya ga ada ya harus ada
karena metode penelitian nya sudah tak terbantahkan
emoticon-Cape deeehh
Balasan post billyns
Quote:


Seingatku sdh disediakan kok

Memang gak terlalu banyak
Waktu SARS kita kena 2orang aja.

Mungkin memang negara kita spesial.

Ya mungkin selama ini kita kadang pernah meleset.

Tapi kalau gak ada Covid19 ya mungkin bener gak ada Covid19
Balasan post 37sanchi
Quote:


Ngarang bebas apanya? Otak kau yg sedikit itu dipakai.. jangan dipajang aja
Balasan post silumanJAMBLANG
Kalo mau debat tolol jangan dipiara... Virus kok dilawan pake antibiotik
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di