CARI
KATEGORI
KATEGORI
Informasi! Baca info terupdate seputar virus corona di sini
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e454b35c820845fcf5541c2/fakta-ondel-ondel-betawi-yang-digunakan-untuk-mengamen

Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen

Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen

 

Seiring perkembangan zaman, ondel-ondel yang mitosnya untuk menolak bala, kini mulai ambil bagian dalam semarak pesta rakyat, penyambutan tamu kerhormatan, arak-arakan pengantin sunat, atau acara pernikahan.
Saat ini, ondel-ondel yang menjadi kebanggan Betawi malah kerap dijadikan sarana untuk mengamen. Tak jarang, kelompok ‘pengamen’ ondel-ondel juga melibatkan anak-anak untuk meminta uang bahkan sampai larut.

Hal itu membuat Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mewacanakan merevisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi, lantaran dirinya miris melihat ondel-ondel digunakan untuk mengamen atau mengemis di jalanan.

Merangkum dari berbagai sumber, berikut sejumlah fakta terkait ondel-ondel:
1. Miliki Mata yang Terletak di Hati
Sebagian orang mungkin hanya menyadari sepasang mata ondel-ondel yang berada di wajahnya saja. Namun, banyak yang tidak sadar bahwa ondel-ondel memiliki mata ketiga yang letaknya berada di bagian dada si ondel-ondel.
Saat seseorang masuk ke tubuh ondel-ondel, ada lubang di bagian dada yang dimanfaatkan untuk mengintip. Mata ondel-ondel terletak di dada itu memilki makna bahwa kita itu harus melihat orang dari hatinya, bukan sekadar dari wajahnya saja.

2. Rambut Terbuat dari Ijuk
Makna penting lain yaitu, terdapat di rambut ondel-ondel yang dibuat dari ijuk atau serabut kelapa. Tumbuhan kelapa sendiri diyakini memiliki manfaat di seluruh bagiannya, dan hampir seluruh bagian tak ada yang terbuang, menandakan bahwa manusia harus bermanfaat bagi sesama.
Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen

3. Perubahan Nama Ondel-Ondel
Sebelum dikenal dengan nama ondel-ondel seperti sekarang ini, boneka yang kerap ditampilkan berpasangan ini disebut boneka raksasa atau barongan pada 1900. Barongan saat itu merupakan boneka dengan wajah menyeramkan dipadu rambut yang terbuat dari ijuk.
Namun, nama Barongan perlahan berganti lagi menjadi ondel-ondel sejak mendiang Benyamin merilis lagu barunya yang berjudul "Ondel-Ondel". Lagu itu perlahan mengubah kebiasaan masyarakat menyebut boneka raksasa atau barongan menjadi ondel-ondel sampai saat ini.


4. Ondel-Ondel Mulai Berubah Wajah
Sebagai boneka yang kabarnya bisa digunakan untuk mengusir roh halus, ondel-ondel zaman dulu memiliki wajah seram. Kini, dengan perubahan kegunaan boneka raksasa itu, tampilannya pun berubah.

Ondel-ondel yang dulunya berwajah seram dan menakutkan, kini sudah bersolek menjadi lebih ramah. Dahulu, anak-anak kecil lari ketakutan ketika melihat ondel-ondel yang diarak ke kampunya.
Perubahan wajah ondel-ondel yang awalnya seram menjadi lebih bersahabat itu diprakarsai Ali Sadikin, saat menjabat Gubernur DKI Jakarta.

5. Awalnya Berfungsi sebagai Penolak Bala
Ondel-ondel diduga sudah ada di Betawi dari tahun 1600-an. Dahulu, ondel-ondel ternyata berfungsi sebagai penolak bala atau hal-hal jahat dan roh halus yang dapat mengganggu manusia.
Hal inilah yang menjadi alasan mengapa ondel-ondel berwajah seram. Karena fungsinya itu, masyarakat Betawi biasanya menyiapkan sesajen dan mengadakan ritual sebelum membuat boneka ondel-ondel.
Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen
6. Perbedaan Jenis Kelamin Ondel-Ondel
Wajah ondel-ondel laki-laki biasanya dicat dengan warna merah, sedangkan yang perempuan warna putih. Lalu ondel-ondel akan digerakkan oleh manusia dengan cara masuk ke dalamnya.
Biasanya ondel-ondel memiliki tinggi kurang lebih 2,5 meter dengan garis tengah sekira 80 cm yang dibuat dari rangka bambu.

7. Musik Pengiring Ondel-Ondel
Saat pementasa, ondel-ondel biasanya diiring dengan Gendang Tepak, Gendang Kempul, Kenong Kemong, krecek, gong, dan terompet. Ada pula yang mengiringnya dengan pertunjukan pencak silat Betawi maupun tanjidor.




https://megapolitan.okezone.com/read...m_source=dable 



Dinas Kebudayaan Sebut Ondel-Ondel Dipakai Ngamen Menyakiti Hati Orang Betawi

Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD DKI Jakarta akan merevisi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi. Salah satu aturan yang akan diubah adalah dilarangnya ondel-ondel untuk mengamen di jalanan Ibu Kota.
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Iwan Hendri Wardana menjelaskan, penggunaan ondel-ondel untuk mengemis itu akan menyakitkan hati warga Betawi. Pasalnya, aktivitas itu tak sesuai dengan nilai leluhur mereka.



“Ondel-ondel itu jelas kalau dibuat untuk mengamen atau mengemis, itu menyakitkan hati, melukai orang yang memiliki etnis Kebetawian termasuk saya,” kata Iwan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen



Iwan mengaku akan berkoordinasi dengan jajaran Satpol PP untuk menyosialisasikan pelarangan ondel-ondel untuk mengamen di jalanan.

“Apakah pengamen ditindak? Itu akan dirapatkan dengan Satpol PP hari ini,” ujarnya.

Menurut dia, dengan melarang ondel-ondel mengamen, upaya pihaknya untuk terus melestarikan budaya Betawi itu dapat terlaksana dengan baik. Sehingga, kehidupan para seniman dan keberadaan sanggar seni dapat terus terjaga.


“Memberi fasilitas kepada masyarakat bahwa upaya melestarikan kebudayaan Betawi itu merupakan kewajiban Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Kebudayaan. Jadi, kami lebih mengintensifkan kegiatan yang bersifat memfasilitasi para seniman dan sanggar, bukan orang mengamen," katanya.



https://megapolitan.okezone.com/read...-orang-betawi

Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen

Fakta Ondel-Ondel Betawi yang Digunakan untuk Mengamen

SETELAH TOPENG MONYET KRN MENYIKSA BINATANG

SIRNA BERGANTI JADI ONDEL2

MEMANG SEHARUSNYA BUDAYA DIJAGA

BUKAN SEMBARANGAN DIBIKIN NGAMEN

profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Diubah oleh nevertalk
Halaman 1 dari 2
budaya harus dilestariken
profile-picture
blunar memberi reputasi
Belom pernah di beri sama si doel ya!


profile-picture
galuhsuda memberi reputasi
ini peninggalan budaya tionghoa, diarak pada perayaan cap go meh utk membersihkan jalan dan lingkungan dari makhluk halus jahat, siapa sangka di jaman ini dipake utk ngamen, sungguh kebudayaan tanpa jiwa emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
redheist dan 3 lainnya memberi reputasi
Kalo topeng monyet kan nyiksa binatang, nah kalo ondel2 kan nggak
dilarang di jakarte, geser dah brisik nya ke depok, tangerang, bekasi... sama aje dodol....
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Tadi liat ditipi katanya mo ditertipkan yg buat ngamen dijalanemoticon-Bingung
Mirip mirip barongsai... Tau liong tradisi cina apa kah ondel ondel hasil alkulturasi budaya cina peranakan yg udah berank binak dijakarta malah menjadi dan diakui budaya pribumi yang disebut "betawi" emoticon-Hammer2 pada dasar ny diindonesia itu mang gak ada masyarakat betawi
profile-picture
MUF0REVER memberi reputasi
Mmg siapa lagi yg mau mentasin ondel2?
Klo ngamen yg bnr aje, ondel ondel tapi musik tiktok.
Ondel ondel laki knp mukanya merah ya? Simbol laki laki yg emosian kali ya
Diubah oleh senjasoekarno
Quote:


Depok udah mulai masuk ondel-ondel tuh gan walau gak sampai pemukiman sih, kalau ngamen malah udah sampai ke rumah-rumah

Lagunya itu lho ane gak tahan udah pake toa full volume juga

Moga gak sampai pemukiman sih soalnya berisik banget lagunya
Diubah oleh MUF0REVER
Dulu si ahok kan pernah komentarin juga soal ngamen ondel2 emoticon-Ngacir
Kebanyakan pengamen ondel2 melibatkan anak kecil
Bisa kena pasal eksploitasi anak
Takutnya ada sindikat yg mobilisasi pengemis ondel2 ini
Quote:

berpengaruh bener yak mendiang bang ben
Bosen ah saban hari ngamen mlu emoticon-army
Ini budaya imigran cina pd jaman belande. Kok diakui budaya betawi. Dan kenapa musti sakit hati.
profile-picture
cipokan.yuk memberi reputasi
Ternyata ada asal muasal dari ondel-ondel yang belum banyak orang ketahui, salah satunya adalah bahwa dulunya dia dikenal dengan "barongan" yang mana berwajah seram dan digunakan sebagai penolak bala, sedangkan sekarang dia berganti nama menjadi "ondel-ondel" yang memiliki wajah tampan dan cantik, kebudayaan seperti ini selayaknya dilestarikan sesuai asal muasalnya, bukanya malah dijadikan sarana untuk mengamen.
klo d jakarta udh ada yang sampai pemukiman slur
ane harap ondel-ondel tetap dilestarikan siiihhh.... bagaimanapun caranya... kalao mislanya ga boleh dipake untuk mengamen baiknya disosialisasikan dengan baiikkk kepada para pegiatnya.... jangan sampe salah paham.... dan tolong diberikan lapak khusus supaya ondel-ondel ini tetap eksis....
saking gampang nya cari duit
mungkin satu atau dua ga apa2 tapi ini 5menit pergi datang lagi yang lain, bikin males makan di luar mana yang ngamen2 itu penampilan nya begitu, suara nya juga bikin sakit telinga..ya mereka cari nafkah tapi bisa ga dibuat dengan cari nafkah ga ganggu orang lain.
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di