CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Sista /
[LOVE LETTER 4] Hanya lima menit, Sayang!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4524d3f4d6955af5317621/love-letter-4-hanya-lima-menit-sayang

[LOVE LETTER 4] Hanya lima menit, Sayang!

[LOVE LETTER 4] Hanya lima menit, Sayang!
Sumber : Pinterst


Dear, My Lovely Daughter.

Saat itu Ummi begitu bahagia kala mengetahui ada kamu di perut ummi. Seperti pelangi, sangat indah rasa ini. sungguh tak bisa ummi uraikan dengan kata-kata. Meski morning sickmenyerang hampir tiap pagi, tapi rasa tak nyaman itu langsung berubah semangat kala mengingat akan hadirmu. 

Sungguh begitu dahsyat arti hadirmu, Sayang.

Sembilan bulan ummi lalui dengan suka cita meski sempat terserang demam, tapi lagi-lagi. Entah apa yang merasuki, semua terasa indah.
Ya ... karena kamu, Nak.

Hingga, tiba masa itu.

Masih melekat dengan sempurna ingatan dalam pikiran ini, bulan ramadhan, menjelang shubuh, saat kamu menemani ummi menyiapkan santap sahur untuk laki-laki yang akan kamu panggil dengan sebutan “Abi”.

Sepertinya betul kata orang-orang, bahwa ikatan antara ibu dan anak begitu kuat. Seperti kita, bukan?

Dengan feeling kamu akan segera hadir di dunia, hingga semua terjadi begitu cepat sesuai firasat ummi. Tepat hari pertama di Bulan September 2010, kamu hadir dengan sangat menggemaskan. Kamu hadir dengan melengkapi kebahagiaan ummi. Kamu hadir membawa suka cita untuk semuanya. Kamu hadir memberi arti peran baru bagi ummi.
Dan semua bermulai dari kehadiranmu.

Sayang, tak terasa sepuluh tahun sudah berlalu, kamu tumbuh dengan sehat meski tak sama dengan yang lain.
Tidak, kamu tidak berbeda! kamu hanya butuh pendampingan, dan jangan khawatir, Sayang, ummi selalu berada di sampingmu.

Delapan tahun lebih kamu jalani terapi perilaku dan terapi wicara.
Tidak, Sayang, kamu sama dengan yang lain, meski ada beberapa orang yang menatapmu dengan tatapan aneh.

Sayang?

Boleh kah ummi mengatakan sesuatu?
Ummi rindu dengan sapaanmu, rindu pelukan manjamu, rindu tawa lepasmu dan juga rindu lincah ekspresimu.

Bolehkan ummi kembali merasakan hal itu semua?
Tak perlu lama jika kamu tak ingin. Hanya lima menit cukup, Sayang!
Lima menit melihat senyuman manismu, lima menit mendengar gelak tawamu dan hanya lima menit menyimak ocehanmu.

Sungguh, ummi rindu!
Bisakah kamu peluk ummi hangat, sama seperti dulu kamu takut karena ada orang lain yang mendekat ke arahmu.

Sayang, maafkan atas ketidakbecusan ummi saat menemani awal hari-harimu. Sungguh ummi hanyalah seseorang yang miskin ilmu dan baru menjadi orang tua tanpa ada yang mendampingi.
Tidak, sayang, tidak! Ummi tak pernah ingin membela diri, karena memang ummi menyadari kalau semua yang terjadi pada dirimu adalah salah ummi.

Namun, jika ummi diizinkan untuk memiliki satu harapan saja.
Ummi hanya ingin Tuhan kita yang maha pengasih, berkenan memberikan mukjizat bagimu, agar kamu tak ditatap aneh lagi oleh mereka, meski ummi harus melepas semuanya, bahkan nyawa ini sekalipun!

Sayang, semoga kelak kamu bisa menemukan dan membaca surat ini, dan bisa merasakan bahwa ummi sangat teramat menyayangimu. 

With Love
Wanita yang melahirkanmu

Minangkabau, 13 Februari 2020


profile-picture
profile-picture
profile-picture
o.best dan 3 lainnya memberi reputasi
Sayang, kamu, Nak emoticon-Peluk
Semoga kamu selalu bahagia dan sehat selalu emoticon-Mewekemoticon-Peluk
profile-picture
evihan92 memberi reputasi
Quote:


Aamiin
profile-picture
profile-picture
Khadafi05 dan fitrijunita memberi reputasi
Quote:


Eh, kirain nggak bakal ada yg baca emoticon-Malu emoticon-Malu
profile-picture
profile-picture
evihan92 dan Khadafi05 memberi reputasi
Diubah oleh fitrijunita
Quote:


Sedih gw Bun emoticon-Mewek
Done, rate, cendol
Quote:


Aku bacalah.
Kan aku padamu emoticon-Peluk


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di