CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
[BAHAYA] Ubah Diagnosis, Jumlah Kasus Virus Corona Cina Melonjak, Indonesia ??
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e44d61f349d0f18910e5f02/bahaya-ubah-diagnosis-jumlah-kasus-virus-corona-cina-melonjak-indonesia

[BAHAYA] Ubah Diagnosis, Jumlah Kasus Virus Corona Cina Melonjak, Indonesia ??

[BAHAYA] Ubah Diagnosis, Jumlah Kasus Virus Corona Cina Melonjak, Indonesia ??

Beijing - Lonjakan drastis jumlah kasus virus corona atau Covid-19 dilaporkan terjadi di wilayah China daratan, khususnya Provinsi Hubei yang menjadi pusat wabah ini. Lonjakan drastis ini terjadi setelah otoritas Provinsi Hubei mengubah metode diagnosis untuk kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayahnya.
Seperti dilansir AFP dan media nasional China Global Television Network (CGTN), Kamis (13/2/2020), otoritas Provinsi Hubei melaporkan adanya 242 kematian dalam sehari pada Rabu (12/2) waktu setempat. Tambahan itu menjadikan jumlah korban tewas akibat virus corona di Provinsi Hubei sejauh ini mencapai total 1.310 orang.

Jumlah kasus baru di Provinsi Hubei dilaporkan mencapai 14.840 kasus virus corona hanya dalam sehari, pada Rabu (12/2) waktu setempat, yang merupakan jumlah kasus baru terbesar dalam sehari sejak virus ini muncul pada Desember tahun lalu. Jumlah itu termasuk 13.332 kasus klinis yang didiagnosis melalui CT scan.

Dengan demikian, total saat ini ada 48.206 kasus virus corona yang terkonfirmasi di Provinsi Hubei.

Lonjakan tajam jumlah kasus baru terjadi setelah otoritas kesehatan setempat mengubah metode diagnosis untuk kasus virus corona yang terkonfirmasi di wilayahnya.

Komisi Kesehatan Provinsi Hubei menjelaskan bahwa 13.332 kasus klinis itu sebenarnya awalnya merupakan kasus 'suspect' virus corona. Namun kemudian didiagnosis sebagai kasus virus corona terkonfirmasi setelah metode diagnosis diperluas, termasuk dengan melibatkan CT scan.

Metode baru ini, sebut CGTN, diberlakukan dalam versi kelima rencana diagnosis dan perawatan yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional China (NHC). Tidak dijelaskan lebih lanjut soal versi kelima tersebut oleh CGTN. Tidak dijelaskan juga apa alasan yang mendasari pengubahan metode diagnosis ini dan mengapa baru diterapkan sekarang.

Secara terpisah, seperti dilaporkan AFP, keputusan otoritas setempat memperluas metode diagnosis ini berarti otoritas medis bisa menggunakan rontgen paru-paru pada pasien 'suspect' virus corona untuk mendiagnosis virus ini, bukan hanya menggunakan tes nucleic acid yang selama ini dijadikan standar pemeriksaan.

Data terbaru NHC pada Kamis (13/2) waktu setempat menyebut total 59.651 kasus virus corona terkonfirmasi di wilayahnya dan 445 kasus lainnya di luar China. Jumlah korban tewas di wilayah China daratan mencapai 1.361 orang. Dua orang lainnya meninggal di Hong Kong dan Filipina. Total secara global ada 1.363 orang meninggal akibat virus corona.

Sementara itu, di sisi lain, lonjakan drastis jumlah kasus di Hubei ini semakin memicu spekulasi bahwa parahnya wabah virus corona ini telah dilaporkan secara tidak semestinya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya memuji China atas transparansi dalam menangani wabah virus corona, yang bertolak belakang saat wabah sindrom pernapasan akut berat (SARS) muncul tahun 2002-2003 lalu.

Namun tetap ada pandangan skeptis secara global, dengan dugaan mungkin ada kemiripan dalam cara otoritas China menangani wabah SARS dulu. Terlebih, otoritas Provinsi Hubei pernah dituduh menutup-nutupi kegawatan wabah virus corona pada awal Januari lalu karena mereka menggelar pertemuan politik penting saat itu.

Zhong Nanshan, seorang ilmuwan terkemuka Komisi Kesehatan Nasional China, menyatakan bahwa dirinya memperkirakan wabah ini akan mencapai puncak pada pertengahan hingga akhir Februari. Namun di Jenewa, pejabat WHO memperingatkan untuk tidak mencapai kesimpulan prematur pada data otoritas China.

"Saya pikir masih terlalu dini untuk memprediksi awal, pertengahan atau akhir wabah ini sekarang," tegas Kepala Program Darurat Kesehatan WHO, Michael Ryan.


Cina Ubah Metode Diagnosa Suspect Virus Corona

Jika benar demikian, maka yang kemarin kemarin hanya berstatus suspect di Indonesia, jika di test kembali dengan metode yang baru kemungkinan besar bisa positif corona?? Dan mereka semua para suspect ini sudah berkeliaran kesana kemari ?? Dan para contact mereka juga telah mengadakan double contact kesana kemari ?? emoticon-Belobingung
profile-picture
profile-picture
sansensekei dan chisaa memberi reputasi
TS kebanyakan nanya... Dan seolah maksa Indonesia harus kena Virus Corona emoticon-Gila

profile-picture
profile-picture
profile-picture
highlander. dan 2 lainnya memberi reputasi
Kalo yg lalu masih suspect, berarti skrg harusnya gejala atau keluhannya dah muncul.
Pasien yg suspect lalu pasti dah sadar, ketika gejala muncul secara sadar melapor.
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan xneakerz memberi reputasi
Diubah oleh entecavir
intinya jangan bertindak bodoh,.
mau sesahabat apapun sama negara tsb,sementara ini blokir dulu,jangan ssmpe mereka masuk indo..

wni yg bela china,mending lepas aja status wni,.lempar ke wuhan..
negara lain kok malah dibela habis²san..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
highlander. dan 5 lainnya memberi reputasi
Ayo para pengelola gedung perkantoran, owner pabrik, dll. Segera waspada virus corona. AC central dan ductingnya jangan lupa rutin dibersihin. Gpp keluar duit dikit daripada loe mati kena corona.
profile-picture
profile-picture
pradanto17 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh kaiserwalzer
Sangat Aneh dan sangat mencurigakan adanya daya upaya untuk memaksakan Indonesia harus sudah ada COVID-19!
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
tetap waspada
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan angelo.ogbonna memberi reputasi
Tapi yg suspect corona disini bukannya masih hidup sampe skrg?
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
kok kesannya China "gak mau sendirian" ya? mengubah metoda yang awalnya tidak menjadi iya supaya negara lain bisa "menambah" suspect coronanya......

meski bagus sih supaya bisa waspada terhadap gejala seremeh apa pun, tapi kesan gak mau sendirian jadi tambah keliatan apalagi korban semakin bertambah di China.
profile-picture
profile-picture
chisaa dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
kaget ya emoticon-Ngakak gw udah dari tadi pagi kaget nya
intinya kurangin postingan2 takabur yg bilang indonesia gak bakal kena corona krn ada kerokan, terbiasa kotor, dll..
Walau konteknya becanda..
Kurangin takabur.
profile-picture
pradanto17 memberi reputasi
yg bilang mrninggal hanya 2% dari jumlah terjangkiti, gimana tuh?
Balasan post Rocketman133
Quote:


Tujuan mengubah metode ini, supaya yg masih suspect bisa segera ditangani secara medis, selama ini yg suspect banyak yg hanya di minta isolasi dirumah sendiri, kasi obat sambil nunggu Tes labor, nah kelompok suspect ini yg sangat rentan menyebarkan ke keluarganya, tetangganya, makanya sekarang suspect ini langsung di tetap kan positif utk mencegah penyebaran yg semakin luas tak terkendali, bagus sih langkah cina, kondisi di luar wuhan tren penyebaran nya udah menurun, makanya pemerintah pusat saat ini fokus ke wuhan(propinsi hubei), mengirim tambahan ribuan tenaga medis Dr seluruh propinsi di cina ke wuhan
profile-picture
profile-picture
Rocketman133 dan pradanto17 memberi reputasi
Yg Kemaren suspek korona,
kalo bener sakit corona ya udah pada mati lah sekarang..

pemerintah kenapa lelet sekali


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di