CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Terawan Siap ‘Tantang’ Harvard?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4494bc337f936282112cd1/terawan-siap-tantang-harvard

Terawan Siap ‘Tantang’ Harvard?

“Aku bisa saja menjadi seperti virus yang melumpuhkanmu,” – Slank, Virus

Sudah berhari-hari, kabar tentang wabah virus Corona masih terus jadi isu yang mengkhawatirkan. Bukannya  tanpa alasan, wabah itu belakangan menyebar gak hanya di Wuhan, Tiongkok aja, tapi mulai merambah negara-negara lain di dunia.

Di kawasan Asia Tenggara sendiri, negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Kamboka sudah mengalami kasus tersebut. Waduh, negara-negara tetangga Indonesia semua itu, terus kalau Indonesia gimana ya?

Sejauh ini sih, Indonesia masih belum menemukan kasus orang yang benar-benar terinfeksi virus tersebut. Memang sih, sempat ada suspect atau orang yang terduga terpapar virus itu, tetapi mereka sudah divonis bebas dari virus yang menghebohkan masyarakat dunia itu.

Meski demikian, ternyata ada yang meragukan status Indonesia yang masih negatif kasus virus Corona. Salah satu yang belakangan tengah jadi bahan omongan adalah kata-kata dari peneliti asal Harvard University, Marc Lipsitch.


Dalam artikel yang ditayangkan oleh International Business Times, Lipsitch menyebut kalau virus Corona mungkin sudah menyebar tanpa terdeteksi di Indonesia. Waduh.

Nah, ternyata pernyataan tersebut mengundang reaksi dari Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Menurut Pak Menkes, pernyataan dari Lipsitch itu menghinaOuch.

Pak Terawan kemudian menyebutkan kalau peralatan yang digunakan Indonesia sudah sesuai dengan standar World Health Organization (WHO). Selain itu, ia juga menyebutkan kalau prosedur yang dijalankan sudah sesuai dengan standar internasional.

Secara khusus, Pak Terawan juga kemudian seperti memberikan tantangan kepada peneliti Harvard tersebut. Pak Terawan meminta Harvard untuk membuktikan sendiri penelitiannya. Mantan Kepala RSPAD Gatot Subroto ini juga bilang kalau gak ada yang ditutupi.

Waduhkok jadi tantang-menantang begini ya?

Hmmm, bukankah harusnya penelitian dari Lipsitch ini jadi alarm kepada pemerintah Indonesia agar lebih ketat dalam melakukan pemeriksaan kasus Corona? Kan negara-negara tetangga aja udah mengumumkan kasus, belum lagi penerbangan dari Tiongkok ke Indonesia juga lumayan banyak.

Selain itu, bukankah penelitian itu jadi pengingat juga kalau misalnya nanti beneran sudah ada kasus Corona di Indonesia, agar informasinya dapat dibuat sejelas mungkin?

Ya, semoga pemerintah bisa mengambil langkah paling tepat ya dalam menangani wabah ini. Dan semoga aja masyarakat Indonesia sehat terus, terkhusus bisa sehat dari virus Corona. (H33)


Artikel ini dimuat hanya di Pinterpolitik.com

Web: http://bit.ly/2hBqPxf
YouTube: http://bit.ly/PinterPolitik
Instagram: http://bit.ly/2gdJwGP
Facebook: http://bit.ly/2ycBqF6
Twitter: http://bit.ly/2ygW5HT
Podcast: http://bit.ly/Podcast-Pinpol
LINE@: http://goo.gl/J4As4i







Halaman 1 dari 2
Lah, kalo memang belum ada ya belum ada... Masa harus diada2kan hal yang tiada
profile-picture
profile-picture
profile-picture
daimond25 dan 2 lainnya memberi reputasi
Dikira Indonesia kayak timles, padahal di semua pintu masuk kedatangan dah dipasang kamera pemantau suhu badan, panas dikit langsung dicek juga
Lihat 1 balasan
ane lebih percaya harpat daripada terawang emoticon-Wakaka

Terawan Siap ‘Tantang’ Harvard?
ada agenda tertentu kyknya
padahal negara2 afrika juga belum kena corona
disono TKA cinak jauuhh lebih banyak dari sini lho

koq aneh indonesia yang diserang terus
profile-picture
profile-picture
ciucangkol dan riezazura memberi reputasi
Diubah oleh dwiatmaja
Lihat 3 balasan
ini menteri harus di reshuflle

banyak bacot emoticon-Betty
Yg jadi pertanyaan, penelitian Harvard itu kyk gimana sebenernya? Apa dateng ke Indonesia ambil sampel lgs trus emg nemu virusnya ato cuma dari studi literatur dan bermain asumsi atau dari perkiraan statistik di atas kertas doank?

Mbok coba dateng ke sini, cek lgs, tapi ya jangan sambil bawa orang bayaran yg udah terinfeksi corona yak emoticon-Hammer (S)

Katanya virusnya blom ada obatnya, trus gampang menyebar klo ga pake alat perlindungan diri, lha klo emg sudah ada, logikanya udah mewabah juga donk? Jadi klo masih blom ada kasusnya, itu antara emg kasusnya yg ga ada, atau emg sistem imun orang Indonesia lebih bagus terhadap virus corona dibandingkan negara2 lain yg terkena.. Yang manapun, ya kami orang Indonesia mah bersyukur saja karena masih sehat emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
reid2 dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post dwiatmaja
Quote:


mongolia yang bersebelahan langsung dengan cina

masih status suspect
profile-picture
riezazura memberi reputasi
Penelitian harvard kan sekedar prediksi penyebaran. Bisa jd ada, bisa gak.

Buktinya blm ada kasus sampai skrg, kenapa mesti dipaksa harus ada?
Kalau penyebaran tdk terdeteksi, pasti dah banyak korban bergelimpangan & RS rame krn outbreak.
Balasan post dwiatmaja
indonesia banyak minoritas dari cina soalnya dan satu-satunya yang blom ada yang positif
Setiap penelitian memang harus dilakukan secara ilmiah, itu baru namanya Penelitian Yang Berbobot sesuai dengan kelasnya Harvard sebagai institusi pendidikan terbaik sedunia.

kalo memang ada buktinya silahkan dibeberkan ulasannya, jadi bukan membuat kegaduhan dengan hanya sekedar membuat asumsi yang ditayangkan di artikel.. malu maluin institusi harvard dong.

Sebenarnya gampang sih kalo memang di Indonesia ada wabah corona.. pastinya ada lonjakan pasien di rumah sakit-rumah sakit, walaupun misalnya kita tidak punya alat tes pendeteksi korona yang memadai. Tapi kan tidak ada kenyataannya..
profile-picture
profile-picture
raafirastania26 dan riezazura memberi reputasi
Diubah oleh balado.jengkol
terawan v everybody emoticon-Leh Uga
beda kultur jadinya ya begini. di barat memang pesimistik dalam hal medis sudah biasa kecuali sudah dibuktikan ratusan kali. sedangkan kultur asia selalu optimistik meskipun hanya baru dibuktikan secara data.
profile-picture
agusdwikarna memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post nekoyashikki
'cuma masuk angin kok'
si Marc Lipsitch ini kalau ke Indonesia perlu di kerokan sama kasih teh anget.
Doa orang benar bila dengan yakin didoakan sangat besar kuasanya Yakobus 5;16b


Orang India di Arab Saudi positif korona. Cina yang lebih jorok kondisinya dari Indonesia kena. Karena menkes Percaya pada Tuhan Yesus, doanya didengar. Indonesia masih dilindungi sampai hari ini
Diubah oleh topkomputer
INi orang harvard asal jeblak gw kira pinter2 taunya bloon
1. dengan wabah se ganas ini mana bisa di tutupin di indo yg dikit2 upload inet
2. sensor media jg minim di indo apa mungkin di cover up, di cina aja bisa kecolongan
3. outbreak kalo sampe ada pasti keliatan tinggal pantau instansi kesehatan daerah terkait ada lonjakan pasien dengan gejala Ncov kaga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ciucangkol dan 3 lainnya memberi reputasi
Balasan post dwiatmaja
@l.kripac98 klo baca2 berita di afrika juga bejibun orang cina bahkan sampe nikah sama orang lokal sono juga
Quote:


Kalo gak salah ya, yg di pake probabilitas dgn menghitung jumlah perjalanan dari/ke wuhan ato menlen, dan indo di nilai cukup tinggi trafic nya, menurut algoritmanya harvard hrsnya kemungkinan suspect corona di indo cukup tinggi tapi ternyata nol.. kemungkinannya indo blom mampu deteksi ni virus
Lihat 1 balasan
Balasan post bualanmalam
Inkubasi corona 14 hari tong, dalam jangka waktu itu tubuh masih sehat tapi bisa menularkan virus.

emoticon-Ngakak
Orang luar gatau aja kalo disini ada kadrun vs cebong. Yg selalu siap goreng berita. Gak tau aja dia di rs kalo ada yg suspect udah langsung nyebar beritanya. Sampe2 gw d wanti2 kalo berobat jgn ke rs A. Barusan ada suspect corona. Gitu...
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di