CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Jokowi Perintahkan Ratusan Eks Kombatan ISIS Diidentifikasi Lalu Dicekal
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e43ced3c342bb63b64050fa/jokowi-perintahkan-ratusan-eks-kombatan-isis-diidentifikasi-lalu-dicekal

Jokowi Perintahkan Ratusan Eks Kombatan ISIS Diidentifikasi Lalu Dicekal

Jokowi Perintahkan Ratusan Eks Kombatan ISIS Diidentifikasi Lalu Dicekal

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan supaya 689 mantan kombatan ISIS asal Indonesia diidentifikasi. Data mereka akan dimasukkan ke database imigrasi.

"Saya perintahkan agar itu diidentifikasi satu per satu, 689 orang yang ada di sana. Nama dan siapa berasal dari mana sehingga data itu komplet. Sehingga cegah tangkal (cekal) itu bisa dilakukan di sini kalau data itu dimasukkan ke imigrasi," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Jokowi menekankan perintahnya ini tegas. "Tegas ini saya sampaikan," imbuh dia.


Namun untuk anak-anak di bawah 10 tahun atau yatim piatu, Jokowi membuka peluang bagi mereka untuk dipulangkan. Anak-anak boleh pulang dengan syarat diidentifikasi dan diverifikasi.

"Memang dari identifikasi verifikasi ini kan kelihatan kita memang masih membuka peluang untuk yang yatim piatu, yang ada berada di posisi anak-anak di bawah 10 tahun. Tapi kita belum tahu apa ada atau tidak ada. Saya kira pemerintah tegas soal hal ini," kata Jokowi.


Lantas, bagaimana soal nasib orang-orang yang tergabung jaringan teroris lintas batas ke depannya?

"Itu nanti, karena sudah menjadi keputusan mereka, tentu saja segala sesuatu mestinya sudah dihitung dan dikalkulasi oleh yang bersangkutan," ujar Jokowi.

Pemerintah kemarin, Selasa (11/2), memutuskan tidak memulangkan WNI eks ISIS ataupun yang terlibat jaringan teroris lainnya di luar negeri. Hal ini didasari keputusan rapat dengan Presiden Jokowi di Istana.

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF (foreign terrorist fighter) ke Indonesia," ucap Menko Polhukam Mahfud Md di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Mahfud mengatakan ada 689 WNI yang berada di Suriah dan Turki. Mereka, kata Mahfud, merupakan teroris lintas batas atau FTF.

"Hasil rapat menyangkut teroris lintas batas, FTF, itu keputusan rapat kabinet tadi, pertama, apakah teroris yang ada di luar negeri ini jumlahnya 689 per hari ini warga negara Indonesia di Suriah, Turki, terlibat FTF itu akan dipulangkan apa tidak," jelas Mahfud.

Dari hasil rapat, pemerintah tidak akan memulangkan WNI yang terlibat jaringan teroris. Pemerintah tidak ingin mereka menjadi 'virus' bagi warga Indonesia.

"Keputusan rapat tadi pemerintah dan negara harus memberi rasa aman dari teroris dan virus-virus baru, terhadap 267 juta rakyat Indonesia karena kalau FTF pulang itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat yang 267 juta merasa tidak aman," tandas Mahfud.

https://m.detik.com/news/berita/d-48...lalu-dicekal/2

Siplah pak....emoticon-Jempol

Mank eks WNI ISIS mank perlu kita cegah semaksimal mungkin.emoticon-Jempol

Di Indonesia sudah nyaman dan aman beribadah malah di katakan togut...

Gabung isis malah makin barbar kelakuannya.

Manusia yang tidak tau bersyukur atas kenikmatan yg di berikan Tuhan kepada Indonesia.

Sekarang baru kalian rasakan hidup tanpa punya negara...

Enak toh ....enak tohemoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 82 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 11
diluar ekspektasi gw nih hehe
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 14 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
@lupa.nama. bersedih teman2 mujahidinnya gak bisa balik
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bauplunk dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
"Saya perintahkan agar itu diidentifikasi satu per satu, 689 orang yang ada di sana. Nama dan siapa berasal dari mana sehingga data itu komplet. Sehingga cegah tangkal (cekal) itu bisa dilakukan di sini kalau data itu dimasukkan ke imigrasi," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).


loud and clear !! emoticon-Recommended Seller
profile-picture
profile-picture
profile-picture
scriptkiddy dan 24 lainnya memberi reputasi
Quote:


ini baru mantap...
jadi kalau kelak mereka d bebaskan/kabur dr penjara, mereka juga gak bisa masuk kesini lagi secara resmi emoticon-army
tapi kalau lewat jalur tikus via laut ya... emoticon-Embarrassment emoticon-Ngacir
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 8 lainnya memberi reputasi
Ane usul no mercy
Termasuk wanita dan anak anak

Ane takutnya kalo cuma anaknya aja yg dibalikin. Suatu saat mereka akan bertanya dimana ortunya, mulai googling ortunya, asal usul nya, dendam dengan negara, lalu mleduk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekoctopus182 dan 52 lainnya memberi reputasi
Lihat 13 balasan
mampuslah...siap2 aja diadili Bashar Assad emoticon-Leh Uga that seem to be .... death penalty emoticon-Imlek
profile-picture
profile-picture
profile-picture
eriksa dan 17 lainnya memberi reputasi
Lihat 10 balasan
Tindakan tegas begini emang harus dibuat, klw mereka dikasih hati bisa melunjak malah bisa menjadi alasan buat yg lain untuk tidak takut bergabung menjadi combatan teroris di luar negri karena pemerintah memiliki kemurahan hati buat mereka saat mereka pengen kembali pulang.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 11 lainnya memberi reputasi
Org dewasa yg ortunya uda meninggal bisa disebut yatim piatu gk? Serius nanya.
profile-picture
profile-picture
samuelsepfarman dan gabener.edan memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Balasan post khloekarmike
klo sama emaknya juga beresiko mleduk
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ksatria018 dan 2 lainnya memberi reputasi
Balasan post tukangbeling7
Quote:


Tapi Assad lagi pusing di Utara gegara Erdogan nahan lajunya emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan gabener.edan memberi reputasi
bukan cuma gak dipulangin doang..
ternyata dicekal juga..
baguslah..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
fitsahatz dan 10 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Quote:


Mleduk sdh byasaemoticon-Jempol
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Balasan post winterstrom22
kagak.
cuma buat nak kanak yang belon baligh atawa mimpi basah..
profile-picture
profile-picture
nanacelok dan gabener.edan memberi reputasi
sikat saja bleh
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Balasan post winterstrom22
yatim piatu / orphan itu anak2 yang belum dewasa tanpa orang tua,
so kalimat u yang bilang "org dewasa" di awal ya sudah di luar definitive yatim piatu itu sendiri.

utk cakupan anak2 itu sampe batasan umur berapa, tiap negara beda2.
di indonesia sendiri 18 tahun.
profile-picture
profile-picture
nanacelok dan gabener.edan memberi reputasi
Ya baguslah... supaya jadi contoh bagi kadrun2 yang masih dimari.. supaya kalo ntar mau berjihad ke luar negeri sudah dipikirin matang2
profile-picture
profile-picture
profile-picture
realhoax dan 5 lainnya memberi reputasi
Balasan post killergodnana
@killergodnana emang bangke si Erdogan, sultannya para Kadrun ... diakui atau ngga, dia mengakomodir masuknya terorist ISIS dr wilayahnya...90 % teroris isis masuk dr Turki, & diam2 beli minyak jarahan isis dr tambang2 minyak Suriah + support pemberontak Suriah (juga ISIS & Alqaeda) sepanjang mereka jg membunuhi Pemberontak Kurdi emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekoctopus182 dan 11 lainnya memberi reputasi
diidentifikasi
lalu dipenggal


emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ekoctopus182 dan 5 lainnya memberi reputasi
Balasan post tukangbeling7
Quote:


Makin lama deh perang sipil disana, udah hampir 1 dekade emoticon-Big Grin Pemberontak didukung, segala pake alasan basmi Kurdi dan juga Kurdi kebangetan diawal gak mau dukung Assad malah AS, giliran AS angkat kaki diseranglah sama Turki emoticon-Ngakak (S)
profile-picture
profile-picture
profile-picture
knoopy dan 7 lainnya memberi reputasi
Baguslah kalau begitu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
areszzjay dan 2 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 11


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di