CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Erick Thohir Bilang Dicicil, Nasabah Jiwasraya Minta Tunai!
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e43ca8d10d295478f4070dd/erick-thohir-bilang-dicicil-nasabah-jiwasraya-minta-tunai

Erick Thohir Bilang Dicicil, Nasabah Jiwasraya Minta Tunai!

Jakarta, CNBC Indonesia - Nasabah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang tergabung dalam Forum Korban Gagal Bayar Asuransi Jiwasraya menuntut pemerintah untuk membayarkan klaim atas haknya secara tunai.

Hal itu disampaikan oleh Ida Tumota, salah satu nasabah Jiwasraya setelah melakukan pertemuan dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu ini (12/2/2020).

Ida mengatakan, dalam pertemuan yang berlangsung itu, pihaknya telah menyampaikan beberapa tuntutan bersama. Di antaranya, korban gagal bayar polis bancassurance Jiwasraya mendesak dan menuntut OJK untuk mengambil sikap dan kebijaksanaan.

"Cara apapun tunggakan klaim kami agar segera dibayar sekaligus, tunai dan tuntas, demi menjaga pemulihan kepercayaan masyarakat kepada sistem keuangan di RI," tegas Ida kepada awak media di kantor OJK, Rabu (12/2/2020).

Dia pun meminta kepada pemerintah agar tidak sembarang memberikan pernyataan ke publik terkiat pembayaran polis nasabah Jiwasraya. Pasalnya, seringkali pernyataan pemerintah, kata Ida hanya mendatangkan kecewaan belaka.

"Tolong pihak-pihak terkait jangan mengeluarkan statement yang menyakitkan hati kami, baik pemerintah, Menteri Keuangan, BUMN, OJK atau siapapun tentang kapan keuangan kami dibayar yang menyakitkan hati kami," kata Ida melanjutkan.


[table][tr][td]
[color=rgba(0, 0, 0, 0.5)]Erick Thohir Bilang Dicicil, Nasabah Jiwasraya Minta Tunai!Foto: Forum Korban Jiwasraya. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)[/color]

[/td]
[/tr]
[/table]

Para nasabah pagi ini mendatangi Gedung Soemitro Djojohadikusumo yang menjadi kantor pusat OJK di Jakarta Pusat. Kehadiran para nasabah ini sebagai upaya mendapatkan dana polis yang masih nyangkut karena gagal bayar.

Salah satu nasabah, Haresh Nandwani mengatakan jumlah nasabah yang akan diterima oleh pihak OJK sebanyak 20 orang. Pertemuan tersebut bersifat tertutup.

Adapun, kehadiran para nasabah ini merupakan tindak lanjut dari surat nomor: 2201/KAJ/2020 yang diajukan pada tanggal 6 Februari 2020. Pada saat itu, para nasabah bertemu dengan perwakilan Kementerian Keuangan dan OJK Bidang Pengawasan Industri Keuangan Non Bank (IKNB).

Sayangnya, tidak ada satu pun pihak OJK yang mau memberikan keterangan. Sampai berita ini diturunkan, tim redaksi CNBC Indonesia masih berusaha menghubungi pihak OJK.

Sebagai informasi, gagal bayar produk bancassurance JS Saving Plan periode Oktober-Desember 2019 sebesar Rp 12,4 triliun. Sementara untuk tahun ini bertambah Rp 3,7 triliun sehingga jumlah kewajiban polis ini mencapai Rp 16,1 triliun.

Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan perseroan berkomitmen menyelesaikan kewajiban kepada para nasabahnya secara bertahap sebagaimana sudah dirumuskan dalam skema penyelesaian.

"Intinya bahwa penyelesaian akan dilakukan secara bertahap, sesuai dengan profit yang diterima [Jiwasraya]. Setiap profit yang diterima akan kita pakai untuk menyelesaikan kewajiban secara bertahap," kata Hexana usai Focus Group Discussion di Gedung DPR, Rabu (15/1/2020).

"Saya sampaikan mungkin nanti kita lakukan restrukturisasi polis, bahwa Saving Plan itu kita tidak akan bisa bayar sekaligus, jadi pembayaran akan bertahap," kata Kartika Wirjoatmodjo, Wamen BUMN, usai Mandiri Investment Forum 2020, di Jakarta, (5/2/2020).

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan proses penyelesaian solusi pembayaran klaim nasabah Jiwasraya akan mulai dilakukan pada akhir Maret mendatang. 

Meskipun Erick mengatakan upaya untuk menyelesaikan kewajiban itu berat bagi Jiwasraya, namun dengan konsep yang sudah dirancang dengan pembayaran bertahap, diharapkan proses pembayaran klaim bisa dituntaskan.

"Kami dari kementerian dan tim Jiwasraya sesuai saran kita berupaya menyelesaikan, mulainya pembayaran awal di bulan insya Allah Maret akhir. Tapi kalau bisa lebih cepat kita coba lakukan," kata Erick Thohir saat rapat dengan Panitia Kerja (Panja) DPR Jiwasraya di Jakara, Rabu (29/1/2021). 

Udahlah terima aja, daripada pemerintah lepas tangan bingung lagi hayo
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Masih dibayar itu masih untung..coba kalau ga diganti negara..
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Mending ikut jiwasraya drpd ikut repo atau surat utang yg aneh aneh.

(yg skrg banayak yg diblok nggak bisa ditarik. Harus ditaruh 2 thn)

Wkwkwkw
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
gas terus dan zonk
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
cicil akhirnya hilang ludes
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Udah mau dibayar masih protes aja lo pada. Daripada ditipu seimin kayak first travel. Menohoknya dua kali

minat ibadah malah dipaksa bersedekah dua sodara seimin keliling dunia emoticon-Sorry

Erick Thohir Bilang Dicicil, Nasabah Jiwasraya Minta Tunai!
Enak bgt ya negara yg menjadi beban (tumbalnya ya rakyat)
Mentang2 BUMN kalian mainkan seenak jidat kalian

Negri sakit
ada yg tahu polisnya seperti apa?
bukannya tiap polis ada disclaimernya

Lihat 1 balasan
kayak padak gak pernah nyicil kreditan aje ini nasabah emoticon-Leh Uga

bata!
profile-picture
buatbarulagi memberi reputasi
Quote:


kgk tau bree emoticon-Wakaka
soalnya dananya dipake gorengan denger2 emoticon-Wakaka
Quote:


ada disclaimer tapi yg cicil sopo emoticon-Ngakak
Balasan post 2nd.lilith
disclaimernya *fuckyouconsumen, disini konsumen tuh ga ada harganya
kepercayaan nasabah itu penting
Ya daripada kaya Century dulu.
Bayar kl ga ad duitnya pegimane?
Hbis buat kampaye yahh


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di