CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ternyata Begini Fakta Dibalik Viralnya Sopir Grab yang Diduga Nyaris Culik Penumpang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e43aee3af7e9325dc04a52e/ternyata-begini-fakta-dibalik-viralnya-sopir-grab-yang-diduga-nyaris-culik-penumpang

Ternyata Begini Fakta Dibalik Viralnya Sopir Grab yang Diduga Nyaris Culik Penumpang

Ternyata Begini Fakta Dibalik Viralnya Sopir Grab yang Diduga Nyaris Culik Penumpang

Grab (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kisah dugaan penculikan yang dialami salah seroang karyawati bernama Istiani saat naik Grab Car baru-baru ini. Setelah melapor kepada polisi, barulah diketahui bahwa ada kesalahpahaman antara dirinya dan sang sopir Grab Car.


Polisi telah mempertemukan Istiani dan sopir GrabCar bernama Muhammad Imam yang diduga hendak menculik penumpang itu. Setelah dipertemukan, keduanya sepakat berdamai. Istiani mengatakan dirinya akan segera mencabut laporan polisi atas kasus tersebut.


“(Mencabut laporan) secepatnya, per hari ini juga saya mau mencabut laporannya,” kata Istiani di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Februari 2020.


Kisah dugaan penculikan ini menjadi viral usai Istiani atau Tian membagikan pengalamannya saat naik Grab Car yang disopiri Iman di Instagram Stories miliknya, @tiannnwu.


Kecurigaannya terhadap sopir berawal saat Tian memesan Grab Car dengan dua tujuan, pertama ke kantornya di daerah Dharmawangsa dan yang kedua menuju Wedding Expo ICE BSD. Namun, saat dalam perajalanan, Imam mengambil jalan yang beda dari arah tujuan penumpang.


Ia pun menaruh curiga pada Imam, terlebih terdengar suara HT alias handy talkie yang didengar sebagai pemberian ‘kode’ pada orang lain. Hingga akhirnya menekan tombol darurat yang ada di aplikasi.


Imam yang panik pun langsung menurunkan Tian di pinggir jalan. Tian sempat melaporkan sopir Grab Car ke polisi yang diketahui hanyalah salah paham itu.


Dalam mediasi yang dilakukan polisi, Tian pun akhirnya mengetahui maksud ucapan Imam yang semula dikira sebagai ‘kode’ lewat HT itu.


“Saya sudah diklarifikasi (oleh penyidik) juga karena yang saya dengar ada suara bisik-bisik (menyebut kode itu),” kata Tian kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa 11 Februari 2020.


Dari hasil mediasi itu, ternyata sang sopir saat itu sedang menelepon keluarganya. Sang sopir berbisik saat mengangkat telepon, sehingga dia menduga sang sopir itu sedang memberikan kode-kode tertentu.


“Beliau menerima telepon tersebut, ternyata pada saat itu telah dijelaskan juga dan telah diperiksa di panggilan telepon dia, itu dia sedang menelepon orang tuanya, tetapi memang dia pelankan suaranya karena dia tidak mau mengganggu katanya,” kata Tian.


Tian juga akhirnya mendapatkan penjelasan soal alat komunikasi yang digunakan Imam saat itu, ternyata telepon biasa, bukan sebuah HT.


“(Soal HT) itu baru perkiraan mas. Jadi saya mendengar aja nggak lihat bentuknya seperti apa,” kata Tian.


Kesalahpahaman antara Tian dan sopir Grab akhirnya berujung damai. Tian bahkan meminta maaf kepada driver dan pihak Grab.


“Pada hari ini, saya ingin mengklarifikasi kejadian ini setelah adanya mediasi bersama driver tersebut dibantu pihak Polda Metro Jaya, maka beberapa poin yang pada saat itu saya tanyakan telah terjawab. Saya telah memahami bahwa adanya kesalahpahaman yang terjadi, dikarenakan driver tersebut pun baru memulai jadi driver selama 1 bulan. Dan terjadi human error, kesalahan arah tujuan yang membuat saya panik, dan meminta diturunkan di pinggir tol arah ke jalan raya,” ungkapnya.


Tian mengatakan saat ini dia sudah bermaaf-maafan dengan driver dan Grab. Dia mengakui ada kesalahpahaman dalam kasusnya ini.


“Maka dari itu, saya memohon maaf kepada Muhammad Imam Sohibi, keluarga dan pihak Grab atas keramaian yang terjadi. Saya akan segera mencabut laporan ini secepatnya,” imbuhnya.


Sumber :



profile-picture
Kup4s memberi reputasi
oh gitu
wiiii ya ternyata salah paham ajaa, mestinya si driver mah gaperlu panik mungkin ga akan seperti ini. tapi kalo ga ada kasus ini, gabakal tau juga ada tombol emergency itu dan bagusnya pihak aplikasinya juga cepat tanggap
Klo gue sering nya gini pas ada tlp masuk, biasanya gue minta izin ke costumer ada tlp masuk dari keluaraga dll. itupun gue ngak megang tlp ya, gue pake HF. HAPE di taro di dasboard


umumnya costumer ngak ngijinin, karnanya gue paham alasannya apah. poinnya sih klo bisa Minta IZIN, dengan Catatan jika beberapa kali ditlp ya.
Lihat 1 balasan
Klo gue sering nya gini pas ada tlp masuk, biasanya gue minta izin ke costumer ada tlp masuk dari keluaraga dll. itupun gue ngak megang tlp ya, gue pake HF. HAPE di taro di dasboard


umumnya costumer ngak ngijinin, karnanya gue paham alasannya apah. poinnya sih klo bisa Minta IZIN, dengan Catatan jika beberapa kali ditlp ya.
Maaf doang? Lo hampir bikin putus mata pencaharian orang dan cuma bilang maaf? Udh lah, tuntut pencemaran nama baik aja
Emang wanita bodoh, kebanyakan nonton film sama kaum otak separo. tenar nama lo sekarang, itu kan yang lo cari? bego.
Lihat 1 balasan
Balasan post TheNoobChild
Quote:


si cewe ga salah juga sih ya dia begitu karena tujuan nya dia melenceng jauh makanya dia gitu padahal di thread si cewe nya kan dia harusnya muter balik tp malah lurus dan menjauh dan malah masuk tol segala wajar si cewe panik apalagi si supir ga ada komunikasi ama si cewe nya bahwa kenapa bisa ampe melenceng jauh padahal di map jelas arah nya kemana kemana
profile-picture
alter memberi reputasi
ya aneh aja, masa dia ngga tau jalan jakarta, ya tinggal bilang aja ke penumpangnya, baru dah w mah nemu kya gini. kaga tau jalan diem bae malah tlp keluarga, seharusnya bilang biar penumpang yg arahin.
Balasan post abigails88
kenapa umumnya customer ga ngijinin gan?
Quote:


safety dan kenyamanan om
kudu ati ati
profile-picture
rindudihati memberi reputasi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di