CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
DPRD Kabupaten Bekasi Temukan 3.000 TKA China Ilegal di Meikarta
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e43992328c99176035df7ce/dprd-kabupaten-bekasi-temukan-3000-tka-china-ilegal-di-meikarta

DPRD Kabupaten Bekasi Temukan 3.000 TKA China Ilegal di Meikarta

DPRD Kabupaten Bekasi Temukan 3.000 TKA China Ilegal di Meikarta

BEKASI - Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto mengatakan, ada ribuan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang diduga ilegal bekerja di proyek Meikarta, Lippo Cikarang. Temuan itu diperoleh saat Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama DPRD melakukan pemeriksaan kesehatan para warga Negara asing (WNA) yang bekerja di Kabupaten Bekasi.

"Saat ke Meikarta kami temukan ribuan TKA asal China bekerja di Meikarta secara ilegal," kata Budiyanto, Selasa (11/2/2020). (Baca juga; Iwa Karniwa Didakwa Terima Suap Rp900 Juta dari Pengembang Meikarta)

Menurut dia, saat proses pemeriksaan pihak Meikarta seperti menyembunyikan para TKA China tersebut. Sebab, berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan ada 260 TKA China di proyek Meikarta. Begitu juga data dari Kantor Imigrasi.


Namun, saat pemeriksaan virus corona hanya 100 TKA China saja yang terdapat di mess. Kemungkinan TKA China lainnya sudah kabur ke hotel maupun ke lokasi lain. Namun, kata dia, berdasarkan data Disnaker itu ada 260 TKA China di Meikarta.

"Tapi mereka ngaku hanya ada 7. Tapi berdasarkan prediksi dan investigasi jumlahnya bisa mencapai 3.000," ungkapnya. (Baca juga; TKA Asal China Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bekasi)

Budiyanto menjelaskan, Meikarta saat ini membangun 15 tower, sehingga tidak mungkin jika hanya dikerjakan oleh 10 atau 260 TKA saja. "Ini prediksi dan investigasi, Meikarta ini lagi bangun 15 tower. Hitung saja, masa 10 orang yang mengejakan. Saya juga kan cari info. Satu tower itu bisa dikerjakan 200 orang," jelasnya.

Budiyanto mendesak Meikarta membuka diri, sebab jika benar ada ribuan TKA China artinya masih banyak dari mereka yang belum dilakukan pemeriksaan virus Corona. Di luar persoalan TKA China ilegal, agar seluruh TKA China yang ada dapat segera dilakukan pemeriksaan.

Hal itu dikarenakan menimbulkan rasa khawatir warga atas penyebaran virus Corona. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi memastikan Tenaga Kerja Asing (TKA) China di wilayahnya bebas virus corona. Hal itu menyusul atas upaya pemeriksaan dan pengecekan terhadap TKA China di Kabupaten Bekasi. (Baca juga; Pemkab Bekasi Pastikan Tenaga Kerja dari China Bebas Virus Corona)

"Saya berani jamin di Kabupaten Bekasi aman, termasuk di perusahaan yang mempekerjakan TKA asal China," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Suhup, saat dikonfirmasi, Senin 10 Februari 2020. Menurut dia, pengecekan terhadap WNA asal China dilakukan bersama Dinas Kesehatan, hasilnya negatif.



(wib)



https://jabar.sindonews.com/read/177...ta-1581390176

===

Semoga pemerintah serius menangkal virus corona COVID-19, dan mahluk-mahluk ini bisa segera di deportasi ke habitat nya di wuhan dan gurun gobi sana emoticon-Smilie
profile-picture
Betjanda memberi reputasi
DPRD Kabupaten Bekasi Temukan 3.000 TKA China Ilegal di Meikarta
prediksi itu temuan ya artinya ?? ngakak liat bahasa anggota dhewan kaya gini wkwkwk
WN ilegal yg merugikan negara harus di tendang... mau itu arab,cina,mamarika...
Post ini telah dihapus oleh azhuramasda
Pemda yg ga punya prestasi selalu mengangkat isu2 seperti ini untuk mendulang simpati warganya
Tapi berdasarkan prediksi dan investigasi jumlahnya bisa mencapai 3.000," ungkapnya

Prediksi investigasi = TEMUAN.

Yg tolol siape nih ?
Yg nulis atau yg ngomong ...
emoticon-Blue Guy Bata (L)
sebanyak itu TKA China yg illegal ?
kenapa harus pake TKA china

jaman jokowi banyak orang indo yg nganggur

dr kampung jokowi jg banyak yg nganggur
ya pulangin lah
memang banyak TKA Tiongkok, main aja keluar tol cibatu puterbalik belok kiri dah tuh disitu tulisan Tiongkok segambreng emoticon-Cool
astajim ternyata disitu ada peternakan ceibongemoticon-Cool


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di