CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Menjawab Statement Komnas HAM tentang WNI eks ISIS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e435889f4d69562b3123fbc/menjawab-statement-komnas-ham-tentang-wni-eks-isis

Menjawab Statement Komnas HAM tentang WNI eks ISIS

Komnas HAM: Ada Kekeliruan Diksi soal Pemulangan WNI Eks ISIS


Menjawab Statement Komnas HAM tentang WNI eks ISIS


Liputan6.com, Jakarta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyoroti keputusan pemerintah yang tidak jadi memulangkan warga negara Indonesia (WNI) yang pernah menjadi Foreign Terorists Fighter (FTF) atau mantan kombatan ISIS ke tanah air.

Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mempertanyakan langkah berikutnya dari pemerintah jika 689 WNI eks ISIS tak jadi dipulangkan.

"Kalau tidak memulangkan, lantas langkah pemerintah selanjutnya apa, terutama terkait penegakan hukum. Jangan lupa sebagian dari mereka, terutama yang dewasa ikut terlibat dalam organisasi teroris, berdasarkan UU Anti Terorisme yang baru, pasal 12 A itu tindak pidana," kata Ahmad, Selasa (11/2/2020).

"Jika ikut pelatihan atau malah menjadi pelatih atau instruktur dalam pasal 12 B juga diancam hukuman maksimum 15 tahun. Kita belum jelas pemerintah akan melakukan langkah apa untuk penegakan hukum terhadap mereka-mereka ini. Yang anak-anak bagaimana? Juga kurang jelas," lanjut dia.

Menurutnya, pemerintah bisa mengambil langkah lain, yakni ikut mendorong peradilan internasional untuk mereka, terutama eks kombatan ISIS.

"Yang penting kita mesti melakukan langkah penegakan hukum bagi mereka. Pisahkan antara yang kombatan, baik pria maupun wanita dengan yang bukan kombatan. Kalau kombatan itu pidana. Pakai hukum nasional atau hukum internasional," ucap Ahmad.

Dia meminta WNI yang dipulangkan ke tanah air tidak langsung dikembalikan ke masyarakat, melainkan harus menjalani proses hukum lebih dulu. Menurut dia, selama ini ada kekeliruan diksi dengan istilah pemulangan WNI eks ISIS.

"Kan langkahnya penegakan hukum, kecuali pada anak. Jadi pemulangan bukan berarti lenggang kangkung begitu, tapi diproses secara hukum. Tadi sudah saya jelaskan UU Anti Terorisme kita yang baru bisa dipakai untuk menjerat mereka secara hukum. Selama ini memang ada kekeliruan memahami penyelesaian dengan menggunakan diksi pemulangan yang seolah-olah pelaku tindak pidana terorisme pulang tanpa proses hukum," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk tidak memulangkan 689 warga negara Indonesia (WNI) mantan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Keputusan itu diambil usai Presiden Joko Widodo atau Jokowi menggelar rapat terbatas bersama para menteri terkait.

"Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Bahkan tidak akan memulangkan FTF (Foreign Terrorist Fighters) ke Indonesia," kata Menko Polhukam Mahfud Md usai rapat di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).

Menurut dia, 689 WNI eks ISIS itu kini berada di Suriah, Turki, dan beberapa negara lainnya yang terlibat FTF. Keputusan itu diambil dengan sejumlah pertimbangan, salah satunya yakni demi menjaga 267 juta rakyat Indonesia.

"Karena kalau FTF ini pulang itu bisa jadi virus baru yang membuat rakyat 267 juta tidak aman," ucapnya.

Kendati begitu, pemerintah masih akan mendata jumlah dan identitas WNI eks ISIS. Sementara untuk anak-anak di bawah umur 10 tahun, pemerintah akan mempertimbangkan untuk memulangkan mereka.

"Anak-anak di bawah 10 tahun akan dipertimbangkan tapi case by case," tutur Mahfud.

https://www.liputan6.com/news/read/4...n-wni-eks-isis

--------------------------------------------------------------------




WNI bandar narkoba di LN --> ideologinya masih NKRI, negara masih wajib membela.
WNI pembunuh di LN --> ideologinya masih NKRI, negara masih wajib membela.
WNI pemerkosa di LN --> ideologinya masih NKRI, negara masih wajib membela.

WNI jd tentara di LN --> ideologinya sdh keluar NKRI, negara gak ada kewajiban membela
WNI jd pejabat negara di LN --> ideloginya sdh keluar NKRI, negara gak ada kewajiban membela
WNI jd tentara ISIS di LN --> ideologinya sdh keluar NKRI, negara gak ada kewajiban membela


Quote:


ya terserah mrk aja, sesuai ideologi yg mrk anut.
Negara sama sekali tidak ada kewajiban membela & tdk mau membela. 
apalagi melindungi.

Sudah putus ideologinya dgn NKRI.
Mrk sdh bukan WNI

Krn yg ada yaitu : tentara & WN ISIS ex WNI, 
bukan WNI ex ISIS.

kok enak,
ex ISIS lsg dpt status WNI emoticon-Big Grin

emoticon-Traveller


Quote:


UU terorisme itu berlaku jika kejadiannya di dlm negeri.

kalo kejadiannya di LN, ya yg berlaku hukum di sono sesuai tempat kejadian.

& negara RI tidak akan melakukan pembelaan / perlindungan ke mrk.
mrk sdh dianggap murtad dari WNI dgn menjadi tentara ISIS
yg membela ISIS,
bukan membela NKRI.

Kalo ISIS menang, tentunya mrk akan menjadi WN ISIS.
Lalu kalo ISIS kalah, mrk pilih jd WNI lagi gitu ?? emoticon-Big Grin

emoticon-Ngakak

profile-picture
profile-picture
profile-picture
14crownroyal dan 27 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh yesknow
Halaman 1 dari 4
Komnas HAM anjing msh selalu merasa benar terus. Itu urusin masalah pengrusakan rumah ibadah gereja maupun masjid.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pekerjakeras69 dan 10 lainnya memberi reputasi
Bawel
profile-picture
profile-picture
yesknow dan extreme78 memberi reputasi
Gue bisa memaklumi sikap Komnas HAM, walaupun gue lebih condong ke sikap menolak daeshbag balik ke indo.

Komnas HAM harus imparsial, & konsisten dengan tujuan awal saat didirikan. Akan konyol saat Komnas HAM mendukung tindakan pelanggaran HAM.

Apresiasi saya utk Komnas HAM, walaupun harus beda pandangan soal daeshbag ini emoticon-shakehand
profile-picture
profile-picture
profile-picture
dirawan09 dan 4 lainnya memberi reputasi
Lihat 2 balasan
kalo wna mengleng komunis diterima rejim sambil gelar karpet merah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
panastaktobat dan 19 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
- HAM 270 juta rakyat Indonesia
- HAM korban bom teroris yang berobat dengan biaya sendiri
- HAM aparatur negara yang gugur dan terluka

Tolong dipikirin juga ya, pak/bu Komnas HAM.

Pelajaran buat yang mau berjihad ke manapun, jangan sampai ngerepotin negara dan bangsa kayak kasus mujahidin Suriah ini. emoticon-Smilie
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thanatosx dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Jangan.maling
Gimana kalau rencana selanjutnya adalah memberangkatkan komnas HAM kesana saja ?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thanatosx dan 7 lainnya memberi reputasi
Quote:


Menjawab Statement Komnas HAM tentang WNI eks ISIS
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 3 lainnya memberi reputasi
bandar narkoba, pembunuh, pemerkosa masih berstatus WNI di LN, memang masih tanggungjawab negara, tapi di negara ndiri klo kriminil kek gt hukuman nya jg berat. bisa pantaw hukuman, karena status sosial tiap negara berbeda, maka berat hukuman jg berbeda. saling pantaw dlu emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
jubir AS
profile-picture
profile-picture
yesknow dan extreme78 memberi reputasi
yang udah jadi WN ISIS ya ikut aturan ISIS mau diapain di situ
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 2 lainnya memberi reputasi
langkah berikutnya??? cukup berdoa semoga mereka di hukum pancung biar gak bikin repot Indonesia kedepannya
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ATR42 dan 4 lainnya memberi reputasi
Harus terus di dengungkan yang benar adalah
ISIS ex. WNI bukan WNI ex. Isis

jadi mutlak bukan tanggung pemerintah RI ..
dan buat komnas ham emoticon-Tai itu mending ikutan buang kewarganegaraan Indonesia lalu bergabung di Suriah biar bisa membela ham teroris..


emoticon-Leh Uga
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thanatosx dan 7 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post wiry
Quote:


Ya membela HAM sih boleh aja.
Tp liat2 dulu dong, siapa yg dibela.

Kalo cm asal bela HAM,
Sekalian aja bela HAM WN asing
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thanatosx dan 4 lainnya memberi reputasi
Balasan post mibmobz
Quote:


Kalo kasusnya WNI di LN, ya ikut hukum pidana sono gan.
Negara hanya bs membantu pengacara, mediasi, komunikasi dgn klg, dsb.

Kalo kasusnya di DN, ya ikut hukum pidana disini.
profile-picture
profile-picture
extreme78 dan mibmobz memberi reputasi
bodo amat lah ngapain diurusin, buang2 tenaga dan waktu aja emoticon-Cape d...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 2 lainnya memberi reputasi
Udah bwt pengungsi mending ke europe aje.. emoticon-Leh Uga

Minta sultan cecep bukain pintu emoticon-Big Grin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh ruuuruuu
Ngapain Komnas Ham urus penduduk lain. Dasar Taek. Urus dulu tuh Hak asasi manusia yang diinjak injak karna beda agama dengan mayoritas di negeri lu sendiri.

Yang jauh lu urus. Yang dekat lu tutup mata. Dasar Monyong.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
glang.glang dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Coba di mana keberadaan komnas Ham (jangka waktu lama) untuk para korban korban ledakan bom terorisme yang pernah terjadi di Indonesia!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh daimond25
Komnas HAM kebanyakan pertimbangan. Yg mereka pikir cuma pelaku, bukan korban dan yg berpotensi jadi korban. Dampaknya bahaya kalo mereka dipulangin
profile-picture
profile-picture
profile-picture
yesknow dan 2 lainnya memberi reputasi
Udah stateless ngapain diurusin, gak usah dihukum juga, biarin aja
profile-picture
profile-picture
yesknow dan extreme78 memberi reputasi
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di