CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Perempuan Dalam Rantai Kesucian
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e431fb510d2952d8b3bacec/perempuan-dalam-rantai-kesucian

Perempuan Dalam Rantai Kesucian

Perempuan dalam rantai kesucian
Perempuan Dalam Rantai Kesucian


Quote:



Menjadi satu kesalahan terbesar ketika perempuan selalu disisihkan, dijatuhkan martabatnya ketika seorang laki-laki menanyakan hal seperti itu. Coba saja posisi tersebut kita balikan menjadi laki-laki yang ada dalam bagian tersebut. Pasti sama merasakan keterpurukan. Lalu apakah ketika perempuan menanyakan hal serupa kepadamu yang laki-laki. "Apakah hadirmu, masih sama mulianya sejak awal kau dihadirkan di bumi?"


Perempuan tidak pernah menyesali sedikit pun atau bertanya apakah dirimu masih perjaka? Jika tidak, apa yang mesti kau jawab?


Realita kehidupan di zaman sekarang semua orang hidup dalam kebebasan berpendapat apa saja. Seenaknya mereka pikirkan. Tetapi untuk hal semacam ini mengapa mesti dipersoalkan? Apakah ini sebuah persyaratan yang mutlak ketika masuk pada tahap memilih pasangan untuk hidup bersama. (Menikah) dan dipercayakan memiliki keturunan.


Saya benci dengan kemunafikan dalam hidup manusia. Mengeluarkan pendapat yang tidak pernah berpikir bagaimana dampak setelah kita berpendapat demikian. Saya terpancing untuk menulis artikel ini. Karena setahu saya hal moral sesungguhnya dalam diri manusia adalah; bagaimana diperlakukan. Menerima diri penuh kekurangan sangat bernilai di mata sang pemberi kehidupan. Ketimbang hal-hal duniawi yang sejatinya bisa saling dipahami akan kekurangan.


"Kesucian?" Semua, bahkan tidak bisa dipungkiri bahwa laki-laki menuntut bahwa pasangannya harus memberikan kesucian kepada dirinya ketika Dia memilih untuk menikah dengan perempuan pilihannya. Dan jelas, semua perempuan di dunia pun akan menginginkan hal demikian. Bahwa harus mempersembahkan kesuciannya kepada pasangan hidupnya. Dan saya meyakini lebih banyak manusia di dunia ini yang tidak sedikit pun mempersoalkan hal demikian. Karena kita menyadari bahwa Cinta sesungguhnya tidak menginginkan pertanyaan demikian. Hidup saling melengkapi, berbuat baik. Adalah kesempurnaan dalam kehidupan manusia.


Laki-laki akan menjadi lebih bermartabat ketika mampu menerima segala kekurangan yang ada pada diri perempuan. Sebaliknya perempuan yang menerima kekurangan dari laki-laki akan menjadi pribadi yang bernilai di keabadian kelak.


Saya, bukan orang yang sempurna dalam dunia. Bahkan saya hanya orang yang penuh dengan dosa.Tetapi dalam keseharian saya tidak terlalu sibuk mempersoalkan peristiwa kehidupan yang seperti ini. Beberapa orang yang saya temui selalu saja berbicara demikian. Mempersoalkan hal-hal yang demikian. Mereka duduk pada posisi paling penting. Dengan seenaknya menilai kekurangan pada diri orang lain.


Dalam keseharian, tentunya kita menemukan persoalan serupa. Entah itu sahabat, kenalan, ataupun keluarga. Segala macam penilaian beterbangan di mana-mana. Ada pula orang yang selalu menganggap bahwa perempuan itu paling hina ketika tidak mampu menjaga kesuciannya. Menganggap remeh martabat perempuan yang dalam keseharian hidupnya sangat bebas. Mulai berpikir yang diluar dugaan.

Begitulah kekurangan terbesar dalam diri manusia ketika hidupnya hanya mampu mengukur kekurangan orang lain dengan cara melihat. Tetapi tidak berpikir dengan hati sebagai sejatinya seorang manusia.


Daripada segala kekurangan itu kemudian menjadi alasan nomor pertama kehidupan dan menimbulkan banyak persoalan. Maka tidak salah ketika kita semua mampu untuk memberikan pencerahan dalam hidup dengan orang yang ada dalam lingkungan sekitar kita.


Berperan penting membangun pendidikan kepada anak-anak dibawa umur. Agar kedepannya pergaulan bebas lebih diperhatikan. Pendidikan moral yang mendasar dimulainya dari kelompok paling kecil. Yaitu: keluarga.


Mari saling menciptakan kedamaian, kehormatan kepada diri kita masing-masing. Menjadi contoh terbaik dalam universitas kehidupan kita.


Salam hormat untuk semua pembaca...


Penulis: @hugomaran
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 25 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh hugomaran
Halaman 1 dari 6
Perempuan Dalam Rantai Kesucian
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 8 lainnya memberi reputasi
Mari saling menciptakan kedamaian, kehormatan kepada diri kita masing-masing. Menjadi contoh terbaik dalam universitas kehidupan kita.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 7 lainnya memberi reputasi
Terima kasih untuk semua yang akan berkunjung_ segala komentarnya akan mendewasakan setiap pemikiran saya...

Rate cendolnya Gan Sis Semua...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 6 lainnya memberi reputasi
Suci yang tulus ada
Semoga tetap berusaha memanusiakan manusia
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 6 lainnya memberi reputasi
Quote:


Aamin kak...
Hormatku untukmu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
bekticahyopurno dan 6 lainnya memberi reputasi
Quote:


Aamiin... I agree.with u
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iissuwandi dan 4 lainnya memberi reputasi
Dalam hal ini memang perempuan harus dididik dengan baik dimulai dari keluarga. Dan tentu saja tempat pendidikan di luar harus bagus dan bisa dikondisikan biar tidak salah tempat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Thanks Kak...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iissuwandi dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:


Lebih ditanamkan pda prinsip diri pribadi. Dalam pergaulan dan membawa diri pda setiap orang yang bru dikenal ataupun... dalam dunia percintaan... di nomor satukan kalau sudah sah secara hukumnya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iissuwandi dan 4 lainnya memberi reputasi
Hanya karena kita belum menemukan orang yang sesuai dengan harapan, bukan berarti semua orang sesuai dengan yang kita pikirkan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Pathela
Quote:


Benar sekali...
Semua orang mempunyai banyak keistimewaanNya sndri... Maka terima dan perlakuan selayaknya... tanpa memikirkan hal-hal demikian...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iissuwandi dan 6 lainnya memberi reputasi
Stigma ... Label ...
Buatan manusia ...
Dari suatu sudut pandang, apa bedanya dengan janda ?
(Pengalaman pribadi ..., jatuh cinta ama janda ... emoticon-Big Grin)
Yang penting itu cinta (sejati)-nya, yang mana karena situasi-kondisi, tak jarang itu sedemikian sulit untuk ditemukan.

Terkait yang mencemooh, memandang sinis itu, bisa dilihat kasus dokter yang salah mendiagnosis pasiennya. Padahal itu dokter, yah. Yang memang sudah menspesialisasikan dirinya untuk mengenali penyakit. Itu masih saja bisa salah. Apalagi yang bukan dokter ...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iissuwandi dan 4 lainnya memberi reputasi
Quote:




Benar adanya...
Beberapa yg memiliki pandangan demikian. yg bsa jga dikatakan sdkit prematur dlm pemikiran tanpa mengedepankan pemikiran berdsarkan hati dan prasangka positif maka sulit menerima hal itu... tetapi cinta yg didasari ketulusan hati... tidak mengedepankan hal recehan itu...

Salam hormat
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 6 lainnya memberi reputasi
Ikut nimbrung, ada hal2 yang ane setujui dari agan terkait bagai mana memperlakukan kesucian.. dan ane mau sedikit nambahin..

Dalam bermasyarakat, ada norma2 yang berlaku.. dan itu banyak gan. Ada norma agama, norma hukum, norma susila dll.. ketika seseorang melanggar itu umum kalo ada "hukuman" bisa berupa cibiran, komentar negatif atau lebih berat.. bisa aja seseorang melanggar norma tertentu tapi tidak melanggat norma lain.. contoh ketut pas kumpulan RT.

Kaitannya dengan kesucian, masyarakat indonesia itu masih terikat budaya timur.. dimana kehilangannya dianggap melanggar norma susila.. norma agama. Mungkin modernisasi mengikis budaya timur dan norma2nya.. tapi gak salah juga ketika masyarakat masih memegang budaya timur dan norma2nya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 6 lainnya memberi reputasi
Quote:


Sepakat bang!
Segala macam bentuk norma bisa saja memiliki peluang untuk itu. Semisalnya dilanggar dll. Dan memiliki 'hukuman" trsbt. Tetapi dri sisi kemanusiaan pun tdk slah ketika kita bsa menerima segala persoalan itu.

Slm hormat.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 5 lainnya memberi reputasi
Quote:


Point utamanya ada disini

emoticon-Toast
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 5 lainnya memberi reputasi
Perempuan selalu benar tp tidak selalu menang
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Masuk Gan... hormat untukmu
profile-picture
profile-picture
profile-picture
iissuwandi dan 3 lainnya memberi reputasi
Quote:


Sy percaya: Mereka tidak berpikir untuk menang. Tetapi tidak pernah kalah.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ummusaliha dan 4 lainnya memberi reputasi
Setuju😁 kalau mereka gak menuntut kita suci kenapa kita menuntut mereka suci
profile-picture
profile-picture
edelweis111 dan hugomaran memberi reputasi
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di