CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Tentang Video Saih Halilintar Yang Viral: Siapakah Yang Harus Berubah?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e42c57ceaab253ab546bae0/tentang-video-saih-halilintar-yang-viral-siapakah-yang-harus-berubah

Tentang Video Saih Halilintar Yang Viral: Siapakah Yang Harus Berubah?

Tentang Video Saih Halilintar Yang Viral: Siapakah Yang Harus Berubah?
pixabay.com


Quote:


Baru hari ini saya kembali main twitter secara aktif, langsung disuguhi issue panas tentang youtuber yang melewati batas wajar dalam membuat konten.

Saiih Halilintar atau saih halilintar apa saaiih halilintar? Well terserah bagaimana cara penulisannya, gak penting juga, membuat video dengan judul "2 orang kena virus coronna!! Ada 1 orang mau bvnvh dlr! depan mata. S3rem!!"

Bulan Februari satu tahun yang lalu, saya nulis thread tentang perilaku beberapa orang yang sibuk merekam saat ada saudara satu negara yang menyerah dalam hidupnya. Setahun kemudian ada lagi yang bikin konten tentang hal yang sama.

Apakah memang penderitaan dan rasa sakit orang lain hanya dilihat sebagai "konten viral" yang bisa menarik perhatian banyak orang dan mendatangkan banyak uang?

Serius deh, mindset tentang konten viral ini sepertinya sudah masuk tahap yang nggak wajar. Iya kita netizen Indonesia memang nggak bisa ditebak maunya apa. Perkara cara makan bubur saja bisa jadi rame, atau soal cerita pelakor-pelakor juga.

Tapi di lain waktu, ada juga "konten viral" yang memunculkan rasa kemanusiaan. "Konten" dari seorang netizen tentang bapak pengemudi gojek, kemudian netizen yang lain gotong royong menyumbang dan membantu beliau.

Kalau memang masih tersisa rasa kemanusiaan dari netizen Indonesia, kenapa konten video saih halilintar justru masuk trending youtube? Apakah mitos "beda sosmed beda netizen" benar adanya?

Saat thread ini dibuat, sepertinya video saih halilintar sudah dihapus. Entah oleh youtube atau saih nya sendiri, tebakan saya oleh youtube sih, tapi kalau melihat judul videonya kemungkinan oleh saih nya sendiri.

Tapi tribunnews sempat bikin berita tentang hal ini. Silahkan lihat di sini:

Spoiler for berita tribun:


Di situ tribun menuliskan tentang isi video saih halilintar dengan detail. Satu hal yang menarik perhatian saya ada di bagian ini:

Quote:


Coba perhatikan yang saya bold, jika dilihat dari berita tribun dalam video saih bahkan mengira pria misterius yang manjat itu sedang mabuk. Artinya sejak pertama melihatnya, saih nggak kepikiran tentang bunuh diri.

LALU KENAPA PAS DIUNGGAH VIDEONYA JADI ADA TULISAN "BVNVH D1R!"?!!

Tentang Video Saih Halilintar Yang Viral: Siapakah Yang Harus Berubah?
twitter.com


saya yakin sebelum diunggah, video pasti diedit untuk kerapihan dan biar menarik. Apakah judul klik bait dan kontroversial ini memang direncanakan?

Kalau iya, maaf-maaf nih ya, keluarga mereka, khususnya saih kok jadi mirip orang nggak mampu yang nyari rezeki lewat klik bait?

Maksudnya kekayaan mereka udah milyaran, istilahnya tinggal menikmati hidup lah. Jumlah subscriber semua anggota keluarga itu juga puluhan juta, kok masih sempet bikin judul klik bait.

Padahal dengan kekayaan dan jumlah subscriber mereka di youtube, harusnya nggak perlu mikirin jumlah viewers sih. Mereka bisa lebih bebas menyalurkan kreatifitas dalam membuat video tanpa memikirkan uang.

Kalau seperti ini, saya malah sampai kepada kesimpulan: dunia konten-kontenan itu keras. Uang banyak pun nggak menjamin kualitas konten yang dibuat.

Tapi ya memang nggak semuanya juga, mungkin benar bahwa jika sejak awal terkenal bukan karena karyanya akan kesulitan bertahan. Untuk bertahan akhirnya menyediakan konten sampah, nggak masalah jika orang Indonesia nggak berkembang asal cuan nya gede.

Yang paling parah, di video tersebut ada giveaway dan sponsornya juga. Gila gila gila, parah banget udah ini mah fix!

Satu pertanyaan tersisa: siapa yang harus berubah? Pembuat konten atau penikmatnya?


Karena saya rasa kalau untuk membuat kedua pihak berubah masih terlalu sulit, menurut saya pribadi alangkah lebih baik jika pembuat konten yang berubah.

Iya memang saat ini "konten viral" masih jadi raja, tapi itu karena ada yang menyediakannya. Toh kalau netizen dipaksa "makan" berita yang lain pasti nanti bukan jadi masalah juga.

Cuma sepertinya memang perlu "jembatan" yang pas sih, nggak bisa tiba-tiba berubah begitu saja.

Maju terus jagat per-konten-an Indonesia!!!



Sumber:
Quote:
profile-picture
profile-picture
orgbekasi67 dan Siwie memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Kreatornya harus berbenah buat ngga nyekokin masyarakat dengan konten seperti itu, tapi masyarakatnya seharusnya juga lebih selektif dalam memilih konten karena para kreator ngga akan bikin kyk gitu kalo ngga ada pasarnya
ts nya ga tau istilah clickbait ya, kurang piknik nih,.....klo mau report lsg k yutub nya bisa jg kok, tp namanya yg banyak ntn bocil ya demen2 aja mereka
Itu memang clickbaik, untuk menaikkan jumlah viewer. Kreator hanyak mementingkan keuntungannya sendiri.

bata collector emoticon-Bata (S)
profile-picture
profile-picture
genderuwo777 dan jonfaisal memberi reputasi
Gak abangnya gak adeknya sama aja, SAMPAH.
Content Creator yang isi otaknya sampah, makanya kontennya sampah
Dimulai dari kita untuk bersama - sama mengajak orang terdekat kita tidak menonton SAMPAH tersebut




emoticon-Cool
dilaporon rsme2 biar kena suspen biar ilang duitny dia
Quote:


bener gan. Klo dr ane lebih memilih yg terakhir sih, kek nya lebih mengena klo penonton ato subcriber yg berbenah deh. Karna pasarnya kan dr situ, klo mereka lebih selektif si creator jg bakalan selektif dlm bikin konten, misal yg ngasih education, ato valuenya. Tp ya gt susah sih bakalan
siapa yang musti berubah ? KITA GAN!!!

DONT MAKE STUPID PEOPLE FAMOUS

- Deddy Corbuzier & Dzawin -
Itu satu keluarga isinya pansos semua.. emoticon-Ngakak (S)

Memang basic nya kaya, tp harusnya ya nggak perlu senorak itu hanya demi konten.. emoticon-Ngakak (S)

emoticon-Big Grin
Ayolah gen halilintar, audience kalian kebanyakan itu masih pada kecil kecil lho, apa yang kamu siarkan itu ya bakal dicontoh sama banyak orang, apalagi clickbaitnya menyimpang banget begini. Atau ayo audiencenya shifting deh ke konten yang lebih baik lagi
Masyarakat yang bodoh itu harusnya yang berbenah, simple kok..
ketika video keluarga sampah itu ga ada yang nonton, mereka jg ga akan buat konten, karena ga ada yang nonton, tapi yang terjadi apa? subs mereka puluhan juta? ibarat lo bikin video berak aja bakalan banyak yang nonton,,
logikanya lagi, kreator buat video sampah, ga ada yang nonton. ga bakalan ada value buat mereka, secara mereka ga dapet duit.

mereka ga akan buat video lagi..
simple?
Diubah oleh TheNoobChild
Ohh salah satu keluarga petir. emoticon-Nohope
Konten2nya tuh keluarga kebanyakan clickbait dan yg terpenting dapet adsense serta ditonton oleh subscribernya yg bocah2 (?) emoticon-Cape deeehh
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Semuanya make sense jadi makin bingung emoticon-Hammer (S) kaya nentuin telor vs ayam -_-

Tapi maksud ane, konten kreator sebagai "pemberi makan" masyarakat Indonesia punya tanggung jawab moral semua kan enak. Atau jumlahnya lebih banyak deh daripada golongan keluarga petir.

Tapi.....

Kalau jujur2an konten viral memang menggoda sih dari jumlah views. Jangankan youtube, di kaskus juga begitu kok sama. Konten viral lebih dinikmati wkwkwk

Makanya daripada bingung mau idealis atau ngga mendingan fokus bikin thread soal kucing ajadah. Eh sorry curcol emoticon-Malu (S)
Lihat 2 balasan
pinter pinternya masyarakat aja deh cari konten yg baik buat ditonton
Report saja ke google biar di takedown
trus aja digituin lama2 juga ga ada yang nonton


kalo ada konten mereka di akun yt gw, pasti ga bakal gw tonton, sangat tidak menarik
mendingan nonton warkop emoticon-Traveller
Diubah oleh demikung
Sampai sekarang,Gak pernah liat video gen gledek
mending liat ketek mulus mbak2 RedVelvet emoticon-Malu emoticon-Ngakak emoticon-Blue Guy Bata (L)
Diubah oleh navicchan
ane cuman sekilas liat judulnya aja pas buka youtube, tapi ga ane buka sih karna judulnya udah pasti klik bait banget

Ya emang gitu mungkin strategi mereka buat naikin view, dibuat klik bait biar viral trus diberitain dimana mana , akhirnya orang penasaran emoticon-Cape d...

Kita seharusnya sebagai penikmat konten youtube harus bisa seleksi dalam memilih video yang akan ditonton, kalo isinya cuman konten2 ga bermutu tapi masih ente liat ya udah ,mereka bakal nampilin hal hal kaya gitu lagi seterusnya emoticon-Hammer2
Balasan post pog94
iye gan , paham maksudnya

tapi lu juga ga bisa kontrol orang , yang bisa kita lakuin ya lawan dengan cara gausah nonton mereka
makin di viralin makin banyak yang nonton , makin mereka kaya
kecuali kita tonton , dislike dan report dia semua
yaa pembuat kontennya yang harus berubah dong..

kalopun masyarakat masih doyan konten sampah dan malah diempanin terus, kreatornya jahat gak sih dengan sadar ngeruk duit buat keuntungan dia sendiri sementara banyak viewers dibiarin terjerumus emoticon-Sorry
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di