CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Laki-laki di Cina Diduga Hilang Usai Unggah Soal Virus Corona
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e429c0bb840880f99468a90/laki-laki-di-cina-diduga-hilang-usai-unggah-soal-virus-corona

Laki-laki di Cina Diduga Hilang Usai Unggah Soal Virus Corona

TEMPO.CO, Jakarta - Citizen Journalist atau jurnalisme warga asal Cina, Chen Qiushi, dilaporkan hilang secara mengejutkan usai melakukan siaran. Chen bersama rekan sesama Citizen Journalist, Fang Bin, beberapa minggu terakhir menjadi sumber informasi dunia terkait penyebaran virus corona di Wuhan.
Chen dan Feng mereka melakukan siaran (vlog) lewat ponsel untuk memberi gambaran sekilas pada dunia luar tentang hal - hal mengerikan yang terjadi di kota tempat virus corona berasal. Banyak dari video tersebut telah diunggah ke Twitter dan diunggah ulang di kanal YouTube.
Laki-laki di Cina Diduga Hilang Usai Unggah Soal Virus Corona
See detail



Petugas medis menggunakan pakaian pelindung mendatangi pasien virus corona baru di bangsal terisolasi rumah sakit di Wuhan, provinsi Hubei, Cina 6 Februari 2020. Jumlah penderita virus corona baru melonjak jadi 40.171 di seluruh China. China Daily via REUTERS
Sayangnya, saat berita ini diturunkan Chen telah menghilang selama lebih dari 20 jam. Sedangkan Fang, sempat ditahan oleh pihak berwenang setelah mengambil video yang memperlihatkan beberapa mayat di sebuah rumah sakit.
Ketika Feng sudah mengambil gambar dramatis itu, sekelompok orang berjas mendobrak pintu apartemennya dan membawanya ke tempat karantina. Peristiwa ini langsung memancing komentar yang mendesak otoritas agar membebaskan Feng.
Sebuah video terkait hal ini diunggah oleh Feng pada Jumat sore dan tanpa diduga viral di dunia maya Amerika Serikat. Padahal tim pengawas ciber Cina telah meningkatkan upaya pengawasan terarah pada sejumlah media sosial terbesar di negaranya, seperti Weibo, WeChat Tencent, dan Douyin.
Pihak berwenang diduga telah meretas akun media sosial dan meningkatkan pembatasan online untuk meredam kemarahan masyarakat atas kematian dokter yang pertama kali mengungkap penyakit yang disebabkan virus corona.
Chen adalah jurnalisme warga yang cukup sering melakukan dokumentasi bencana di wilayah sekitarnya dan telah mendapat banyak pengikut di sosial media miliknya. Tak hanya itu, ia juga dianggap sebagai sumber informasi untuk kelanjutan kasus virus corona.
Chen yang menghilang membuat rekan - rekannya mengunggah pesan di akun Twitter Chen, mengatakan bahwa ia tidak bisa dihubungi sejak Kamis, 6 Februari 2020, pukul 7 malam waktu setempat. Dalam sebuah wawancara singkat, media berita Bloomberg News bertanya pada Chen akan keselamatannya karena ia termasuk di antara sedikit orang yang melaporkan situasi terkini kasus virus corona di Wuhan. Namun rupanya pertanyaan tersebut belum mendapat respon apapun darinya.




https://dunia.tempo.co/read/1305881/laki-laki-di-cina-diduga-hilang-usai-unggah-soal-virus-corona





Kena bungkam dia.. namanya negara setan
emgnya nape ye kl unggah gambar mayat2 korban sampe harus diculik pemerntah?
Diubah oleh sibuk.nyaleg
Quote:


Mungkin takut rakyat nya makin resah ama ni virus gan , apalagi kan kota wuhan d lockdown , kalo dia unggah foto2 mayat gitu kemungkinan warga china pada makin khawatir ama ni virus , kalo dia doang sih gak apa , kalo foto itu di repost sama banyak orang pasti kan nimbul kekhawatiran dr warga sana . bisa2 chaos disana pada berontak ngejarah swalayan malah makin susah di kontrol nanti emoticon-Mewek
profile-picture
profile-picture
bajier dan sibuk.nyaleg memberi reputasi
posting hal2 begitu di saat orang2 lagi panik bukan nya membantu tapi malahan memperkeruh suasana. freedom my a** udah benar dilarang posting sembarangan disaat sekarang ini biar pihak yang berwenang saja memberikan informasi agar tidak terjaadi kekacauan, mungkin TS mau nya pada chaos biar ancur.

pemerintah kita wkt kejadian kasus papua dulu juga melakukan kontrol terhadap medsos kok. kalau ngak bisa kerusuhan menjalar kemana2. tiap2 negara ada kebijakan sendiri2. ente coba aja lagi di malaysia atau singapore trus posting sesuatu hal yang bisa bikin kerusuhan disana kalo ngak di ciduk langsung.
profile-picture
profile-picture
bajier dan novocal2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Balasan post DPRD
Quote:


SETUJUUUUU
d indo juga sama aja sensor berita

coba aja searching foto2 & video kerusuhan 98, sampit, papua, timor leste, & lain2
gak akan ada dan sangat sedikit hasilnya
byk aktivis juga hilang

kasus MUNIR sampe skrg gak ada juntrungannya
tiap negara punya hak untuk kontrol informasi & media untuk redam chaos & kerusuhan
sebelom kita hina2 privasi kontrol china, lebih baik ngaca diri sendiri dulu

amrik aja juga kontrol media nya dengan cara mereka sendiri
kerusuhan seattle juga bsa d redam krn dibatasi akses info & media
amrik ngerudal 1 negara atas HAM boleh tapi giliran china pentungin tukang rusuh gak boleh

di rudal IRAN, tp trump bohong gak ada yg terluka, buktinya ratusan tentara amrik geger otak (alias amsiong/luka dalam emoticon-Big Grin )
Diubah oleh novocal2
mungkhin dijemfut tim mawar
Kerjaan intel toh..emoticon-Stick Out Tongue
Quote:

Semua pemerintah pasti pernah menutupi informasi, tapi pertanyaannya siapa yg paling jago menutupinya

Bedanya politik amrik punya banyak opisisi. Demokrat bakal abis2an menggoreng kesalahan trump, begitu juga sebaliknya, makanya banyak borok2nya yg gak bisa lama2 ditutupi. Indo juga sama, walaupun pemerintah masih menutupi rakyat gak bakal bisa lupa.

Klo cina, lebih parah lagi. Warganya udh berkali2 kena wabah kelaparan, pembunuhan masal, pelanggaran ham, penculikan, wabah penyakit menular, dll gara2 inkompetensi pemerintahnya, mao zedong masih disembah setingkat dewa. Padahal sepanjang sejarah udah puluhan juta korban jiwa dan ribuan orang ilang, kabinetnya isinya masih orang itu2 aja emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)

Penasaran

Dimana saya bisa lihat videonya


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di