CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Sekitar Rp70 Triliun Dana Haji Dialokasikan ke Investasi di Bank Syariah
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e423941af7e9328b22d980e/sekitar-rp70-triliun-dana-haji-dialokasikan-ke-investasi-di-bank-syariah

Sekitar Rp70 Triliun Dana Haji Dialokasikan ke Investasi di Bank Syariah

Sekitar Rp70 Triliun Dana Haji Dialokasikan ke Investasi di Bank Syariah

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menginvestasikan dana haji sekitar Rp70 triliun dan penempatan di bank syariah sekitar Rp30 triliun dari Rp127 triliun dari dana yang tersedia.

"Investasi terbesar saat ini masih ranah keuangan namun tahun 2020 ini lebih mengarah kepada sektor riil," kata anggota Badan Pengawas BPKH Dr Muhammad Akhyar Adnan usai diseminasi pengawasan keuangan haji kepada pemangku kepentingan di Padang Pariaman, Sumatera Barat, di Kota Pariaman, Senin (10/2).

Ia mengatakan dengan investasi mengarah ke sektor riil maka nilai manfaatnya lebih besar namun tentu risikonya juga lebih besar.

"Namun tentu kami hati-hati menerapkan di sektor riil karena kami diikat UU Nomor 34/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji pasal 52," katanya.

Pasal 52 ayat 7 UU Nomor 34/2014 itu menyebutkan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan pengelolaan keuangan haji yang telah diaudit oleh BPK dilaporkan kepada Presiden dan DPR melalui Menteri selambatnya 30 Juni tahun berikutnya.

Ia menyampaikan meskipun investasi tahun ini lebih besar pada sektor riil namun pihaknya masih mengkaji berinvestasi di bagian mananya.

Awalnya pihaknya membesarkan porsi penempatan di bank ketimbang investasi namun undang-undang mengatakan sebaliknya.

Adnan mengatakan nilai manfaat dari investasi tersebut digunakan untuk menyubsidi keberangkatan haji serta dana kemaslahatan yaitu untuk kesehatan, pelayanan ibadah haji, pendidikan dan dakwah, pembangunan sarana prasarana peribadatan, dan ekonomi Islam.

Ia menyebutkan saat ini biaya keberangkatan haji yang sebenarnya Rp70 juta untuk satu orang namun karena disubsidi biaya yang dibayar oleh peserta calon jamaah haji hanya sekitar Rp35 juta.

Untuk satu keberangkatan musim haji pihaknya mengeluarkan dana sekitar Rp14 triliun dari sekitar Rp28 triliun dana yang disediakan.

Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Golkar John Kenedy Azis mengatakan pengelolaan keuangan haji oleh BPKH masih baik.

"Penginvestasian dana dari BPKH masih terkontrol sesuai dengan ketentuan yang ada," ujar dia.

Ia menyampaikan DPR sudah membentuk panitia kerja untuk membuat peraturan guna mengoptimalisasi keuangan haji.

"Apakah nanti keuangan haji itu digunakan untuk investasi hotel, perkampungan haji di tanah suci, beli pesawat atau hal lainnya nanti akan kami rumuskan," tambahnya, dikutip Antara.






profile-picture
buditjap memberi reputasi
70 T duit semuaa itu gak campur sari ?
Asal sebut aja 70jt. Itu coba di breakdown apa aja yg menjadikannya 70jt per orang. Dengan semuanya orderan secara besar bukannya malah kemungkinannya bakal mendapat diskon??

Seperti order catering, hotel, tiket dll
profile-picture
gundam.dynames memberi reputasi
Diubah oleh maya.asar
Jangan sampai kenak dirampok oleh para cukong pinokio lagi
ya baguslah
ini duid yg dikasik pemerintah kemaren yak, dikumpulin trus diinvestasikan ke bank ?


emoticon-Leh Uga
Jiwasraya jilid 2 ? emoticon-Roll Eyes (Sarcastic)
Tapi ini investasi ke Bank bukan Asuransi emoticon-Bingung
riba haram
Awas nanti kenak salah investasi tidak sesuai aturan, dana ummat tuh tanggungjawab dunia akhirat emoticon-Leh Uga
Lihat 1 balasan
Asal jangan investasi bodong saja yg akhirnya gagal bayar dan defisit

emoticon-Nyepi
Yg penting Bank syariahnya jangan yg abal2
Bukan bank syariah yg sengaja dibuat dadakan sama oknum pejabat/penipu supaya bisa jd penadah duit haji
Balasan post 1stroland
Quote:


udah nyangkut di bank syariah pertama di indo

gak bisa likuidasi dalam waktu cepat, soalnya bank tsb lg bermasalah

emoticon-Wakaka
jgn sampe ntar malah bernasib mirip duit asabri dan jiwasraya


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di