CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Orang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISIS
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e422fea97751368ab34fe42/orang-tua-korban-terorisme-tolak-wacana-pemulangan-eks-isis

Orang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISIS

Orang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISIS

Presisi – Wacana pemulangan eks kombatan ISIS asal Indonesia ke tahah air, masih menjadi pro kontra di kalangan pemerintah dan masyarakat. Salah satunya, datang dari keluarga korban bom Gereja Oikumene, Samarinda, Kaltim.

Penolakan oleh keluarga korban bom gereja ini dilandasi oleh rasa trauma mendalam atas aksi terorisme yang terjadi pada 13 November 2016 silam.

Aksi brutal terorisme yang terjadi di Jalan Mengunkusumo ini mengakibatkan 4 korban yang semuanya anak-anak menjadi korban. Satu orang meninggal dunia akibat luka bakar, sementara tiga lainnya yakni Alvaro, Trinity Hutahean dan Anita Kristobal masih menjaani proses pengobatan dan pemulihan pasca kejadian tersebut.

Novita Sagala, orang tua Alvaro menilai, wacana pemulangan eks kombatan ISIS asal Indonesia dari kamp pengungsian di Suriah disebutnya akan menambah ancaman keamanan di Indonesia. Itu disampaikan Novita atas adanya indikasi benih-benih terorisme yang belum tertangani oleh pemerintah hingga saat ini.

“Saya sangat menolak ya, karena apa yang mereka lakukan itu sudah pernah kami alami. Jadi, mungkin beda rasanya dengan orang yang belum pernah mengalami. Itulah kenapa kami sangat menentang pemulangan mereka,” tutur Novita, Selasa (11/2).

Alasan dibalik penentangan ini lanjut dikatakan Novita lantaran eks kombatan ISIS asal Indonesia telah menyatakan diri bukan lagi sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), termasuk membakar segala jenis identitas mereka.

“Mau mengembalikan mereka ke Indonesia itu kan butuh biaya, sementara anak saya saja belum pernah ada biaya dari pemerintah,” ungkapnya.

Lanjut dikatakan Novita, pasca kejadian brutal yang dilakukan oleh kelompok teroris di Gereja Oikumene, Alvaro yang kini duduk sebagai siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD), terus diberinya motivasi agar anaknya memiliki masa depan yang baik, dibalik luka dan trauma yang sempat dialaminya.

“Dia (Alvaro) punya masa depan. Sampai saat ini juga pemerintah daerah belum merealisasikan biaya pendidikan yang sempat dijanjikan,” terang Novita.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sarina Gultom ibunda Trinity Hutahean, korban lain dari aksi terorisme yang terjadi di Gereja Oikumene.

Melalui pesan WhatsApp, Sarina Gultom yang diketahui masih mendampingi Trinity menjalani proses pengobatan di Guangzhou Tiongkok mengaku kaget lantaran kejadian tragis 4 tahun silam itu, membuat hidupnya menderita. Terlebih, anak perempuan kesayangannya ini, masih menjalani pengobatan akibat luka bakar yang merusak kulitnya.

“Kami sangat menderita, banyak aksi kekerasan yang dilakukan oleh terorisme. Seharusnya itu menjadi pembelajaran agar pemerintah serius menanganinya, bukan pemerintahan malah mengembalikan ISIS itu, kami sangat menolaknya, karena mereka sangat kejam,” tegas Sarina Gultom.

Sumber Berita

https://presisi.co/read/2020/02/11/4...s-ke-indonesia
Mana tuh kemarin yg ngomong kemanusiaan?



Suruh ngomong sama keluarga korban!



emoticon-fuck
profile-picture
profile-picture
profile-picture
thanatosx dan 2 lainnya memberi reputasi
Lihat 1 balasan
suruh partai psk
Balasan post 37sanchi
Quote:


ngomong.. ngomong.. ngomong..
profile-picture
37sanchi memberi reputasi
ditunggu nanti hasil ratasnya
Percuma pak ente teriak2 ini itu.. Gak laku pak kalau "jualan" dari penderitaan para korban.. emoticon-Embarrassment
Krn kalian kafir, halal darahnya, orang baik tp kafir tetap masuk neraka.
Beda ama teroris, iblis aja kalah saing soal kejahatan, tp krn seiman ya dibela, harus dibaik2in.
Terorisme itu gak ada obatnya brayemoticon-Cape d...
Mau direhab kayak apa saja kalau sudah tekad dari hati dan jiwa pelaku ya kagak bisa di ubah lagi:emoticon-Traveller
Kalau robot atawa komputer masih bisa ente program ulang kalau error, lha ini manusia punya otak, hati sama jiwa mau di program pake apa?emoticon-Traveller
Lihat 1 balasan
Balasan post kenny.1509kc
pakai Kill Switch gan
Quote:


profile-picture
profile-picture
diknab dan 37sanchi memberi reputasi
Bener. Kalo korban yg ngomong pasti lebih valid daripada politisi yg koar2 karena ada kepentingan.
profile-picture
Abc..Z memberi reputasi
Nah, ini komentar yang paling valid. Dari ortu korban langsung.
emoticon-Ngakak
Subanballoh, Padahal Kalo ISIS-nya menang dan berhasil menguasai Suriah-Iraq pasti pada ga mau pulang tuh kadrun, udah pasti bahagia dan diangkat jadi PNS/karyawan BUMN ISIS, berhubung ISIS nya kalah, terpaksa minta pulang dengan bertaqiyah utk menyelamatkan nyawa bekerja dan sebagai PNS atau karyawan BUMN negara Thogut yg tidak barokah dan dilaknat Alloh emoticon-Nyepi

.Orang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISISOrang Tua Korban Terorisme Tolak Wacana Pemulangan Eks ISIS
bru nangkep bandar sabu aje tembak mati, emoticon-Bingung
ini bandar yang tembak2an malah diampuni emoticon-Marah lom pernah kedapatan aksi tembak2an mati banyak nih orang ..bisa2 nya mintak pulangin bandar tembak.
Memang rezim ini sangat menjunjung para teroris sampe punya wacana ingin memulangkan.
Para korban seperti diludahi tepat di muka dengan wacana ini.

Kultus pagan penyembah dewa bulan ini mulai sekarat, banyak yg sudah sadar & meninggalkannya

emoticon-Nyepi


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di