CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Gallery & Tutorial /
Tips Merintis Karir Sosialmu
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e42197882d49567531f2ae2/tips-merintis-karir-sosialmu

Tips Merintis Karir Sosialmu


Kamu mempunyai banyak waktu luang tapi tidak tahu harus melakukan apa? Menjadi relawan bisa jadi alternatif untuk mengisi kekosongan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Seperti quote dari Jonathan Sacks, “Happiness is not made by what we own. It is what we share.” Itulah prinsip ketika Kamu menjadi relawan, bahwa kebahagiaan bukan berasal dari apa yang kita miliki, tapi berasal dari apa yang kita bagi.

Menjadi relawan tidak sulit, tapi juga tidak semudah yang dibayangkan. Kamu harus memperhatikan tips berikut ketika ingin terjun di dunia relawan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

1.    Memilih program yang sesuai 

Sebelum terjun ke dunia relawan, Kamu harus mencari tahu terlebih dahulu program kerelawanan seperti apa yang Kamu inginkan? Permasalahan apa yang ingin Kamu bantu? 

Usahakan program yang Kamu pilih sesuai dengan passion yang dimiliki. Cocokkan pula dengan kebutuhan mereka dan apa yang bisa Kamu berikan. Mengetahui sejak dini mengenai program agar nantinya Kamu tidak berhenti di tengah jalan dan bisa terus bersemangat dalam mengerjakan program tersebut hingga akhir.

Saat ini banyak sekali program yang ada. Mulai dari relawan konservasi flora-fauna, pemberdayaan masyarakat, hingga relawan kebencanaan.


2.    Mencari Relasi

Selain mencari informasi secara mandiri, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah mencari tahu tentang orang-orang yang pernah berkecimpung di dunia tersebut. Semakin berpengalaman seseorang, maka kian banyak informasi yang bisa Kamu dapatkan. Selain itu, Kamu juga bisa belajar dari mereka bagaimana cara menjadi relawan yang baik sehingga ketika terjun nanti bisa langsung beradaptasi.

Biasanya mereka memiliki kisah-kisah yang menarik dan keren-keren. Setelah mendengarkan cerita itu, Kamu bisa terinspirasi dan lebih termotivasi lagi dalam menjadi relawan.

3.    Melakukan pekerjaan dengan senang hati

Tidak seperti pekerjaan lainnya, menjadi seorang relawan mengharuskan seseorang untuk bekerja ikhlas tanpa dibayar. Seorang relawan akan mengeluarkan tenaga tanpa berharap balasan secara finansial. Maka dari itu, sebelum memutuskan jadi relawan, Kamu harus meyakinkan diri, jika Kamu senang hati ketika melakukannya. Jika Kamu baru terjun di dunia relawan, tentu tidak mudah mencurahkan waktu dan tenaga secara cuma-cuma. Namun, seiring berjalannya waktu, Kamu akan terbiasa dengan itu dan tidak lagi merasa terbebani lagi.


4.    Harus siap dengan hal baru

Jika ingin menjadi seorang relawan yang hebat, Kamu harus siap untuk belajar hal baru. Memang benar jika Kamu harus menyesuaikan dengan passion yang Kamu miliki, akan tetapi Kamu tetap harus bersiap diri jika misalnya ada tawaran-tawaran lain di tengah perjalanan Kamu menjadi relawan.

Misalnya apabila Kamu diberi kesempatan untuk menjadi relawan ke luar negeri. Jangan langsung ditolak karena keterbatasan Kamu dalam berbahasa asing. Kamu bisa belajar di lembaga-lembaga bahasa asing yang kini sudah bertebaran di mana-mana. 


Atau jika Kamu dikirim ke lokasi bencana yang jauh dari tempat tinggal Kamu, misalnya di luar kota atau bahkan luar pulau. Tidak ada salahnya Kamu berangkat ke sana, insya Allah akan ada pengalaman-pengalaman baru yang bisa Kamu dapatkan dan juga kenalan sesama relawan lain.


5.    Menjadi diri sendiri


Ketika menjadi relawan, maka hal penting untuk diyakini adalah Kamu harus menjadi diri sendiri. Buat diri Kamu senyaman mungkin dan jangan malu atau canggung ketika berhadapan dengan banyak orang. Kamu harus bisa menularkan semangat dan energi positif kepada orang lain. Apalagi jika berada di lingkungan bencana yang menuntut Kamu untuk bertemu dengan korban yang stres dan mengalami trauma.


Namun, yang perlu diingat, Kamu juga harus jujur dengan diri sendiri. Jika dalam sebuah kesempatan Kamu merasa sakit atau tidak enak badan, tidak perlu sungkan untuk berkata jujur kepada relawan yang lain. Bagaimanapun juga, kesehatan Kamu menjadi prioritas utama. Tidak mungkin bisa membantu orang lain kan jika membantu diri sendiri saja belum bisa.


6.    Mengajak orang lain 


Setelah memasuki dunia kerelawanan dan Kamu merasa senang di sana, Kamu dapat mengajak teman, saudara, atau keluarga untuk ikut terlibat. Kamu bisa membagikan pengalaman yang Kamu miliki kepada mereka, atau kisah-kisah seru yang bisa membuat mereka tertarik untuk bergabung. Semakin banyak orang yang Kamu ajak semakin baik. Jikapun mereka tidak memiliki waktu untuk berkontribusi, Kamu dapat mengajak mereka untuk ikut berdonasi di program-program yang Kamu ikuti.



7.    Jangan salah niat


Perjalanan menjadi seorang relawan tentu membuat Kamu bertemu dengan banyak hal yang dapat mempengaruhi Kamu, baik internal ataupun eksternal. Ketika Kamu mulai merasa ragu atau tidak yakin dengan jalan yang Kamu pilih, cobalah untuk mengingat kembali tujuan awal Kamu agar tidak salah niat. Jika Kamu memiliki tujuan yang kuat di awal, tentunya bisa mendapat kembali semangat untuk melakukannya.


Tidak banyak orang yang suka dengan kegiatan kerelawanan karena tidak menghasilkan sesuatu yang nyata. Namun, Kamu bisa mendapatkan satu hal yang jarang orang temui, yaitu kebahagiaan. Kamu akan merasa bahagia dapat meringankan beban orang lain, atau bisa menjaga lingkungan agar tetap lestari. Seperti ada kepuasan tersendiri yang terkadang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.


Apalagi, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Dengan menjadi relawan, kehadiran Kamu menjadi sarana kebaikan untuk orang lain. Siapa tahu, doa mereka dapat menjadi kebaikan untuk Kamu di masa-masa yang akan datang.

Tidak hanya menjadi relawan, sarana kebaikan lain yang bisa Kamu ikuti adalah dengan cara berdonasi di Insan Bumi Mandiri (IBM). IBM memiliki fokus untuk membangun pedalaman, baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun pembangunan. 


Yuk, terus menjadi seseorang yang bermanfaat kapanpun dan di manapun Kamu berada.
😊  
 
   
 

 



GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di