CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Teman Baru Kenal Di Bioskop Kasih Rejeki
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e414be4f0bdb2270e55d6da/teman-baru-kenal-di-bioskop-kasih-rejeki

Teman Baru Kenal Di Bioskop Kasih Rejeki

Petang lewat pukul empat, aku hari ini sedikit terlambat pulang karena pekerjaan di kantor lagi banyak-banyaknya. Aku baru menunaikan solat ashar lewat pukul empat sore. Berhubung voucher nonton masih ada dan akan berakhir hari ini, jadilah aku iseng mau nonton selepas absen pulang. Bingung mau ngajakin siapa, soalnya kemarin baru aja ngajakin temen kantorku yang biasa ku ajak nonton. Dia pasti sudah ada janji lain, pikirku.

Ku buka layar hape, ku cari kontak di whatsapp. Memilih teman nonton yang kira-kira lagi free sore ini dan bisa ku ajak. Jadilah pada pilihan sepupuku yang punya banyak waktu hehehe. Langsung saja ku chat menanyakan keberadaan dan tujuanku menghubunginya.

"Dwi, dmn? Nonton peh."

Tak lama, ia langsung menjawab ia dirumah dan bertanya nonton dimana. Ku jawab dan segera ku minta dia langsung otw karena rumahnya cukup jauh ke mall high class di kota ini. Ku katakan aku akan langsung ke bioskop dan menunggunya disana, dgn catatan jangan terlalu lama ia bersiap. Jarak kantorku dan mall itu terbilang dekat hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit.

Awalnya aku ingin menonton Si Doel yang mulai pukul 17.45 dan aku tiba pukul 5 lewat. Ketika aku sampai di lantai paling atas dan membeli tiket, rupanya vouchernya tak kunjung memberikan SMS kode voucher, jadi ku tunda belinya. Aku menunggu sendiri disini, berteman hape doang. Mendekati pukul 17.45, Dwi belom datang, malah ia baru otw dari rumahnya. Huft. Ga bisa lagi deh nonton Doel karena sudah mulai. Ketika pukul 18.00, Dwi belom sampai, maybe ia masih di jalan. Jadinya aku menoleh ke sebelah kiri dan melihat layar besar jadwal film selanjutnya. Juga thriller film yang sedang tayang, ada Bad Boys For Life, ada 1917, ada Girls on the Third Floor, The Turning juga ada. Rupanya ketika aku menonton thriller film, tak jauh dariku ada 4 orang laki-laki yang ingin nonton juga. Laki-laki yang duduk paling dekat denganku mengajak ngobrol.

"Gimana menurut mbak, Si Doel ini cocok sama Sarah atau Zainab?"

"Hmm... Ga tau. Bagus semua." Jawabku sambil tersenyum. Ini dia nanya perspektif aku kan ya.

"Ya kan? Bagus semua? Jadi boleh kan Doel punya dua istri?"

"Ya, boleh."

"Iya kan? Dalam agama islam pun suami boleh poligami."

"Heh?" Dalam hatiku ni cowok agak gimana ya.

Lanjut ngobrol-ngobrol kenalan, tanya pekerjaan, ngobrolin tentang film dan temannya yang di sebelahnya juga ikutan nimbrung percakapan kami. Duh, sepupuku belum juga terlihat nih. Udah sepuluh menit bih ngobrol dengan orang asing. Tapi asyik juga dapet wawasan baru. Ku buka chat di hape nanya posisi Dwi dimana dan dia jawab, "Parkiran".

Disela-sela obrolan kami, cowok tadi menawarkan nonton bareng dengan judul film yang sama dengan mereka. Aku belum jawab. Temannya mengatakan mungkin sepupuku tidak suka film yang akan mereka nonton. Yah, mereka nonton film 1917 jam 18.30. Tanpa dapet persetujuan dariku, mereka menyuruh temannya yang lain untuk segera beli tiket untuk kami berdua. Ku langsung cepat-cepat mengatakan bahwa tidak usah, biarkan kami membeli sendiri. Mana Dwi blom sampai lantai atas lagi.
Teman Baru Kenal Di Bioskop Kasih Rejeki
Gambar : Dokpri (ini kursi aku dengan Dwi)

Sekitar pukul 18.15 akhirnya Dwi datang, dia sangat tidak menyangka aku ke bioskop dengan mengajak teman-teman cowok. Wkwk. Ku kasih tahu bahwa mereka baru saja aku kenal disini. Ku kenalkan juga Dwi pada mereka. Mereka tak hanya membelikan kami tiket nonton, tapi juga minum dan popcorn ukuran gede. Sumpah aku jadi ga enak soalnya mereka kan bukan siapa-siapa dan baru kenal. Akhirnya kami nonton bersama dengan kursi yang berdekatan.
Teman Baru Kenal Di Bioskop Kasih Rejeki
Sumber : disini

Selama jalannya film, 1917 ini membuat otak berpikir keras mengapa ceritanya begini dan begitu? Mengapa dia kesitu? Ooh rupanya ketika ending ini tentang persahabatan 2 orang selama perang dunia berlangsung antara Jerman dan Inggris. Durasi film ini lumayan juga menurutku sebab kami keluar bioskop udah jam 8 lewat. Niat dari kantor ingin menyambung film Si Doel yang ku tonton tahun lalu, tapi apalah daya jadi nonton film lain karena Dwi terlambat datang ke bioskop. Kata Dwi, "Gak papalah yuk, ini rejeki kita." Hehehe.

Selesai nonton, kami ke kamar mandi dan langsung pulang ke rumah Dwi. Maklum ku masih pakai baju kerja dan rumah Dwi jauh euy dari mall Picon. Ku ucapkan terima kasih banyak karena mereka sudah berbaik hati dengan kami yang memang sudah lama ga nonton berdua. Kalau diingat-ingat, aku dengan Dwi nonton di bioskop berdua itu SMP kali ya, waktu musim cinta monyet 🙈
profile-picture
profile-picture
NoMaLz dan novitatari memberi reputasi
beuh masih ada org iseng kyk gt yah


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di