CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Tolak Kenaikan Iuran BPJS, PMII Samarinda Minta Gratiskan Biaya Kesehatan
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e4124eef0bdb249b46b077d/tolak-kenaikan-iuran-bpjs-pmii-samarinda-minta-gratiskan-biaya-kesehatan

Tolak Kenaikan Iuran BPJS, PMII Samarinda Minta Gratiskan Biaya Kesehatan

Tolak Kenaikan Iuran BPJS, PMII Samarinda Minta Gratiskan Biaya Kesehatan

Presisi – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Samarinda menggelar aksi penolakan terkait naiknya iuran BPJS Kesehatan di DPRD Kota Samarinda, Senin (10/2) pagi.

Fatimah, Koordinator Aksi menyebut sejak pemerintah mengeluarkan kebijakan kenaikan 100 persen biaya BPJS Kesehatan, kualitas hidup masyarakat disebut makin menurun, akibat biaya hidup yang meningkat.

“Kualitas hidup rakyat Indonesia semakin menurun, biaya hidup meningkat, subsidi kebutuhan hidup dasar rakyat seperti listrik, BBM dan kebutuhan bahan pokok yang dicabut. Pemerintah malah menaikan iuran kepesertaan BPJS,” lugasnya.

Menurut Fatimah, naiknya iuran BPJS Kesehatan makin diperparah dengan kabar bangkrutnya penyelenggara jaminan kesehatan nasional ini. Akan hal tersebut, Negara disebut Fatimah hilang kendali dalam mengelola BPJS Kesehatan.

“ini menjadi penting mengingat yang berlaku secara konkrit justru adalah pelayanan kesehatan publik sebagai komoditas jual beli. Tidak heran jika memang perhitungan yang kaku mengenai biaya serta ongkos atas nama mempertahankan keuntungan menjadi begitu penting dalam kerja BPJS,” sambungnya.

Selain menolak naiknya iuran BPJS, PMII Samarinda membawa 4 tuntutan lain dihadapan anggota DPRD Kota Samarinda.

Pertama, menuntut DPRD Samarinda untuk mendesak Pemerintahan Pusat agar segera mencabut Perpres No 75 tahun 2019 terkait kenaikan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan.

Kedua, meminta kepada DPRD Samarinda mengevaluasai sistem pelayanan kesehatan Kota Samarinda.

Ketiga, menuntut DPRD Samarinda mendesak pemerintah bersikap tegas dalam menghadirkan sistem pelayanan kesehatan yang memadai seperti yang termaktub dalam pasal 5 ayat 1 UU Nomor 36 tahun 2009.

Keempat, menolak segala bentuk intimidasi dan penghilangan hak sipil bagi rakyat yang tidak mampu membayar BPJS.

Kelima, menuntut DPRD untuk mendesak pusat Pemerintah Pusat agar mewujudkan kesehatan gratis tanpa diskriminasi.

Menyambut kehadiran PMII Samarinda, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti mengatakan akan menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa.

“Kami akan rapatkan dulu dengan anggota dan fraksi lainnya terlebih dahulu,” ujarnya



Sumber Berita :

https://presisi.co/read/2020/02/10/4...nan-kesehatan
profile-picture
nomorelies memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
mata mu picek anggaran aja minus mau gratiskanemoticon-Blue Guy Bata (L)
kalo ga kuat nyicil ga usah sakit/berobat bung
maklum lg kejar setoran emoticon-Mewek
Lihat 7 balasan
Goblok....

Nggak bayar pajak
Minta fasilitas gratis
Negara ngutang disalahkan
Kalau HMI selalu menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, sementara PMII tak pernah tahu tujuannya apalagi caranya. (Gus dur)
profile-picture
entecavir memberi reputasi
Balasan post odjay05
Kalp nhgak mampu kan bisa minta suket ke rt rw dll
Ngotak dong goblok

Minta biaya kesehatan gratis

Tapi hp selundupan , nunggak pajak sepeda motor ama mobil , pbb pun nunggak , barang blackmarket

Segala event pemerintah di akali

Terus duit buat gratisin rumah sakit darimana kalo pendapatan negara aja gk lu kasih?
paan tampangnya unyu unyu gituemoticon-Big Grin
terus yg kerja di rs dan supplier obat-obatan alkes dapet duit darimana? emoticon-Wkwkwk
Lihat 1 balasan
Gratis???

Sejatinya mayoritas orang-orang di sini mendambakan sistem komunis.


emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Balasan post viniest
Quote:


Dari sedekah emoticon-Malu
kalau nolak mending ga usah pakek bpjs
banyak asuransi lainnya
Balasan post antek.rakyat
@antek.rakyat kalo semua "ngaku" ngga mampu trs smua bkin surat kete rt/rw sapa yg mo nyicil utang negara,bayar RS, buat parte kompanyeu.
Quote:


Quote:


Betul, ane aja yg taat bayar pajak, pake hp resmi, lunas pajak kendaraan tepat waktu dll, tetap harus ikut bpjs, ndak bisa dapat pelayanan kesehatan gratis

Quote:


Kan dipaksa ikut. BPJS bukan sukarela. 🥺
Diubah oleh samudra6969
Peserta bpjs sekarang 134 juta jiwa ditanggung pemerintah. Gak kolaps gimana coba

https://www.cnbcindonesia.com/news/20190912141202-4-98973/134-juta-peserta-bpjs-ditanggung-pemerintah-semua-miskin
ya semoga iuran BPJS bs diturunkan
kalo misalnyaaa... nih misalnya yaaa, nggak usah ada bpjs, artinya health care menjadi tanggung jawab masing2. jadi nggak ada itu beban bayar bpjs.

asuransi kesehatan jadi wilayah swasta, yang ikut yang mampu aja, yang miskin sakit ya tunggu mati...

kayak jaman bapak pembangunan tuh...
Lihat 1 balasan
Balasan post odjay05
@odjay05 sudah terjadi.
Lurah di kota ane ngecek.
Diperingatkan bs pidana.
Merugikan negara.

Dicek listrik dan stnk.
Kl listrik udh 400 000, hmpr pasti pake ac.
Rt rw dipidanakan.

Ckp ancam, beres tuh
Balasan post yuniharto
Biasa....
Dikasih jantung ngerogoh jantung.

Di sgp, nggak bener bener gratis.
Pr dikasih disc 50%
Citizen disc 90%

Di belanda, semua dipaksa ansuransi.
Swasta, tp diberi bantuan kl tekor
Mana bisa gratis. Utang aja masih banyak. Kalo pengen kesejahteraan meningkat ya kerja, bukan demo.
Enak amat yah? Mintak gratis, tapi bayar pajak gak mau. Duite nenek nya apa yah? Apa duote Doni Pedro??

Bayar 80rb kemaren dah mayanlah itu mestinya
Halaman 1 dari 2


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di